View Full Version : Ulasan Pertandingan Tadi Malam
Tarisman
7 June 2008, 18:14
biar hasil pertandingannya gk memuaskan tapi ulasannya ttap harus memuaskan !!!
:gol:
Tarisman
7 June 2008, 18:38
malam Ini
swiss Vs Rep.ceko
portugal Vs Turki
bagaimana ??
Siregar
8 June 2008, 11:49
Mana ulasannya nih?
hitam-biru
8 June 2008, 13:05
oke, saya coba review Portugal - Turki 2-0 (Pepe 61'; R.Meireles 90+3)
sejak peluit mulainya babak I dibunyikan, Portugal menguasai jalannya pertandingan. tapi di babak pertama ini terlihat para kreator serangan Portugal masih gamang untuk mengkoordinasikan serangan2nya (maklum pertandingan pertama), Turki yang lebih banyak digempur juga sesekali mencoba melakukan serangan balasan dengan dimotori Nihat Kahveci yang malahan beberapa kali lebih membahayakan gawang Ricardo daripada tusukan2 Cristiano Ronaldo n Simao. sampai turun minum kedudukan masih 0-0.
di babak II barulah Pepe membuka gol bagi Portugal setelah determinasinya yang luar biasa mampu mengobrak-abrik pertahanan Turki. mendapatkan sejumlah peluang melalui Nuno Gomes, Cristiano Ronaldo n Nani akhirnya Selecao sukses membungkus gol kedua melalui pemain pengganti Raul Meireles di menit terakhir injury time. yang menjadi catatan saya di babak kedua ini adalah Felipao dengan berani mendorong Cristiano Ronaldo sebagai penyerang tunggal setelah Nuno Gomes digantikan Nani.
man of the match (versi saya): Joao Moutinho. menghidupkan lini tengah Portugal sepanjang pertandingan n assist untuk gol kedua.
Tarisman
8 June 2008, 22:27
malam Ini
Austria Vs Kroasia
Jerman Vs Polandia
Bagaimana ??
avierre
9 June 2008, 15:53
Hasilnya:
(0) Austria v Kroasia (1) ==> Penalti Luca Modric
(2) Jerman v Polandia (0) ==> Podolski memborong 2 gol
Mirjalovic
9 June 2008, 17:23
PErtandingan tadi malam seru2........lumayanlah gak membosankan.......(saya paling suka klu liat kiper bekerja keras...he20x)
Tarisman
9 June 2008, 17:30
PErtandingan tadi malam seru2........lumayanlah gak membosankan.......(saya paling suka klu liat kiper bekerja keras...he20x)
dan itu ditunjukan oleh kiper kroasia yang menggagalkan semua shot on goal austria yang bisa menjadi gol :-?
Tarisman
9 June 2008, 17:33
austria vs kroasia
0-1
melihat hasil 0-1 yang di raih austria tadi malam bner2 mngecewakan..
austria tidak layak kalah, paling sial draw lah..
apalagi sepanjang babak kedua austri bnar2 mnguasai jalannya pertandingan dan hal itupun di buktikan dari statistik pertandingan yang menunjukan kalo austria lebih unggul dalam passing, ball possitions dan shot on goal..
austria memang bnar2 tidak layak kalah..
Tarisman
9 June 2008, 17:37
jerman vs polandia
2-0
podolski membuktikan kalo dia layak dimainkan, berbeda dgan gomes yang bbrapa kali membuang peluang emas yang seharusnya menjadi gol.
dengan tenang dia menceploskan bola ke mulut gawang dan hebatnya lagi sang pemain tidak merayakan golnya dgn cara berlebihan mengingat dia adalah pemain yang diragukan oleh sebagian besar elemen bangsa jerman untuk diturunkan dalam setiap partai timnas jerman.
ya... podolski memang luar biasa
lanjutkan podolski !!!
Tarisman
9 June 2008, 22:54
malam ini
france v rumania
italia v holland
gmana ??? :jempol:
dudizoglu
10 June 2008, 15:25
Holland vs Italy 3-0
Gak ada kata lain dah soalnya lagi seneng banget....HIDUP LONDO...BRAVO LONDO...!!!!!
biruhati
10 June 2008, 15:58
Prancis-Rumania 0-0
Prancis sepertinya memang butuh playmaker untuk merancang serangan dari tengah, nggak melulu lewat sayap. Semalam Prancis terlalu mengandalkan Malouda dan Ribery sehingga mudah terbaca. Domenech terlambat memasukkan Samir Nasri yg bisa mengalurkan bola di tengah. Terlihat jelas Prancis kehilangan sosok Jendral di lapangan tengah setelah era Zidane dan Vieira absen.
Padahal era baru Prancis saat tidak memperdulikan Ginola dan Cantona dulu adalah agar tim tidak tergantung pemain bintang. Terbukti hasilnya Prancis bisa juara PD dan Euro. Tapi kini makin nyata Prancis era Domenech tergantung pemain2 bintang. Absennya Vieira dan Henry sangat berpengaruh. Sehingga era kejayaan dimana semua pemain berperan seperti Deschamps, Djorkaeff, Zidane, Vieira hingga Petit tidak lagi terlihat. Dulu, lini depan mandul, lini tengah dan belakang bisa produktif. Prancis butuh penyegaran rasanya.
biruhati
10 June 2008, 16:05
Belanda - Italia 3-0
Komposisi lini tengah starter kedua tim menjadi kunci. Meski dari skor seprti terlihat bahwa Italia sangat kehilangan sosok Cannavaro. Tapi sebetulnya tidak, justru lini tengah adalah lubang terbesar Italia semalam. Trio Pirlo-Gattuso-Ambrosini plus sayap Camoranesi-Di Natale melawan Engelaar-De Jong-Van der Vaart-Sneijder-Kujt. Mengingatkan pada duel Milan-Arsenal di UCL musim ini. Trio lini tengah Italia jelas kalah tenaga, kecepatan, dan kecerdikan. Dua Gol Oranje adalah hasil counter attack yg sangat cepat.
Menempatkan Panucci sebagai bek kanan juga kesalahan fatal Donadoni.
Tarisman
10 June 2008, 16:48
Holland vs Italy 3-0
Gak ada kata lain dah soalnya lagi seneng banget....HIDUP LONDO...BRAVO LONDO...!!!!!
jalan menuju juara memang berawal dari sini... :jempol:
Tarisman
10 June 2008, 16:49
Belanda - Italia 3-0
Komposisi lini tengah starter kedua tim menjadi kunci. Meski dari skor seprti terlihat bahwa Italia sangat kehilangan sosok Cannavaro. Tapi sebetulnya tidak, justru lini tengah adalah lubang terbesar Italia semalam. Trio Pirlo-Gattuso-Ambrosini plus sayap Camoranesi-Di Natale melawan Engelaar-De Jong-Van der Vaart-Sneijder-Kujt. Mengingatkan pada duel Milan-Arsenal di UCL musim ini. Trio lini tengah Italia jelas kalah tenaga, kecepatan, dan kecerdikan. Dua Gol Oranje adalah hasil counter attack yg sangat cepat.
Menempatkan Panucci sebagai bek kanan juga kesalahan fatal Donadoni.
terbukti 2 gol holland berawal dari sini.. :sujud:
avierre
10 June 2008, 16:53
Wong jelas2 ga 100% fit kok dipaksa maen. Rasain sendiri akibatnya . . .
Italia kan punya banyak stok, kenapa harus dipaksa Pannuci . . . ?
Kecewa aku, padahal aku berharap imbang karena kedua tim sama kuatnya.
:shock:
Tarisman
10 June 2008, 16:54
Prancis-Rumania 0-0
Prancis sepertinya memang butuh playmaker untuk merancang serangan dari tengah, nggak melulu lewat sayap. Semalam Prancis terlalu mengandalkan Malouda dan Ribery sehingga mudah terbaca. Domenech terlambat memasukkan Samir Nasri yg bisa mengalurkan bola di tengah. Terlihat jelas Prancis kehilangan sosok Jendral di lapangan tengah setelah era Zidane dan Vieira absen.
Padahal era baru Prancis saat tidak memperdulikan Ginola dan Cantona dulu adalah agar tim tidak tergantung pemain bintang. Terbukti hasilnya Prancis bisa juara PD dan Euro. Tapi kini makin nyata Prancis era Domenech tergantung pemain2 bintang. Absennya Vieira dan Henry sangat berpengaruh. Sehingga era kejayaan dimana semua pemain berperan seperti Deschamps, Djorkaeff, Zidane, Vieira hingga Petit tidak lagi terlihat. Dulu, lini depan mandul, lini tengah dan belakang bisa produktif. Prancis butuh penyegaran rasanya.
disamping tidak bermainnya france pada form yang sesungguhnya pernampilan rumania ckup menegaskan kalo mereka layak ada d euro ini..
mereka bnar2 membuka mata dunia kalo mereka patut di perhitungkan d grup c ini..
rumania benar2 hidup dan mampu bermain apik..
hasilnya mampu menahan imbang salah satu calon kuat juara...
Man Of The Matchs : Chivu
Tarisman
10 June 2008, 16:55
Wong jelas2 ga 100% fit kok dipaksa maen. Rasain sendiri akibatnya . . .
Italia kan punya banyak stok, kenapa harus dipaksa Pannuci . . . ?
Kecewa aku, padahal aku berharap imbang karena kedua tim sama kuatnya.
:shock:
kualitas pemain di atas kertas memang seimbang, tapi di lapangan saya rasa holland lbih ada di ats...
terbukti dari gol gol yang tercipta smalam...:gol:
Mirjalovic
10 June 2008, 17:17
Donadoni berbakat,tapi mental juaranya belon terpatri
dia juga masih muda,masih polos dalam mengendalika tim
Tarisman
10 June 2008, 17:21
Donadoni berbakat,tapi mental juaranya belon terpatri
dia juga masih muda,masih polos dalam mengendalika tim
muda tidak melulu kepolosan bro... banyak kn pelatih muda yg sukses menangani timnya.. malahan kelewat banyak..
bagaimana dgn rijkaard, JM, mancio, klinsi.. Dll :-D
Tarisman
10 June 2008, 18:21
Kontroversi Gol Van Nistelrooy
okezone.com
BERNE - Pertandingan antara Belanda melawan Italia menuai kontroversi. Wasit menilai gol perdana yang dicetak The Orange sah. Sebaliknya, pemain Italia tidak menerima keputusan itu. Lantas, sahkah gol Van Nistelrooy?
Ya, gol pertama Belanda yang dicetak Ruud van Nistelrooy memang menuai kontroversi. Luca Toni dkk menganggap Van Nistelrooy berada pada posisi off-side, saat dia mencetak gol di menit ke-26.
Namun, Ketua Komisi Wasit Austria mengesahkan gol itu Gerhard Kapl.
"Van Nistelrooy tidak berada pada posisi off-side. Untuk itu, pemain yang mencetak gol itu sah," terang Kapl kepada situs resmi Austria, Selasa (10/6/2008).
Bahkan, hingga saat ini, Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) belum dapat menyelesaikan masalah yang rumit ini. "Belum ada yang resmi saat ini. Kami baru akan membahas masalah ini besok," jelas media ofisial UEFA Richard Hurni di Stadion.
Dalam pertandingan itu, Belanda mampu menggulung Italia dengan skor 3-0.
*******************
walaupun golnya dianulir hasilnya jga ttap 2-0, kemenangan yg mutlak
hitam-biru
11 June 2008, 00:14
coba saya yang nge-review Belanda - Italia 3-0 (R.Van Nistelrooy 26', W.Sneijder 31', G.Van Bronckhorst 79')
di menit2 awal babak pertama tempo pertandingan memang blom langsung panas tapi jelas terlihat Belanda perlahan tapi pasti mulai menguasai pertandingan dan serangan2 mereka juga lebih tajam dibandingkan Italia yang miskin kreativitas malam itu. Van Nistelrooy membuka gol di menit 26 melalui proses yang dinilai kontroversial oleh para pemain Italia, blom sempat tim Azzuri pulih dari shock gol tersebut giliran Sneijder mencetak gol brilian selang beberapa menit kemudian. skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
di babak kedua pasukan Oranje menurunkan tempo serangan sehingga memberikan kesempatan buat Italia (yang bermain lebih baik setelah Fabio Grosso dan Alex Del Piero dimasukan) mengambil alih dominasi permainan. namun kombinasi kokohnya pertahanan anak asuh Van Basten dan terlalu terburu-burunya para penggempur Azzuri membuat gawang Van der Sar tetap perawan hingga pertandingan usai, malahan Van Bronckhorst yang sukses menambah keunggulan Belanda menjadi 3-0.
man of the match (versi saya): Gio Van Bronckhorst. meski banyak yang mengelu-elukan Sneijder n Kuyt saya memilih Gio karena determinasi dan mobilitas luar biasanya yang konsisten sepanjang pertandingan bukan saja memutus mayoritas alur serangan Italia tapi juga hampir setiap serangan Belanda dimulai dari pergerakan agresifnya. dia juga berperan besar di gol kedua dan mencetak satu gol sendiri.
biruhati
11 June 2008, 02:42
Yah, Gio emang keren semalam. Bukti kalo dia belum habis.
Donadoni dikritik Pirlo yg mempertanyakan komposisi starter terutama Ambrosini dan dua bek sayap.
biruhati
11 June 2008, 02:51
Sedikit Review Spanyol - Rusia 4-1
Aragones membuat kejutan di posisi starter. Doski meninggalkan formasi 5 gelandang kesukaannya dan memakai dua gelandang sayap. Silva di kiri dan Iniesta yang serba bisa di kanan. Sementara di tengah Senna menjadi jangkar dan Xavi menjadi playmaker. Strategi yg terbukti ampuh. Gol pertama Spanyol lahir lewat fast break dari Capdevilla dan Torres, Villa tinggal menyorongkan bola ke gawang kosong. Gol kedua terjadi karena kecerdikan Iniesta.
Rusia bukan tanpa perlawanan. Beberapa kali mereka mencetak peluang. Sayang dewi fortuna belum berpihak, termasuk tendangan Zyrianov yg membentur mistar gawang. Spanyol bahkan bisa menang lebih telak jika Igor Akinfeev tidak bermain cemerlang. Spanyol unggul di lini tengah yg memang dihuni pemain2 bertalenta besar.
angkizz
11 June 2008, 17:40
Belanda - Italia 3-0
Komposisi lini tengah starter kedua tim menjadi kunci. Meski dari skor seprti terlihat bahwa Italia sangat kehilangan sosok Cannavaro. Tapi sebetulnya tidak, justru lini tengah adalah lubang terbesar Italia semalam. Trio Pirlo-Gattuso-Ambrosini plus sayap Camoranesi-Di Natale melawan Engelaar-De Jong-Van der Vaart-Sneijder-Kujt. Mengingatkan pada duel Milan-Arsenal di UCL musim ini. Trio lini tengah Italia jelas kalah tenaga, kecepatan, dan kecerdikan. Dua Gol Oranje adalah hasil counter attack yg sangat cepat.
Menempatkan Panucci sebagai bek kanan juga kesalahan fatal Donadoni.
Sebagai fans Italia saya sangat kecewa dengan kekalahan Italia dari Belanda, gmn bisa menang...lah irama cattenacio italia terbawa arus total football Belanda, 15 menit setelah kick off, Belanda memegang tempo permainan,koordinasi pemain tengah dan center back Italia pun kelabakan.
semoga Italia mampu bangkit dipertandingan ke dua nanti...BRAVO....
Tarisman
11 June 2008, 17:48
Sedikit Review Spanyol - Rusia 4-1
Aragones membuat kejutan di posisi starter. Doski meninggalkan formasi 5 gelandang kesukaannya dan memakai dua gelandang sayap. Silva di kiri dan Iniesta yang serba bisa di kanan. Sementara di tengah Senna menjadi jangkar dan Xavi menjadi playmaker. Strategi yg terbukti ampuh. Gol pertama Spanyol lahir lewat fast break dari Capdevilla dan Torres, Villa tinggal menyorongkan bola ke gawang kosong. Gol kedua terjadi karena kecerdikan Iniesta.
Rusia bukan tanpa perlawanan. Beberapa kali mereka mencetak peluang. Sayang dewi fortuna belum berpihak, termasuk tendangan Zyrianov yg membentur mistar gawang. Spanyol bahkan bisa menang lebih telak jika Igor Akinfeev tidak bermain cemerlang. Spanyol unggul di lini tengah yg memang dihuni pemain2 bertalenta besar.
spanyol emang TOP, inggris bnar2 puas tadi malam, stidaknya dendam mereka terbalas melalui spanyol :)>-
MOM : Villa
hitam-biru
11 June 2008, 21:33
Akinfeev not bad. tapi gara2 Spanyol yang kelewat perkasa, penampilan gemilangnya jadi terkubur euforia tim Matador. kritik buat pertahanan Spanyol yang masih sering memberikan ruang gerak terlalu banyak buat pemain2 lawan yang membangun serangan dari second line, klo lawannya lebih berkelas pasti bek2 Spanyol jadi pesakitan.
Tarisman
11 June 2008, 22:00
MALAM INI
REP.CEKO V PORTUGAL
SWISS V TURKI
Bagaimana ???
biruhati
12 June 2008, 04:53
Ceko 1 - 3 Portugal
Swiss 1 - 2 Turki
reviewnya nyusul, dah ngantuk nich!
bianco
12 June 2008, 05:11
Turkish Comeback Sends Swiss Crashing Out
Switzerland 1-2 Turkey
An entertaining game played out in awful conditions in Basel saw Turkey send the co-hosts Switzerland out of Euro 2008.
»Comments (2) (http://www.goal.com/en/Articolo.aspx?ContenutoId=732629#Comm)
Print This Story (javascript:self.print();)
Send To A Friend (http://www.goal.com/UserControlsV2_5/#)
Contact Us (http://www.goal.com/UserControlsV2_5/#)
http://www.goal.com/images/177_thumb.jpg galleria (http://www.goal.com/en/MediaImagesGallery.aspx?Id=31552) zoom (http://www.goal.com/UserControlsV2_5/#)
http://www.goal.com/images/26387_thumb.jpg (http://www.goal.com/en/Articolo.aspx?ContenutoId=732629#)
http://www.goal.com/images/26413_thumb.jpg (http://www.goal.com/en/Articolo.aspx?ContenutoId=732629#)
http://www.goal.com/images/26362_thumb.jpg (http://www.goal.com/en/Articolo.aspx?ContenutoId=732629#)
Despite falling behind to a first half Yakin goal, Turkey staged a rousing second half comeback and a fine strike from Arda in the last minute sealed the victory.
The game started briskly with Turkey having the edge in the early exchanges in front of a noisy, largely Swiss, crowd.
Yet it was the conditions that quickly became the biggest factor in the match, the rain pouring down and saturating a pitch which rapidly began to resemble a paddling pool. The water on the pitch made passing difficult and caused the ball to hold up, ensuring life became particularly treacherous for defenders.
Both sides struggled to cope with the conditions initially and it wasn’t until almost half way through the first half that the game saw its first shot on target. Gelson Fernandes, for the Swiss, testing Turkish keeper Demirel who saved comfortably.
Despite this it had looked as though the Turks were gaining the upper hand, their superior passing and movement troubling the Swiss although they did appear to lack a cutting edge.
Yet as the conditions worsened the Swiss seemed to adapt better and slowly began to create some chances. Yakin and Barnetta both served notice of their intentions by shooting from range and forcing Demirel into action.
After half an hour the deadlock was finally broken by the Swiss and in fine style. Derdiyok took a long ball from the back well and rounded the goalkeeper at pace before crossing for Yakin. The ball held up right in the middle of the goal ensuring a tap in for Yakin and the lead for the Swiss.
Minutes later and it should have been two nil, with Yakin the man guilty of missing a sitter. A great cross from Behrami on the right picked out the striker at the far post but he contrived to miss the target completely from only yards out.
Turkey, meanwhile, could consider themselves lucky to still be in the game. The waterlogged pitch had undoubtedly interrupted their passing game and they were struggling to create any chances of their own.
Indeed their best chance of the first half had a slice of luck attached to it. A free kick from Nihat was driven into the box, the goalkeeper managing to push the ball out but only onto the head of Arda who watched the ball cannon back off the post.
The interval brought an end to the rain and a change for the Turks as manager Terim threw on Senturk and Topal as he sought to find a way back into the match and avoid an early exit from the tournament that defeat would bring.
The substitutions and the rapidly drying pitch proved crucial for Turkey, with Sentuk equalising on 57 minutes.
A great cross in from the left by Nihat saw Senturk rise to nod past goalkeeper Benaglio. Although Benaglio got a hand to the header, and perhaps should have kept it out, he couldn’t prevent the ball creeping into the back of the net and suddenly the sides were level.
The improved conditions certainly helped Turkey who managed to get their passing game going again. Slowly the chances came, Tuncay crossing for Nihat who was inches away from connecting and putting the Turks ahead.
Yet the Swiss had chances of their own and might have taken the lead with only ten minutes remaining. A Swiss break, after some great passing, culminated with Demirel saving well from Yakin.
But just as it looked as though the game was heading for a draw, the winner arrived in dramatic style in injury time. Arda, the 21 year old winger, picked up the ball on the left and drove towards goal. Reaching the penalty area, he checked and hit a decent shot, which took a slight deflection along the way and gave the goalkeeper no chance.
With only seconds left on the clock the goal sent Switzerland out, meaning the co-hosts are the first team to depart Euro 2008. Turkey, meanwhile, go on to face the Czech Republic in their final group game, which will be a case of winner takes all.
GOALS:
1-2 Turkey (Arda, 90)
1-1 Turkey (Senturk, 57)
1-0 Switzerland (Yakin, 32)
Switzerland: Benaglio, Lichtsteiner, Muller, Senderos, Magnin, Behrami, Inler, Gelson (Cabanas, 76), Barnetta (Volanthen, 65), Yakin (Gygax, 85), Derdiyok.
Turkey: Demirel, Altintop, Asik, Cetin, Balta, Karadeniz (Senturk, 46), Aurelio, Metin (Topal, 46), Turan, Nihat (Kazim, 85), Sanli.
Referee: Lubos Michel
Gill Clark
sam-inter
12 June 2008, 06:38
akhirnya tim swis hanya menjadi tuan rumah yang baik dan menjadi penonton.
avierre
12 June 2008, 08:43
CR menunjukkan bahwa dia tidak egois. Gol Quaresma adalah berkat ketidakegoisan CR . . . Padahal sudah man to man dengan Cech . . .
Hebat CR . . . Penampilannya bener2 kontributif tadi malem . . .
angkizz
12 June 2008, 17:23
CR menunjukkan bahwa dia tidak egois. Gol Quaresma adalah berkat ketidakegoisan CR . . . Padahal sudah man to man dengan Cech . . .
Hebat CR . . . Penampilannya bener2 kontributif tadi malem . . .
Bisa saja CR7 menghindari menendang langsung ke gawang Cech. Kita tahu dari sekian banyak peluang n serangan CR7 selalu dimentahkan kiper yang bermain untuk Chelsea itu. jika tendangannya berhasil diblok oleh Cech
so pasti CR7 bakalan diomeli sama Quaresma...
... Bisa sajakan??...:-D
Tarisman
12 June 2008, 17:28
Sedikit mereview pertadingan Rep.Ceko v Portugal smalam..
Rep.Ceko 1 Vs Portugal 3
Kemenangan yang menunjukan kematangan sang RONALDO
Pertandingn berawal sesuai dugaan orang banyak, semuanya memang sudah menduga kalo Portugal akan memenangkan pertandingan. Tapi tidak dengan skor yang mencolok mungkin hanya 1-0 atau 2-1, mengingat peran petr cech yang menghuni mistar gawang ceko.
Di menit-menit awal babak pertama kedua tim langsung tampil saling menyerang, hingga sebuah serangan tak terduga yang di awali oleh seorang CR7 dengan tenang masih bisa diselamatkan oleh seorang kiper perkasa yang bernama petr cech yang smlam bnar2 bermain sesuai kelas permainannya, tapi sayang walaupun cech mampu menepisnya dengan kaki seorang deco dengan sigap langsung merebut bola tersebut dan tanpa ragu langsung menceploskan bola kedalam gawang yang sudah kosong, kedudukan 1-0 untuk Portugal..
Ceko yang tertinggal 0-1 dengan tenang membangun serangan kembali, hingga penantian mereka berakhir dari seorang Sionko, yang bermain sangat bagus walaupun akhirnya larut tenggelam dalam permainan apik yang ditunjukan penggawa potugal, kedudukan 1-1 untuk ceko. Kedudukan ini tetap bertahan hingga turun minum.
Kemenangan Portugal mulai bisa dibaca sesaat pluit tanda babak kedua dimulai, skuad selecao mampu bermain konsisten dan meneruskan permainan apik mereka pada babak kedua, sehingga kiper sehebat petr cech pun harus mengakui setangguhan sepakan CR7.. Gol ini seakan menjawab tantangan seorang Michael Platini, bahwa dia -CR7- tidak hanya jago di klub, kedudukan 2-1 untuk Portugal .
Masuknya Jan Koller yang diharapkan mampu membantu penyerangan ceko pun tak mampu melakukan apa-apa, hingga sekali lagi seorang Sionko hampir saja merusak pesta Deco.dkk tapi sayang sekali tandukan matang nan indahnya mampu di tepis kiper hebat lainnya yang bernama Ricardo.
Ronaldo memang benar2 matang, gol ketiga Portugal yang dicetak pemain pengganti Queresma menunjukan kalo dia adalah mega bintang yang sesungguhnya, Brilian, BerSkill tinggi dan tidak egois-hal yang jarang dimiliki pemain lain-pada saat dia tinggal menghadapi petr cech saja untuk mencetak gol kedua dia lebih memilih memberikan bola kepada Queresma yang berdiri diposisi yang lebih mudah untuk menceploskan bola kedalam gawang hingga GOOOAAAAALLL, kedudukan 3-1 untuk Portugal.
Kedudukan ini terus bertahan hingga wasit meniupkan pluit tanda babak kedua usai, dan malam ini benar-benar milik seorang Cristiano Ronaldo…
Man of The Match Versi saya : Cristiano Ronaldo :jempol:
Maaf kalo banyak kesalahan, mengingat itu adalah penilaian dari sudut pandang kaca mata saya yang sangat awam dan belum tau sepak bola seperti teman2 lainnya.
avierre
12 June 2008, 17:29
Bisa saja CR7 menghindari menendang langsung ke gawang Cech. Kita tahu dari sekian banyak peluang n serangan CR7 selalu dimentahkan kiper yang bermain untuk Chelsea itu. jika tendangannya berhasil diblok oleh Cech
so pasti CR7 bakalan diomeli sama Quaresma...
... Bisa sajakan??...:-D
Boleh lah . . . Namanya juga opini. . . . Siapa saja bebas memberikan pandangan menurut versi masing-masing. . . .
:jempol:
Tarisman
12 June 2008, 17:40
Boleh lah . . . Namanya juga opini. . . . Siapa saja bebas memberikan pandangan menurut versi masing-masing. . . .
:jempol:
fair argument :joget:
Tarisman
12 June 2008, 20:30
Man Of the Match
Turan, Talenta Tersembunyi
okezone.com
TIMNAS Turki membuka peluang ke perempat final Euro 2008. Rasanya tepat bila gelandang Turki Arda Turan, dipilih sebagai man of the match. Dia menjadi motivator kemenangan sekaligus kemenangan Turki saat menggilas Swiss 2-1.
Sebagian besar pecinta sepakbola belum mengenal sosok Turan. Striker 30 Januari 1987
itu hanya bermain di liga lokal atau Liga Turki. Dia merupakan pemain Manisaspor dengan status pinjaman di Galatasaray.
Meski berstatus gelandang, Turan mampu menyumbangkan 20 gol dalam 61 pertandingan bersama Galatasaray dan dua gol dari 15 laga.
Bukan hanya dengan klub, namun Turan juga menjadi pengoleksi gol bersama Timnas Turki. Ketika membela Timnas Turki U-16, Turan mengoleksi 8 gol dalam 18 laga yang dilakoninya. Kemudian mengemas satu gol dari tiga laga saat membela Timnas U-21. Sedangkan bersama timnas senior, Turan yang sudah tampil dalam 20 laga sudah membukukan dua gol.
Pada Euro 2008 ini, talenta Turan mulai terlihat. Namun sinarnya langsung redup bila gagal membawa Turki lolos ke babak perempat final. Bila sasaran awal tersebut terwujud, bukan tidak mungkin Turan menjadi buruan klub besar.
Tarisman
12 June 2008, 20:32
Man Of the Match
Winger Berbalut Eksekutor
okezone.com
KEMENANGAN Portugal atas Rep Ceska tidak lepas dari peran winger Cristiano Ronaldo. Satu gol serta satu assist yang diciptakannya dalam pertandingan tersebut memiliki arti penting bagi Portugal. Ya, Portugal tampil sebagai tim pertama yang melenggang ke babak perempat final.
Pantas rasanya man of the match disematkan kepada pemain 24 tahun ini. Pasalnya, gol kedua Portugal yang dicetaknya bisa dibilang merontokkan mental bermain para punggawa Rep Ceska. Terbukti, Ceska tidak mampu mencetak gol penyeimbang untuk yang kedua kali.
Dalam turnamen Euro 2008 ini, Ronaldo memang merupakan salah satu andalan pelatih Luiz Felipe Scolari. Bahkan, sang pelatih sempat memprediksi jika pemain yang dijuluki CR-7 ini bakal mampu meraih gelar pemain terbaik di ajang akbar ini.
Sepanjang tahun ini, Ronaldo sukses menunjukkan sinar terangnya. Beberapa penghargaan pun sukses direngkuhnya. Mantan punggawa Sporting Lisbon menyabet gelar pemain terbaik di Premier League serta Liga Champions. Selain itu, dia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik di dunia 2008 versi Asosiasi Wartawan Sepakbola (FWA) dan Asosiasi Pemain Profesional Inggris (PFA).
Di tim, CR-7 berhasil mengantar Manchester United menyabet dua gelar bergengsi musim ini yaitu Premier League dan Liga Champions. Di dua ajang ini, Ronaldo juga sukses menyabet gelar pencetak gol terbanyak.
Bahkan, Ronaldo diprediksi bisa menandingi legenda sepakbola Portugal Eusebio da Silva Ferreira.
Siregar
12 June 2008, 20:33
Mana nih ulasan tadi malam? Pertandingan berikutnya udah mau mulaih nih.
Tarisman
12 June 2008, 20:37
Mana nih ulasan tadi malam? Pertandingan berikutnya udah mau mulaih nih.
itu yang di atas bro.. coba agak k ats dkit.. :-D
Siregar
12 June 2008, 20:40
Wah kurang mantap lah kalo dari tempat lain (bukan opini user2 sini). Ibarat membandingkan rendang rumah makan padang asli dengan rendang buatan rumah makan padang yg tukang masaknya bukan orang padang. :D
Tarisman
12 June 2008, 20:48
Wah kurang mantap lah kalo dari tempat lain (bukan opini user2 sini). Ibarat membandingkan rendang rumah makan padang asli dengan rendang buatan rumah makan padang yg tukang masaknya bukan orang padang. :D
ada ko',bro bro kita ada yg kasi riview :jujur: cuma di tambahkan ama yang ngutip dari tempet lain jadi kita bisa nikmatinnya dalam versi2 yang beda...:jempol:
Siregar
12 June 2008, 20:51
Ulasan pertandingan model hitambiru atau biru hati bro maksudku. Jadi sekalian belajar mengomentari sesuatu yang sudah terjadi dalam bentuk tulisan.
Bila perlu, diakhir euro dipilih komentar siapa yang terbaik (atau terfavorit).
hitam-biru
12 June 2008, 20:58
sayang saya nonton Ceko - Portugal ud setengah merem.. (:| jadi gak bisa bikin analisis menarik n mendalam kayak biasa. Swiss - Turki malah miss sama sekali..
Tarisman
12 June 2008, 20:58
Ulasan pertandingan model hitambiru atau biru hati bro maksudku. Jadi sekalian belajar mengomentari sesuatu yang sudah terjadi dalam bentuk tulisan.
Bila perlu, diakhir euro dipilih komentar siapa yang terbaik (atau terfavorit).
wah.. bro siregar curang nih.. masa cuma bro hitam biru ama biruhati aja yg di baca, mentang2 aku baru satu kali ngeriview.. :jujur:
baca juga donk :kekeke:
Siregar
12 June 2008, 21:05
wah.. bro siregar curang nih.. masa cuma bro hitam biru ama biruhati aja yg di baca, mentang2 aku baru satu kali ngeriview.. :jujur:
baca juga donk :kekeke:
Oh ada juga toh? Di halaman berapa? Yang opini pribadi loh, bukan koment dikit atau mengomentari komen dari situs luar (ulasan maksudku, benar2 ulasan, bukan mengomentari ulasan orang/ulasan situs lain).
Tarisman
12 June 2008, 21:08
Oh ada juga toh? Di halaman berapa? Yang opini pribadi loh, bukan koment dikit atau mengomentari komen dari situs luar.
http://fans.bolanews.com/c/showthread.php?t=1651&page=4
coba di pantauin satu persatu bro...:mama:
Siregar
12 June 2008, 21:27
http://fans.bolanews.com/c/showthread.php?t=1651&page=4
coba di pantauin satu persatu bro...:mama:
Wah baru sekilas ngelihat aja udah keliatan paten nya. Sori bro, benar2 punten, aku ga ngeliat itu gara2 mikir yg model gitu pasti versi copas.
Bener2 mantap dah gaya postingannya. Salut bro. Cocok bikin kolom sendiri nih kayanya di tabloid atau koran ibukota. :D
Tarisman
12 June 2008, 21:35
Wah baru sekilas ngelihat aja udah keliatan paten nya. Sori bro, benar2 punten, aku ga ngeliat itu gara2 mikir yg model gitu pasti versi copas.
Bener2 mantap dah gaya postingannya. Salut bro. Cocok bikin kolom sendiri nih kayanya di tabloid atau koran ibukota. :D
aduuh.. kalo orang awan kaya saya tidak pantas di puji kaya gitu..
sayakn masih harus banyak belajar bro, kritikn dari anda2 smua yang membuat saya trus belajar dan mulai memposting dengan tepat..
apa artinya saya tanpa anda2 smuanya :jempol:
Mirjalovic
12 June 2008, 22:08
Saya nontonnya gak konsen :bengep:
teringat taruhan :mama:
Tarisman
12 June 2008, 22:15
Saya nontonnya gak konsen :bengep:
teringat taruhan :mama:
waaaaaah..... uda jadi bandar sesungguhnya kayanya nih..:kocak:
atau malah memimpikan banyaknya thanks yang mengalir kalo bner..
just kidding bro.. jangan ampe kebawa k dunia nyata...
cieee kaya kita di dunia yang dimana gtuuuuuu..:jujur:
Tarisman
12 June 2008, 22:19
MALAM INI !!!
JERMAN V KROASIA
AUSTRIA V POLANDIA
BAGAIMANA ??? :mantap:
biruhati
13 June 2008, 04:10
Man Of the Match
Turan, Talenta Tersembunyi
okezone.com
TIMNAS Turki membuka peluang ke perempat final Euro 2008. Rasanya tepat bila gelandang Turki Arda Turan, dipilih sebagai man of the match. Dia menjadi motivator kemenangan sekaligus kemenangan Turki saat menggilas Swiss 2-1.
Sebagian besar pecinta sepakbola belum mengenal sosok Turan. Striker 30 Januari 1987
itu hanya bermain di liga lokal atau Liga Turki. Dia merupakan pemain Manisaspor dengan status pinjaman di Galatasaray.
Meski berstatus gelandang, Turan mampu menyumbangkan 20 gol dalam 61 pertandingan bersama Galatasaray dan dua gol dari 15 laga.
Bukan hanya dengan klub, namun Turan juga menjadi pengoleksi gol bersama Timnas Turki. Ketika membela Timnas Turki U-16, Turan mengoleksi 8 gol dalam 18 laga yang dilakoninya. Kemudian mengemas satu gol dari tiga laga saat membela Timnas U-21. Sedangkan bersama timnas senior, Turan yang sudah tampil dalam 20 laga sudah membukukan dua gol.
Pada Euro 2008 ini, talenta Turan mulai terlihat. Namun sinarnya langsung redup bila gagal membawa Turki lolos ke babak perempat final. Bila sasaran awal tersebut terwujud, bukan tidak mungkin Turan menjadi buruan klub besar.
The Rising star menebar pesona dan ancaman!
biruhati
13 June 2008, 04:33
Kroasia 2 - 1 Jerman
Basti menjadi pemain pertama yg terkena kartu merah di Euro kali ini karena gagal menahan emosi.
Kroasia pun akhirnya mengikuti jejak Portugal sebagai tim kedua yang memastikan lolos ke babak perempat final.
Kroasia sama sekali tidak diunggul mengingat di partai pertama kemarin permainan mereka di bawah tekanan Austria. Tapi sesuai keyakinan pelatihnya, mereka main penuh pecaya diri dan bisa mengendalikan permainan. Mereka membuktikan bahwa tanpa Dudu, tetap bisa tampil baik.
Gol pertama dicetak oleh sontekan kaki kanan Dario Srna di menit ke-24 menerima umpan silang Danijel Pranjic di sisi lapangan.
Michael Ballack mencoba memimpin kebangkitan Jerman. Namun tendangan bebasnya masih bisa ditepis oleh kiper Stipe Pletikosa. Dua menit kemudian, Metzelder melakukan tembakan yang masih diblok Pletikosa. Bola mental dan kembali disepak Metzelder. Kembali Pletikosa bereaksi cepat mengamankan gawangnya.
Kroasia benar-benar berbahaya saat menyerang. Akselerasi Corluka diteruskan dengan umpan crossing ke arah Olic yang menerusaknnya kepada Kranjcar. Sepakan keras Kranjcar gagal menjadi gol karena kesigapan Lehmann.
Gol Klose satu menit sebelum jeda dianulir wasit Frank de Bleeckere. Gol dibatalkan karena Mario Gomez terlebih dulu melanggar Pletikosa.
Memasuki babak kedua, Jerman mencoba tampil lebih menyerang dengan memasukkan David Odonkor menggantikan Jansen. Mereka pun tampil agresif.
Lehmann nyaris membuat kesalahan fatal. Tendangan keras Modric, bisa dikuasai Lehmann namun sempat terlepas. beruntung karena bola masih bisa diamankannya lagi.
Kroasia menggandakan keunggulan lewati gol Olic. Umpan tarik Rakitic membentur kaki Podolski lalu membentur tiang kiri Lehmann. Bola mental disikat Olic yang berdiri bebas dengan satu sentuhan pelan.
Jerman makin panas tertinggal 0-2. Scweinsteiger dimasukkan. Penetrasi Schweinsteiger dari sisi kanan Kroasia diakhiri dengan tembakan silang dari sudut sempit. Lagi2 Pletikosa menyelamatkan gawang Kroasia.
Jerman memperkecil ketinggalan melalui gol Podolski memanfaatkan kemelut di kotak penalti Kroasia.
Kroasi lolos, sementara Jerman harus menang melawan Austria (kemungkinan besar menang).
dudizoglu
13 June 2008, 14:16
sayang kalah taruhan...
avierre
13 June 2008, 14:25
Aku juga salah memprediksi . . .
Sementara mundur dulu deh dari tebak-menebak
Ballcak frustasi, begitu juga Podolski dan Basti. Dari semuanya, basti yang paling kentara dengan satu kartu merah . . .
Kroasia bermain lebih tenang setelah memimpin 2-0. Pertahanan menjadi semakin rapat sambil sesekali melakukan counter attack . . .
Tarisman
13 June 2008, 16:23
Menambahkan bro biruhati y…
soalnya aku smalam lumayan focus nontonnya…
KEJUTAN SI KUDA HITAM
Jerman 1 v kroasia 2
Pertandingan berjalan lamban,pemain masing2 kedua tim belum berani melakukan tusukan demi tusukan yang berarti. Sesaat Klose mulai berani menusuk dari sisi kiri pertahanan kroasia kemudian bola diteruskan ke fritz tapi sayang masih bisa di mentahkan pemain bertahan kroasia.
Bahkan tendangan sudut yang di eksekusi frings pun belum mampu menjadikan pertandingan ini jadi lebih menarik.
Hingga 10 menit babak pertama pertandingan masih lamban hanya sesekali tekanan saja dari kedua belah pihak.
Memasuki 20 menit pertama jerman mulai agak berani menekan,memanfaatkan bola mentah kroasia yang di dapatkan podolski dengan serangan balik cepat dia teruskan ke klose hingga klose teruskan ke lahm,tapi sayang sekali lagi2 mentah di pertahanan rapat yang dimainkan kroasia.
Tendangan sudut kroasia yang di ambil srna agak mengejutkan jens lehmann tapi sayang bola masih melaju mulus tanpa bisa di teruskan oleh pemain kroasia ke gawang jerman..
Umpan langsung jarak jauh klose yg di arahkan ke gomez sangat2 sempurna tapi sayang gomez telah terperangkap offside terlebih dahulu sehingga golpun masih belum tercipta pada 20 menit babak pertama ini.
Lagi2 gomez pun terperangkap offside sehingga umpan matang yang di arahkan kepadanya masih sia2.
Sebuah tusukan mengejutkan pada menit ke-24 yang di arahkan ke srna tidak dia sia2kan dan akhirnya mampu dia teruskan ke gawang jerman yang di jaga jens lehmann dan.. Gol 1-0
lagi2 tusukan yang di lakukan kroasia hampir saja membuahkan gol kedua untuk kroasia kalo saja krancjar bisa meneruskan bola dengan sempurna.
Kedudukanpun masih tetap 1-0 sampai pertandingan sudah memasuki 30 menit babak pertma.
Sayang sekali tendangan bebas yang di eksekusi ballack masih mampu di mentahkan pletikosa dengan sempurna dan jermanpun belum mampu memecahkan kebuntuannya.
Sebuah tendangan sudut yang di lakukan frings yang di sambut metzelder tak mampu dia terus kan dengan sempurna sehingga bola masih meluncur mulus di atas gawang pletikosa yang bermain luar biasa persis seperti saat melawan austria.
Kedudukan masih sama hingga 40 menit babak pertama.
Sebuah serangan balik yang mengejutkan yang di lakukan kroasia hampir saja menjadi gol jika saja bola sepakan kranjcar tidak mampu di tepis sempurna oleh lehmann.
Hingga turun minum jerman belum mampu membalas gol kroasia dan kedudukan masih 1-0 untuk kroasia.
Mengawali babak kedua J.Loew memasukkan david Odonkor dengan harapan mampu membuat gempuran jerman menjadi lebih trengginas tapi sayang hingga berjalannya awal2 babak kedua dia belum mampu melakukan apa2.
Sesekali jerman melakukan penekanan yang di motori ballack dan klose hingga simunic harus menjatuhkan klose dan freekick untuk jerman.
Frings yang mengambil freekick tersebut belum mampu mengubah kedudukan hingga masih tetap 1-0 untuk kroasia.
Hingga 10 menit babak kedua jermanpun belum mampu melakukan tekanan2 yang berarti dan keunggulan masih milik kroasia.
Keadaan berbalik dan sekarang kroasia memulai tekanan,melalui sisi kiri pertahanan jerman rakitic membangun serangan kemudian menembak bola langsung ke gawang lehmann tapi masih membentur sudut kiri gawang lehmann tapi bola muntah mengarah ke olic tanpa ragu olic menyepakan bola ke dalam gawang,bola meluncur deras dan mulus tanpa dapat di hadang lehmann dan GOAAAL..
benar2 malam yang indah buat skuad kroasia dan mimpi buruk untuk lehmann.dkk..
Kedudukan 2-0 utk kroasia.
Loew mulai menunjukkan ke cemasannya,menarik gomez yang tak mampu tampil maksimal sesuai harapan malam ini dengan menggantikannya dengan sweinstiger.
Lagi2 kroasia mulai memborbardir pertahanan jerman tapi sayang sekali masih mentah di pertahanan dan kiper jerman.
Berbalik jerman yang melakukan tekanan,melalui pemain pengganti yakni sweinsteiger di sisi kanan pertahanan kroasia tapi lagi lagi bola sepakannya masih melenceng dan tanpa mampu di teruskan oleh rekan satu timnya dan hanya menghasilkan corner untuk jerman.
Sadar bahwa mereka telah ketinggalan 2 gol maka tekanan terus di lakukan jerman dengan di motori sweinsteiger dan lahm,dari sisi kanan pertahanan kroasia jerman melalui lahm membangun serangan,bola yang di arahkan lahm ke ballack dengan pasti ditahan dan diarahkannya ke podolski yang tidak berjauhan dengannya dan bola yang mengarah ke podolski tanpa ragu dia tembak ke arah gawang dan tak mampu di blok oleh pletikosa dan GOOOAAAAL...
jerman 1 kroasia 2 lucas podolski membuat gol ke-3nya di euro tahun ini pada menit ke-79..
Memasuki 10 menit sisa pertandingan jerman yang butuh gol tambahan untuk menghindari kekalahan terus menekan dengan di selingi sesekali kroasia pun melakukan tekanan yang sama berbahayanya tapi kedudukan masih tetap sama dan keunggulan masih milik kroasia..
5 menit terakhir benar2 milik kroasia tekanan demi tekanan yang di lakukan kroasia benar2 meresahkan jerman hingga seorang sweinsteigerpn harus di usir oleh wasit karena tindakan tidak fairnya saat pertandingan sudah memasuki menit2 injury time..
Pertandingan malam ini benar2 menjadi milik kroasia hingga wasit meniupkan peluit tanda pertandingan berakhir kedudukan tetap 2-1 untuk keunggulan tim kuda hitam kroasia..
Ya...
Kroasia mampu membalikan prediksi semua org,termasuk saya dengan menggungguli tim unggulan juara jerman dan 1 tiket ke quarter final telah menjadi milik kroasia apapun hasil yang mereka raih pada laga terakhir nanti..
Tarisman
13 June 2008, 16:26
sayang kalah taruhan...
saya juga... bahkan dengan pedenya semalam menebak bahwa jerman akan menang telak :nyerah: ternyata faktanya berbalik 360 derajat dari prediksi semua orang :-$
Tarisman
13 June 2008, 16:28
partai ini juga semalam aku tonton dengan sangat serius jadi.......
ini reviewnya buat teman teman yang gk bisa nonton..
Hasil yang sesuai
Austria 1 polandia 1
pertandingan berjalan cepat dan tekanan demi tekanan terjadi antar kedua tim ini.
Sadar akan pentingnya arti kemenangan bagi kedua tim ini jadi tidak ada kata lain selain menyerang dan menang.
Austria tampil lebih berani hingga mereka lebih banyak menekan hingga sebuah peluang emas yang dimiliki sang kapten hampir saja menjadi gol jika tidak melebar dari gawang polandia yang dijaga boruc.
Kali ini giliran polandia yang menekan,tapi masih mampu di mentahkan pertahanan austria.
Pertandingan berjalan cepat dan sedikit kasar tak heran meski baru 10 menit tapi sudah ada total 6 pelanggaran yang terjadi.
Sebuah umpan yang salah arti yang hampir beakibat fatal dari pemain polandia dilepaskan ke pemain kawan yang berada di belakang tapi secara mengejutkan mampu direbut pemain austria dan hampir saja menjadi gol kalau tidak segera diselamatkan oleh sang kiper,boruc.
Austria benar2 tampil mendominasi hingga tekanan demi tekanan mampu mereka berikan kepada polandia,tapi kiper polandia,boruc yang bermain apik malam ini mampu memupuskan harapan austria untuk membuat gol..
0-0 masih bertahan hingga penghujung 20 menit pertama.
Lagi2 austria mampu menekan tapi lagi2 boruc luar biasa,4 penyelamatan gemilang bukti kalau dia bermain bagus malam ini.
20 menit telah berlalu dan austria bergantian dengan polandia untuk saling menekan dan menyerang sehingga pertandingan ini menjadi tidak menjemukan.
Tekanan lagi dari austria tapi mampu di selamatkan oleh boruc,penyelamatan teranyar boruc menyelamatkan gawang polandia dari kebobolan.
Austria mampu menyerang tapi polandia tangguh bertahan.
Kali ini giliran polandia yang menyerang,diawali serangan balik cepat hasil kelengahan austria yang sedang keasyikan menyerah pemain polandia seakan tidak mau menyiakan peluang,berawal dari upan dari smolarek disisi kanan pertahanan austria yang diterima saganowski pada menit ke-30 yang kemudian mampu dia teruskan tanpa bisa di cegah pemain bertahan austria bola menghampiri roger dan roger yang berdiri bebas dengan mudah memasukan bola ke gawang austria.
Gooaaaaaallll ................ !!!!
Polandia 1 austria 0
serangan yang benar2 efektif,1 gol dari 1 shot on goal..
Gol membuat polandia lebih berani menyerang,hingga memasuki 40 menit pertandingan babak pertama ini polandia mulai rutin melakukan penekanan seperti yang dilakukan austria kegawang mereka.
5 menit terakhir babak pertama ini menjadi milik austria karena mereka lebih berani dan mendominasi dalam menyerang,hal ini terlihat jelas dari freekick yang diberikan wasit karena pemain polandia harus menjatuhkan pemain austria disisi kiri pertahanannya demi menyelamatkan kesucian gawangnya.Tapi ivanschitz yang tak lain adalah kapten austria tak mampu mengeksekusi freekick dengan sangat baik hingga skor 1-0 untuk keunggulan polandia tetap bertahan hingga turun minum.
Pertandingan sudah memasuki babak kedua,tapi tak banyak berubah austria masih mendominasi melalui tekanan2nya,sebuah serangan cepat yang di teruskan oleh ivanshitz yang akhirnya tak mampu dia teruskan sehingga mengharuskan dia menjatuhkan dirinya dikotak terlarang polandia,tak ada pinalti karena sang wasit sadar itu adalah diving.
Keadaan berbalik dan sekarang polandia yang menekan,memanfaatkan serangan balik cepat melalui umpan panjang langsung kedepan yang ditujukan ke roger belum mampu dia selesaikan dengan sempurna hingga belum ada gol tambahan hingga saat itu.
Saling serang dan menekan membuat pertandingan terus menarik walau sudah memasuki menit ke-55.
Sebuah kejadian menarik terjadi dimana polandia yang sangat konsisten menekan sangat membuat austria panik sehingga pemain austria korkmaz yang berkostum nomer 11 harus menjatuhkan pemain bernomer 11 lainnya saganowski dari polandia,sehingga wasit menghadiahi kartu kuning untuk tindakan tidak fair korkmaz tersebut.
Lagi2 ada pemain yang harus menikmati kartu kuning wasit karena tindakan tidak fairnya,ya krzynowek dihadiahi wasit kartu kuning setelah dia tetap ngotot menendang bola meski sebelumny wasit telah meniup pluit tanda offside.
Polandia terus menyerang dan austria mampu bertahan,kali ini macho yang tak mau kalah dengan boruc menunjukan kelasnya,dua penyelamatan bertubi mampu dilakukannya untuk menghindarkan gawangnya dari kebobolan lagi.
20 menit babak kedua telah berlalu tapi kedua tim masih tampil saling menyerang,sesuatu yang luar biasa ditunjukan macho, dia mampu menepis bola kencang hasil eksekusi freekick krzynowk yg 90% bisa menjadi gol.
Dia luar biasa,kali ini sudah 6 shots on target polandia yang mampu dia mentahkan,dan berarti dia mampu melakukan penyelamatan lebih banyak dari kiper polandia boruc.
Kali ini pemain austria lain yang baru dimasukkan-kienast-mampu melakukan tekanan disisi kiri pertahanan polandia,tapi masih mampu di patahkan pertahanan polandia..
Hingga 70 menit berlalu masih belum ada gol tambahan dan itu artinya masih 1-0 untuk keunggulan polandia.
Seakan tidak mau kalah dengan polandia yang tampil menyerang di babak kedua ini,austria mulai konsisten rutin menyerang pertahanan polandia meski belum mampu menghasilkan gol hingga 75 menit pertandingan sudah berlalu.
Saganowski dan roger ditarik keluar dan digantikan lobodzinski dan golanski, itu artinya beenhakker sudah merasa senang dengan skor 1-0 dan ingin mengamankan keunggulannya.
Sebuah serangan melalui umpan langsung ke jantung pertahanan polandia mampu dilesakkan tapi mampu di amankan boruc melalui bantuan rekan yang baru saja masuk menggantikan roger goerreiro,golanski pada menit ke-85.
Berbeda dengan babak pertama,5 menit babak kedua ini menjadi milik polandia karena mereka mampu mendominasi disisa2 pertandingan ini,tapi sayang mereka belum mampu menambah keunggulannya meski dari sepakan pojokpun.
Sebuah phara bagi polandia dan hadiah bagi austria,
iya sebuah hadiah pinalti tak terduga diberikan oleh sang wasit saat pertandingan sudah berada pada masa2 akhir,sebuah pinalti yang tak beralasan,menguntungkan tuan rumah dan merusak pesta tim tamu yang tinggal 1 menit lagi.
Vastic yang menjadi eksekutor seakan tidak ingin mengecewakan semua fans tuan rumah mengeksekusi pinalti tesebut dengan tenang dan tanpa mampu di baca oleh kiper seperti boruc yg mengira bola akan ke kiri padahal bola meluncur ke sisi kanan gawang boruc dan Gooaaaalll......!!!
austria 1 polandia 1
euforia austria memperkecil peluang polandia ke quarter final euro 2008.
Sesaat setelah itu sang wasit nan kontroversial meniup pluit tanda pertandingan berakhir dan polandia harus puas berbagi angka dengan austria.
biruhati
13 June 2008, 19:08
Nggak sabar nunggu nanti malam. Dua partai menentukan semua tim!
Prancis vs Belanda
Italia vs Rumania
Tarisman
13 June 2008, 20:56
Nggak sabar nunggu nanti malam. Dua partai menentukan semua tim!
Prancis vs Belanda
Italia vs Rumania
ya ya ya ... akankah belanda mampu menjadi tim k tiga yang lolos ???
apakah italia dan france yang di calonkan menjadi juara harus takluk lagi di partai ini ???:histeria:
Tarisman
13 June 2008, 22:28
MALAM INI
ITALIA V RUMANIA
FRANCE V HOLLAND
GIMANA ??? :badminton:
hitam-biru
13 June 2008, 23:28
masih tentang Kroasia - Jerman 2-1
di babak I jelas sekali Jerman tidak bermain dengan standar permainan mereka yang biasa, disitu Jerman seakan bertanding dengan memikul beban berat (yang saya duga karena sejak jauh2 hari sampai sekarang mereka berstatus kandidat juara terkuat) sehingga gagal menampilkan permainan terbaik mereka. Kroasia dengan jeli melihat dan memanfaatkan peluang yang mereka dapatkan ini dengan maksimal, Darijo Srna dan Nico Kranjcar terlihat beberapa kali menciptakan peluang2 berbahaya dan malahan nama pertama yang akhirnya membuka skor untuk Kroasia. Jerman langsung berusaha menyamakan kedudukan tapi hingga peluit akhir babak pertama berbunyi tidak satupun serangan mereka menemui sasaran.
memasuki babak II tim Panser tampil lebih agresif, namun sayang sepertinya malam itu memang tidak ditakdirkan menjadi milik mereka. sejumlah peluang melalui Michael Ballack dan Miroslav Klose terbuang percuma, malah lebih sialnya lagi mereka semakin tertinggal setelah Ivica Olic mencetak gol kedua bagi Kroasia melalui proses yang menurut saya terbilang unik (liat aja sendiri klo penasaran..). tertinggal 2 gol barulah Jerman yang terjepit berhasil mengeluarkan kemampuan terbaik mereka, sayangnya anak2 asuhan Joachim Loew ini cuma bisa membalas 1 gol melalui (lagi2) Lukas Podolski. hingga pertandingan berakhir skor 2-1 untuk Kroasia tidak berubah.
man of the match: Darijo Srna. pembuka serangan2 Kroasia dari sayap kanan sekaligus pembuka keunggulan timnya juga. rajin membantu serangan dan tanpa ragu turun membantu pertahanan saat ball possesion didapatkan lawan. mobilitasnya cukup tinggi sepanjang pertandingan.
biruhati
14 June 2008, 03:54
Sekilas Italia - Rumania. Singkat aja, mau bigmatch soalnya.
Performa Gli Azzurri sedikit membaik lewat pola 4-2-3-1 yang diterapkan Donadoni terbukti mampu menghidupkan permainan. Perubahan radikal terjadi. Grosso, Chiellini, DDR, Perrotta, Alex masuk jadi starter. Dan terbukti permain Italia membaik di lini tengah dan depan. Sayang, lubang di lini belakang masih tampak jelas. Kalo melawan tim2 selevel, Gli Azzuri bisa kerepotan di belakang seperti melawan Belanda kemarin.
Serangan Italia awal pertandingan lebih banyak dari sektor kiri lewat Grosso. Terbukti umpan-umpan crossing pahlawan Azzurri di Piala Dunia lalu itu mampu merepotkan lini pertahanan Rumania yang digalang Cosmin Contra. Beberapa kali peluang dihasilkan Italia namun tidak membuahkan hasil.
Rumania sendiri hanya mengandalkan serangan balik. Namun itu cukup merepotkan dan membuktikan lubang di pertahanan Gli Azzuri. Buffon membuat penyelamatan gemilang dengan memblok tendangan Adrian Mutu yang berdiri bebas di kotak penalti. Buffon juga menghalau tendangan bebas Gabriel Tamas. Panucci nyaris melakukan bunuh diri ketika bola liar yang berniat dihalau justru mengarah ke tiang kanan gawangnya.
Memasuki babak kedua Italia tetap agresif. Tapi pertahanan kokoh dan penampilan gemilang Lobont menyulitkan Luca Toni dkk. Toni terlihat frustasi dengan sering menjatuhkan diri berharap penalti. Pun pemain2 Italia lainnya.
Rumania berhasil unggul ketika Mutu memanfaatkan blunder Zambrotta yang melakukan sundulan backpass ke Buffon. Mutu yang tepat berada di belakang Zambrotta lebih cepat tinimbang Buffon dan berhasil menjebol gawang mantan rekan setimnya itu.
Keunggulan Rumania tidak berlangsung lama. Konsentrasi yg belum kembali membuat Panucci mudah saja menjebol gawang Lobont memanfaat sundulan Chiellini menerima sepak pojok.
Setelah itu, Italia semakin agresif dengan memainkan Cassano yang membuat lini depan Italia makin hidup. Pergerakan dan umpan2nya sering membahayakan gawang Rumania. Alex diganti Quagliarella untuk menyegarkan lini depan.
Namun tak lama Rumania justru mendapat hadiah penalti setelah Panucci menjatuhkan Niculae di kotak penalti. Sayang, tendangan penalti Adrian mutu mampu diblok Buffon. Mutu terlihat sangat tertekan dengan kegagalan itu, sementara Italia semakin percaya diri. Mutu akhirnya diganti dan Italia pun memasukkan Ambrosini dengan harapan bisa membawa keberuntungan di menit2 terakhir seperti di Milan.
Namun Italia tetap gagal menambah gol dan harus puas dengan hasil imbang. Jika Belanda menang melawan Prancis, maka satu tiket tersisa diperebutkan oleh tiga tim.
dimana pada laga akhir Prancis dan Italia akan saling bunuh dan berharap Rumania gagal menang atas Belanda.
Andy Phil
14 June 2008, 10:33
Hasil fantatstik yang dibuat oleh Belanda tadi malam memperlihatkan kualitas yang dengan standar tinggi. Italia dilibas 3 -0, Prancis diberi 4 - 1. Semua lini Belanda hidup dan para pemain emperlihatkan kemampuan dan semangat yang tinggi.
Siregar
14 June 2008, 10:35
Sekilas Italia - Rumania. Singkat aja, mau bigmatch soalnya.
Singkatnya aja dah cukup panjang, apalagi kalo ga singkat ya. :D
Andy Phil
14 June 2008, 10:38
Hasil fantatstik yang dibuat oleh Belanda tadi malam memperlihatkan kualitas yang dengan standar tinggi. Italia dilibas 3 -0, Prancis diberi 4 - 1. Semua lini Belanda hidup dan para pemain emperlihatkan kemampuan dan semangat yang tinggi.
Penampilan luar biasa Belanda memang layak dipuji. Gelontoran gol dari Dirk Kuyt, Robin van Persie, Arjen Robben dan Wesley Sneijder hanya mampu dibalas oleh Prancis lewat Thierry Henry.
Gol Kuyt tercipta di menit ke-9. Gol ini berasal dari umpan sepak pojok terukur yang dilepaskan Rafael van der Vaart. Kuyt yang melompat lebih tinggi dibanding pengawalnya, dengan leluasa menanduk bola dan membawa Belanda sementara memimpin 1-0.
Di menit ke-22, Prancis memperoleh peluang bagus. Berawal dari umpan silang Willy Sagnol, bola diterima Sidney Gouvou yang setelah sedikit menggiring bola, melepaskan tendangan. Kiper Edwin van der Sar dengan sigap menepis si kulit bundar.
Florent Malouda mengancam gawang Van Der Sar di menit ke-33. Tendangan keras yang diluncurkan gelandang kiri itu diamankan oleh Van Der Sar sembari menjatuhkan diri.
Tak ada semenit berlalu, giliran Franck Riberty yang menebar teror. Menguasai bola sedikit di dalam kotak penalti Belanda, tendangan kaki kanan Ribery kembali dijinakkan oleh Van Der Sar.
Menguasai bola dari lapangan tengah, Wesley Sneijder mencoba menambahi keunggulan Belanda di menit 37. Namun tendangan yang dilepaskan gelandang Real Madrid itu dari luar kotak penalti ditangkap kiper Prancis Gregory Coupet dengan sempurna.
Hingga usainya babak pertama, kedudukan 1-0 untuk Belanda masih bertahan.
Tiga menit memasuki babak kedua, Prancis mengklaim berhak memperoleh penalti. Sebuah tendangan Thierry Henry dari jarak dekat mengenai badan Andre Ooijer. Namun wasit mengacuhkan permintaan Prancis.
Prancis sudah begitu dekat dengan gol penyamaka kedudukan di menit ke-53. Sebuah umpan salto dari Florent Malouda meloloskan Henry dalam situasi satu lawan satu dengan Van Der Sar. Meski begitu, tendangan Henry masih jauh melambung.
Belanda menambah keunggulannya di menit 59. Berawal dari umpan tumit Van Nistelrooy kepada Arjen Robben meloloskan penyerang sayap itu di sisi kiri. Umpan tarik Robben disambut dengan sontekan Van Persie. Meski bola sempat kena tangan Coupet, si kulit bundar tetap meluncur masuk gawang. Oranje memimpin 2-0.
Tak sampai dua menit, Prancis mencoba membalas. Sebuah tendangan Ribery dari sisi kiri Belanda meluncur ke sudut gawang Belanda namun sukses ditepis oleh Van Der Sar dan bola bergulir lagi ke tengah lapangan.
Prancis menipiskan skor jadi 1-2 lewat gol Henry di menit ke-70. Henry membobol gawang Van Der Sar dengan sebuah sontekan pelan menyambut umpan crossing Sagnol.
Namun Belanda tak tinggal diam. Tak sampai satu menit, Robben mencetak gol spektakuler. Dari kerjasama cantik Sneijder dan Van Der Vaart, Robben menerima bola di sisi kanan gawang Prancis. Dari sudut sempit, Robben melepaskan tembakan yang tak mampu dihadang Coupet. Belanda menjauh lagi, 3-1!
Menit ke-82, Van Nistelrooy hampir mencetak gol atas namanya. Menerima umpan panjang dari Nigel de Jong, Ruudtje menanduk bola dengan arah melintir. Dengan susah payah Coupet mengusir bola keluar lapangan dengan tepisan tangannya.
Di menit terakhir pertandingan, Belanda melengkapi kemenangannya menjadi 4-1 lewat gol Sneijder. Menguasai bola di luar kotak penalti Prancis, sang playmaker melepaskan tembakan melambung yang kembali membobol gawang Coupet.
Wasit pun akhirnya meniup peluit panjang tanda usainya laga. Kemenangan 4-1 sangat layak dipetik oleh 'Singa-singa Oranye'.
Siregar
14 June 2008, 10:40
Mantap2 dah ulasannya. Keep posting bro2 semua!
sam-inter
14 June 2008, 11:40
Sekilas Italia - Rumania. Singkat aja, mau bigmatch soalnya.
Performa Gli Azzurri sedikit membaik lewat pola 4-2-3-1 yang diterapkan Donadoni terbukti mampu menghidupkan permainan. Perubahan radikal terjadi. Grosso, Chiellini, DDR, Perrotta, Alex masuk jadi starter. Dan terbukti permain Italia membaik di lini tengah dan depan. Sayang, lubang di lini belakang masih tampak jelas. Kalo melawan tim2 selevel, Gli Azzuri bisa kerepotan di belakang seperti melawan Belanda kemarin.
Serangan Italia awal pertandingan lebih banyak dari sektor kiri lewat Grosso. Terbukti umpan-umpan crossing pahlawan Azzurri di Piala Dunia lalu itu mampu merepotkan lini pertahanan Rumania yang digalang Cosmin Contra. Beberapa kali peluang dihasilkan Italia namun tidak membuahkan hasil.
Rumania sendiri hanya mengandalkan serangan balik. Namun itu cukup merepotkan dan membuktikan lubang di pertahanan Gli Azzuri. Buffon membuat penyelamatan gemilang dengan memblok tendangan Adrian Mutu yang berdiri bebas di kotak penalti. Buffon juga menghalau tendangan bebas Gabriel Tamas. Panucci nyaris melakukan bunuh diri ketika bola liar yang berniat dihalau justru mengarah ke tiang kanan gawangnya.
Memasuki babak kedua Italia tetap agresif. Tapi pertahanan kokoh dan penampilan gemilang Lobont menyulitkan Luca Toni dkk. Toni terlihat frustasi dengan sering menjatuhkan diri berharap penalti. Pun pemain2 Italia lainnya.
Rumania berhasil unggul ketika Mutu memanfaatkan blunder Zambrotta yang melakukan sundulan backpass ke Buffon. Mutu yang tepat berada di belakang Zambrotta lebih cepat tinimbang Buffon dan berhasil menjebol gawang mantan rekan setimnya itu.
Keunggulan Rumania tidak berlangsung lama. Konsentrasi yg belum kembali membuat Panucci mudah saja menjebol gawang Lobont memanfaat sundulan Chiellini menerima sepak pojok.
Setelah itu, Italia semakin agresif dengan memainkan Cassano yang membuat lini depan Italia makin hidup. Pergerakan dan umpan2nya sering membahayakan gawang Rumania. Alex diganti Quagliarella untuk menyegarkan lini depan.
Namun tak lama Rumania justru mendapat hadiah penalti setelah Panucci menjatuhkan Niculae di kotak penalti. Sayang, tendangan penalti Adrian mutu mampu diblok Buffon. Mutu terlihat sangat tertekan dengan kegagalan itu, sementara Italia semakin percaya diri. Mutu akhirnya diganti dan Italia pun memasukkan Ambrosini dengan harapan bisa membawa keberuntungan di menit2 terakhir seperti di Milan.
Namun Italia tetap gagal menambah gol dan harus puas dengan hasil imbang. Jika Belanda menang melawan Prancis, maka satu tiket tersisa diperebutkan oleh tiga tim.
dimana pada laga akhir Prancis dan Italia akan saling bunuh dan berharap Rumania gagal menang atas Belanda.
heran pemain sekelas Zambrota bisa melakukan kebodohan seperti itu??? padahal pingin itali kalah ama rumania deh...maklum kesel aja
Mirjalovic
14 June 2008, 11:48
Umpan2 silang italia tadi malam cukup berkualitas,sayangnya gak bisa dimaksimalkan oleh toni dkk
Siregar
14 June 2008, 11:54
Yup, sayang Inzaghi ga ada, mungkin Toni bisa lebih punya ruang kalo Inzaghi bisa masuk. :)
sam-inter
14 June 2008, 12:01
namun sebenarnya tak beruntung atau memang Italia sedang dalam kepayahan??? Salute for Buffon...sampa Mutu hampir menangis membuat kesempatan emas gitu???
bingung aja di akhir pertandingan sampai memasang 3 striker gitu???? donadoni emang sangat diuji melalui euro ini. bagaimana rasanya sebuah timnas yang juara dunia lalu tak lolos babak awal gitu ya????
avierre
14 June 2008, 13:27
Rasanya seperti Prancis yang Juara Dunia 1998 dan Euro 2000 tapi gagal total di PD 2002
Sungguh menyesakkan . . .
Mirjalovic
14 June 2008, 13:34
tapi bukan italia namanya klu gak bisa lolos
maksa mode on
dudizoglu
14 June 2008, 13:53
ya di tunggu aja.........
sam-inter
14 June 2008, 17:33
tapi bukan italia namanya klu gak bisa lolos
maksa mode on
sekali-kali napa seh harus raksasa aja yang menang...kasih deh ama porto or swedia or turki yang kagak pernah dapat euro cup?
Yunani or Denmark udah memberikan bukti tuh.
alfaharahap
14 June 2008, 18:26
tapi bukan italia namanya klu gak bisa lolos
maksa mode on
sejarah membuktikan italia pernah tidak lolos dari grup euro 96, juga di euro 2004 lalu.
Tarisman
14 June 2008, 18:41
masih belum telatkan ulasan versiku...:-D
HEBAT, BELANDA !!!
Belanda 4 perancis 1
Pertandingan dimulai dan langsung menekan, belanda yg memperoleh kemenangan di partai pertama tak merubah line upnya dengan harapan mampu memetik hasil yang sama seperti saat bertemu dengan italia. Berbeda dengan france yang merombak sebagian besar line upnya..
Pertandingan berjalan cepat dan alot sehingga pelanggaran terjadi disana sini. France menekan melalui sundulan ribery tapi masih melebar di sisi kiri gawang Van der Sar. Umpan jarak jauh van brockhorst yang di tujukan ke kuyt masih mampu di buang oleh pertahanan prancis sehingga hanya corner untuk belanda. Belanda mengambil corner,ada beberapa pemain mereka disana diantara pemain prancis.
Bola di tendang mengarah ke mulut gawang yg d jaga coupet,dirk kuyt yang menerima bola langsung menanduk bola tanda bisa di halau oleh coupet dan GOOOAAAAALLLL sebuah gol cepat dirk kuyt di menit ke-9 yang mengejutkan publik prancis... Belanda 1 Prancis 0
Prancis balik menekan kali ini ribery melalui aksi individunya melakukan penetrasi ke jantung pertahanan belanda tapi masih mampu di gagalkan oleh lini pertahanan belanda.. Kali ini belanda lagi yang menekan,umpan jarak jauh yang di arahkan ke kuyt masih belum mampu dia teruskan dengan sempurna sehingga skor 1-0 masih tetap bertahan hingga 20 menit babak pertama ini..
Kali ini giliran prancis, govou yang menerima operan bola matang di jantung pertahanan belanda mulai melakukan gocekan dan tembakan langsung tapi masih bisa di mentahkan oleh kiper belanda van der sar.. Prancis sekarang,malouda ke ribery,ribery ke govou, govou shooting tapi masih mampu di blok van der sar..
Hingga menit ke-35 skor 1-0 untuk belanda..
Serangan balik cepat di lakukan belanda,kali ini melalui kaki seorang sneijder dan sneijder melakukan shooting,lagi lagi harus mentah oleh seorang kiper yg kali ini adalah coupet kiper tim prancis. Hingga sisa sisa akhir babak pertama ini saling serang terus terjadi tapi masih mentah di pertahanan keduanya hingga memaksa skor 1-0 untuk keunggulan belanda tetap bertahan hingga turun minum..
Babak kedua dimulai engelaar keluar dan robben masuk,pertanda kalo belanda ingin tampil dominan dan menyerang di babak kedua ini. Tetapi malah prancis yang langsung menekan dan menusuk jantung pertahanan belanda tapi pertahanan belanda dan sang kiper pun sudah siap tentunya.. Masih 1-0
prancis sedikit dominan di awal awal babak ke-2 ini,tak heran mereka meliki banyak peluang yang hampir saja mampu merobek jala gawang yang di jaga vds.. Sebuah umpan brilian malouda yang di tujukan ke henry gagal dia manfaatkan dengan maksimal sehingga bola meluncur jauh diatas gawang vds..
Kuyt keluar van persie masuk,belanda balik menekan.. 10 menit telah berlalu tapi hanya prancis yang mampu melakukan tekanan tekanan yang berarti.. Keadaan berubah,sekarang belanda mulai berani dalam menyerang. Kali ini robben yang menjadi otak penyerangan belanda memanfaatkan kelengahan pemain prancis yang sedang asyik menyerang robben melakukan serangan balik cepat di sisi kanan pertahanan prancis kemudian dia mengoper bola ke van persie yang sedang berdiri bebas,bola yang datang menghampiri persie langsung di tembakannya walau mampu di tahan coupet-kiper prancis-tapi bola yang kelewat keras hingga tetap mampu bergulir masuk ke gawang dan GOOOOAAAAAAALLL !!!
untuk kedua kalinya awak belanda yang di wakili van persie pada menit k-59 mampu membobol gawang prancis.. Belanda 2 Prancis 0
sesekali kedua tim bergantian menyerang tanpa ada yg brarti. Kali ini prancis yg menyerang,sagnol yg menyisir dari sisi kanan sendirian langsung mengoper kedepan bola menuju ke henry,dan dengan sedikit sentuhan saja henry membelokan bola ke dalam gawang vds hingga GOOAAAAALLL !!! benar benar tak terduga oleh vds,henry mengejutkan dengan golnya di menit ke-71.. belanda 2 prancis 1
kali ini belanda yg langsung menggempur pertahanan prancis, hanya berselang 1 menit dari gol henry belanda langsung membalas dengan aksi individu robben yg tak mampu di bendung thuram dan juga coupet sang kiper hingga bola mampu masuk dan GOOOAAAAAAALLLL benar benar malam yg indah buat belanda,gol yg sangat brilian dari robben itu tercipta pada menit k-72 tepat 1 menit setelah gol henry.. Belanda 3 Prancis 1
Pertandingan sudah menyisakan 15 menit lagi,prancis tambah giat menekan dan belandapun tak mau kalah tapi sayang belum mampu mengubah skor yg masih tetap 3-1 hingga menit ke-85..Kali ini prancis mulai rutin menyerang,sadar akan defisit gol mereka terus menerus menekan belanda dari segala sisi.. Belanda mampu mencuri kesempatan melalui arjen robben tapi sayang tembakannya masih melebar di sisi kiri gawang coupet.. Hingga memasuki masa injury time skor belum berubah 3-1…
2 menit injury time menjadi masa indah buat belanda karena mereka mampu mencuri gol melalui wesley sneijder melalui serangan balik cepat yang di bangun nistelrooy, van persie kemudian sneijder dengan aksi individunya menembak bola dan GOOOAAAALLLL !!!
Belanda 4 Prancis 1
gol tercipta kemudian peluit tanda usainya pertandinganpun di bunyikan wasit.. Skuad belanda bersuka, tapi penggawa prancis berduka...
Tarisman
14 June 2008, 18:42
sejarah membuktikan italia pernah tidak lolos dari grup euro 96, juga di euro 2004 lalu.
sejarah mungkin berulaaaang :mama:
Tarisman
14 June 2008, 18:44
sekali-kali napa seh harus raksasa aja yang menang...kasih deh ama porto or swedia or turki yang kagak pernah dapat euro cup?
Yunani or Denmark udah memberikan bukti tuh.
setidaknya yang terbaiklah yang menang, kalo yang ,mainnya angin2n jangan harap menang dehh..
bisa c, tapi paling ketepangan :jujur:
Tarisman
14 June 2008, 18:45
kalo yang italia ama rumania ini nih ulasannya versi saya :joget:
tapi jadi kalo gk terlalu bagus maaf y...
ITALIA KORBAN TERANYAR RUMANIA
Italia 1 Rumania 1
Pertandingan dimulai dengan rasa fokus menyelimuti masing-masing tim. Ya,kedua tim harus menang,kalau mau lebih mudah lolos ke babak berikutnya.. Kedua tim memulai babak pertama dengan tampil saling menyerang,tusukan demi tusukan bergantian dilakukan oleh pemain kedua tim.
Sebuah serangan yg di motori perotta hampir saja memberikan gol bagi italia kalo alex delpiero mampu menanduk bola dgn sempurna.. Hingga 10 menit pertama babak ini kedudukan masih tetap 0-0..
Lagi lagi italia kembali menekan,kali ini di motori camoranesi di sisi kanan pertahanan rumania dia mengecoh beberapa pemain rumania sebelum akhirnya mengoper bola ke delpiero tapi sayang delpiero belum mampu mengeksekusi dengan benar dan golpun masih belum terjadi,kali ini rumania yang menekan hampir saja mutu berhasil membobol gawang gigi buffon tapi lagi lagi mampu di blok pertahanan italia.
Sebuah tendangan bebas dari tamas hampir saja membobol gawang italia untuk ke empat kalinya di ajang euro ini kalau bola hasil sepakannya tidak membentur tiang gawang.. Kedudukan masih bertahan hingga 25 menit babak pertama.
Lagi lagi alex delpiero hampir saja membobol gawang yang di jaga lobont kalau saja dia mampu menanduk dengan sempurna. Rumania balik menekan tapi sayang sekali tembakan keras Rat masih melebar di sisi tiang gawang gigi buffon. 30 menit pertandingan berlangsung rumania unggul shot on goal tapi italia unggul di penguasaan bola,61% italia dan 39% rumania,cukup dominan..
Di Saat pertandingan masih 15 menit lagi delpiero mendapat kesempatan mengambil tendangan free kick tapi belum mampu dia eksekusi dengan baik dan bola hanya meluncur deras diatas mistar gawang lobont.. Disisa siss babak pertama ini lobont menunjukan keperkasaannya,beberapa peluang emas italia yg sudah 90% gol di pupuskannya bertubi-tubi.
Sisa-sisa babak pertama ini memang benar-benar menjadi milik italia,ini terlihat jelas dari bola yang disarangkan toni yang tak mampu di tahan lobont tapi sayang 3 pemain italia telah terjebak offside terlebih dahulu sehingga belum ada gol yg terjadi dan kedudukan 0-0 masih bertahan hingga turun minum..
Babak kedua dimulai dan rumania langsung menekan,tapi italia sudah membaca apa yg rumania ingin lakukan dan masih missed untuk rumania. Kali ini italia menekan,diawali grosso diri sisi kanan pertahanan rumania membawa bola dan mengeco tapi hanya mampu menghasilkan corner buat italia.
Italia menekan dan rumania mementahkan,kedudukan masih brtahan hingga 10 menit babak kedua telah berlalu.. Sekarang balik rumania menekan tapi tusukan mutu masih mentah di dekapan kiper buffon..
Lagi lagi rumania menekan,diawali tendangan freekick di sisi kanan rumania sang eksekutorpn langsung menembak jauh bola menuju ke mutu,hanya ada mutu dan zambrotta disana,zambrotta yang menerima bola langsung menahan bola dengan kepala dan hendak di arahkan ke buffon tapi malang melanda italia,mutu yang ada di hadapan zambrotta dengan licik mengejar bola dan bola didapatkan dan di tembak ke gawang tanpa mampu di halau kiper buffon dan GOOAAAAAALLL!!!
Mutu memanfaatkan kasalahan zambrotta dan mengejutkan public italia.. Rumania 1 italia 0
gol rumania seakan membangunkan italia dari tidurnya dan mampu langsung bereaksi,italia balik menekan dan hanya menghasilkan corner saja. Corner di ambil Daniel De Rossi 1 menit berselang dari gol rumania, bola di lepaskan menuju chiellini dan di arahkan chiellini ke panucci yang tepat berada di mulut gawang,dengan mudah panucci pun menceploskan bola yang hanya mampu di lihat lobont tanpa mampu melakukan apa apa dan GOOOAAAAALLL !!! untuk italia 1 menit berselang dari gol rumania,dan skrang rumania 1 italia 1
60 menit pertandingan telah berlalu, italia dan rumania rutin bergantian saling menekan.. Toni beberapa kali mengejutkan lobont dan niculae pun tak mau kalah dengan aksinya yg hampir membuat buffon takluk.. DDR hampir saja membuat gol untuk italia jika saja tandukan kerja samanya dengan toni tak mampu di selamatkan lobont kiper rumania..
Kedudukan masih 1 sama setelah pentandingan sudah menghabiskan 75 menit.. Italia yang butuh kemenangan pada laga ini terus menerus menekan, tapi keperkasaan pertahanan dan kiper rumania memaksa italia untuk terus bersabar..
Balik Rumania menekan tapi bola masih mampu di buang oleh DDR. Mutu hampir saja benar benar menjadi mimpi buruk italia,berawal dari sebuah insiden kecil yg terjadi antara panucci dan niculae di kotak terlarang italia pada saat corner untuk rumania sehingga wasit harus memberikan pinalti yang sangat menakutkan skuad gli azurri..
Beruntunglah italia memiliki buffon,dia menggagalkan bola pinalti sepakan mutu yg sudah 90% menjadi gol.. Buffon senang dan mutu meradang. Skor 1-1 masih bertahan hingga 85 menit pertandingan ini.. Kedua tim saling menekan tapi masih mampu di gagalkan oleh pertahanan masing masing tim..
Hingga masa masa injury time skor tetap bertahan 1-1..
Italia masih belum mampu memberikan tekanan berarti dan rumania harus puas dengan tusukan tusukan yang mampu di gagalkan kiper italia buffon,dan skor 1-1 memaksa italia dan rumania harus puas bermain imbang hingga wasit meniupkan peluit tanda pertandingan berakhir...
Rumania 1 Italia 1..
Berarti jalan semakin terjal buat italia dan rumania untuk lolos dari fase grup ini..
Tarisman
14 June 2008, 19:12
Italia Kritik Kepemimpinan Wasit
okezone.com
Italia bermain 1-1 melawan Rumania di laga kedua Grup C Euro 2008. Dalam pertandingan itu, kubu Azzurri menyalahkan kepemimpinan wasit yang merugikan mereka.Salah satunya dialami Penyerang Timnas Italia Luca Toni. Betapa tidak, Toni kesal karena wasit Tom Ovrebo menganulir golnya. Bukan itu saja, wasit juga memberikan hadiah penalti Cuma-Cuma kepada Rumania.
Bermaterikan pemain kelas dunia, Italia gagal memetik kemenangan dan hanya mampu bermain imbang. Padahal, dalam pertandingan itu Italia harus mampu memetik poin penuh jika ingin ada garansi lolos ke perempat final.
"Sebenarnya, kami bermain lebih baik bermain dengan Rumania, tapi sedikit kurang beruntung," jelas Toni kepada Corriere Dello Sport, Sabtu (14/6/2008).
"Pada saat terjadi penalti, wasit tidak memberikan alasan. Untungnya, Buffon menyelamatkan tendangan penalti itu, terimakasih Buffon," tambah bomber Bayern Munich itu.
Sebelumnya, Presiden Federsi Sepakbola Italia (FIGC) Giancarlo Abete juga mempertanakan kepemimpinan wasit dari Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) itu, yang menganulir gol Toni di masa injury time babak pertama.
***********************
kalo uda gitu y uda gtu aja mas mas... hasilnya ttep gk kn berubah kn ???
coba tiru tuh si Loew yang ttep fairplay tanpa mau mengkambing hitamkan siapa dan siapa walau timnya kalah !!!
Tarisman
14 June 2008, 19:13
Belanda Luar Biasa
okezone.com
Belanda tampil luar biasa. Selain menang 4-1 dari Prancis, The Oranje lolos ke babak perempatfinal Euro 2008 menjadi juara Grup C, di Stadion Stade de Suissse, The Orange juga memberi Italia peluang lolos, Sabtu (14/6/2008).
Tampil di hadapan sebagian besar pendukungnya, Belanda yang terakhir meraih gelar Eropa pada 1988 bermain sesuai ekspektasi banyak kalangan.
Bermain dengan pola 4-2-3-1 yang berbeda kala bentrok dengan Italia, anak asuh Marco van Basten kembali memberikan kejutan buat anak buah Raymond Domenech.
Lini tengah Belanda yang digawangi Wesley Sneijder, dan Rafel van der Vaart bermain taktis. Meski begitu, Prancis yang di laga awal Grup C bermain imbang dengan Rumania juga tak kalah beraksi.
Permainan anak asuh Domenech meningkat tajam selepas 20 menit babak pertama. Serangan-serangan yang dibangun Franck Ribery, Frank Malouda, dan Thierry Henry yang tampil perdana cukup merepotkan barisan pertahanan Belanda.
Tapi, skuad Kincir Angin yang justru mencuri poin lebih dulu. Lewat tendangan pojok yang diambil van der Vaart, striker Liverpool Dirk Kuyt mampu menjebol gawang kiper Prancis Gregory Coupet lewat sundulannya pada menit ke-10.
Gawang Coupet kembali kebobolan lewat gol yang dikemas Robin van persie pada menit ke-60. Persie yang menggantikan Dirk Kuyt, mampu mengemas gol kedua bagi Oranje hanya dalam waktu llima menit, hasil umpan Arjen Robben.
Prancis sempat memperkecil kekalahan lewat gol yang dicetak Henry, yang mendapat umpan Willy Sagnol, pada menit ke-71.
Tapi, Belanda memang luar biasa kali ini. Tim itu menutup kemenangan lewat gol-gol yang dikemas Robben pada menit ke-72, sementara Wesley Sneijder, menutup kemenangan Prancis pada injury time.
Menang dua kali Belanda mengumpulkan nilai penuh 6. The Orange berhak lolos ke babak perempatfinal dengan predikat jawara grup. Sebaliknya Rumania, Prancis, dan Italia berebut satu tiket tersisa.
Sebenarnya, Rumania bisa lolos ke babak perempatfinal dengan bermain imbang melawan Belanda. Syaratnya, Prancis melawan Italia juga harus bermain imbang.
Sementara itu, Prancis atau Italia harus saling membunuh untuk berebut satu tiket tersisa. Dengan syarat lain, Belanda juga menghajar Rumania di laga tersisa.
Tarisman
14 June 2008, 19:15
Domenech Merasa Dicurangi Wasit
okezone.com
Prancis memang harus menerima kekalahan 4-1 dari Belanda, pada lanjutan laga Grup C. Tapi arsitek Les Bleus Raymond Domenech menyatakan bahwa timnya seharusnya mendapatkan hadiah penalti.
Hasil itu membuat peluang Prancis lolos ke babak perempatfinal semakin sulit.
Prancis belum pernah mengalami kekalahan memalukan seperti ini. Terakhir Les Blues kalah 5-2, ketika Brasil menundukkan mereka pada ajang Piala Dunia 1958.
Menujrut Domenech seharusnya Thierry Henry dihadiahi penalti wasit asal lJerman Herbert Fandel, ketika dilanggar bek Belanda Andre Oojer pada menit ke-48.
"Kami dicurangi wasit. Sayang kami tidak bisa mendapat tayangan ulang video pertandingan. Oojer jelas melanggar Henry," kecam Domenech, seperti dikutip AP, Sabtu (14//6/2008).
***********************
ini satu lagi nih... aduh pelatih pelatih kenapa sih menyalahkan wasit melulu, ntar kalo wasitnya kesal bisa dicurangi bneran nih !!!
Tarisman
14 June 2008, 19:15
Piturca Anggap Italia Beruntung
okezone.com
Sikap tidak bersahabat dilancarkan pelatih Rumania Victor Piturca. Menurutnya Azzurri beruntung masih mempunyai peluang untuk lolos ke babak perempatfinal, setelah bermain imbang 1-1 dengan timnya.
"Italia beruntung masih mempunyai peluang. Mungkin Mutu sedikit gelisah mengambil tendangan penalti yang dijaga Gianluigi Buffon, yang notabene adalah kiper kelas dunia," ketus Piturca, seperti dilansir Teamtalk, Sabtu (14/6/2008).
"Tapi kejadian ini seringkali terjadi. Bukan kali pertama tendangan penalti seorang pemain mampu diblok kiper," lanjutnya.
Piturca memang tidak mempermasalahkan kegagalan Mutu. Yang lebih memukulnya adalah ketika Panucci menyamakan kedudukan 1-1.
"Saya marah ketika Panucci mampu menyamakan kedudukan," tegas Piturca.
Di atas semuanya Piturca puas Rumania tak terkalahkan di Grup C.
"Ini merupakan hasil yang baik yang bisa diperoleh Rumania. Kami sempat bermain dengan juara dunia 2006 dan melawan runner up Piala Dunia 2006. Kami masih mempunyai peluang lolos ke babak perempatfinal," bangga Piturca.
Tarisman
14 June 2008, 19:16
Van Nistelrooy: Sulit Dipercaya
okezone.com
Timnas Belanda datang ke turnamen Euro 2008 dengan bermain secara mengejutkan. The Oranje finis di urutan pertama Grup C, di atas Rumania.Penampilan Belanda selama turnamen ini memang luar biasa. Selain menghajar Italia 3-0, tim asuhan Marco van Basten itu juga menggasak Prancis 4-1.
Banyak orang yang tidak mempercaia prestasi yang diraih Belanda itu. Salah satunya adalah bomber The Oranje, Ruud van Nistelrooy.
"Kami masih berusaha menegakan kepala kami. Kami sama sekali tidak mengharapkan hal ini terjadi. Pasalnya, kami tidak menampilkan permainan terbaik sebelum turnamen," beber Van Nistelrooy.
"Kini, semua seperti berjalan dengan sendirinya, kepercayaan diri dengan membumbung tim kami. Kami menampilkan permainan yang sangat berbeda," lanjut bomber milik Real Madrid itu.
"Semangat tim ini sangat bagus. Saya memang pernah berada di tim ini sebelumnya. Tapi, skuad ini memang yang terbaik yang pernah saya mainkan," pungkasnya kepada BBC Sport.
Hasil dua kemenangan itu, maka Van Nistelrooy dkk berada di puncak klasemen Grup C dengan nilai sempurna enam. Belanda akan melawanRumania di partai terakhir.
Tarisman
14 June 2008, 19:16
Van Basten Bidik Sapu Bersih
okezone.com
Timnas Belanda secara mengejutkan menghajar dua tim kuat, Belanda dan Italia di dua laga awal Grup C. Kini, The Oranje mencoba menjadikan Rumania korban ketiga, dengan meraih poin penuh di turnamen Euro 2008 kali ini.Belanda melanjutkan permainan mengejutkan. Setelah Italia dihajar 3-0, giliran Prancis yang dipermak 4-1 dalam duel di Stade de Suisse, Sabtu (14/6/2008) dini hari WIB.
"Saya sulit mempercayai hasil ini. Yang jelas, saya senang kami dapat memetik poin penuh dan membuat kami lolos ke babak prempat final," jelas Van Basten.
"Menjadi nomor satu di Grup kami sangat positif sekali. Tapi, pemain kami melakukan semua ini untuk fans kami," lanjut mantan bintang AC Milan itu.
Rumania akan menjadi lawan terakhir Belanda. Van Basten mengisyaratkan meraih poin penuh dari pertandingan ini.
"Hasil pertandingan terakhir melawan Rumania memang tidak terlalu penting. Tapi, kami akan mencoba mencetak gol dan melihat apa yang terjadi," pungkasnya kepada Goal.
Tarisman
14 June 2008, 19:17
Rumania Bidik Tiket Perempatfinal
okezone.com
Setelah menahan imbang tim-tim raksasa seperti Prancis dan Italia, timnas Rumania optimis mampu lolos ke perempat final dari Grup C. Pertarungan di Grup C memang sulit ditebak. Hanya timnas Belanda yang sudah dipastikan lolos ke perempatfinal, setelah memetik kemenangan menghadapi Prancis.
Namun untuk Italia, Prancis dan Rumania masih sama-sama mempunyai kesempatan untuk lolos ke babak selanjutnya.
"Kami akam tampil habis-habisan saat menghadapi Belanda nanti dalam pertemuan terakhir di Grup C," tegas pemain Rumania Christian Chivu.
"Saya rasa kami dengan Italia dan Prancis mempunyai peluang yang sama," tandas pemain Inter Milan itu seperti dilansir dari Goal, Sabtu (14/6/2008).
Pada pertandingan selanjutnya, Rumania akan menghadapi Belanda. Sedangkan Prancis akan menghadapi Italia.
Rumania berkesempatan lolos, jika mampu mengalahkan Belanda atau menahan imbang. Dengan catatan Prancis dan Italia bermain seri.
Tarisman
14 June 2008, 19:18
Alasan Van Basten Masukkan Robben
okezone.com
Hasil positif yang dipetik timnas Belanda tak lepas dari strategi yang diterapkan Marco van Basten. Buktinya, hasil dari racikan sang pelatih itu Belanda mampu menaklukkan Italia dan Prancis.Untuk memenangkan pertandingan melawan Prancis, Van Basten mengungkapkan alasannya kenapa pada paruh pertandingan dirinya memasukkan Arjen Robben and Robin van Persie.
Sebenarnya, di babak pertama, Belanda telah unggul 1-0 terlebih dahulu melalui gol Dick Kuyt. Namun, permainan The Oranje terlihat semakin menggila setelah kedua pemain tersebut dimasukkan.
Serangan Belanda dari sayap kiri dan kanan lebih hidup. Kemampuan individu dan umpan matang yang dimainkan Robben membuahkan hasil, untuk gol sontekan van Persie pada babak kedua.
"Dengan dimasukkannya Robben and van Persie, kedua pemain itu dapat bergerak dan membuka serangan bagi tim. Saya sangat senang. Dengan mengalahkan Italia 3-0 dan kemudian mengalahkan Prancis 4-1," tegas mantan bintang AC Milan itu seperti dilansir dari Yahoosports, Sabtu (14/6/2008).
"Dan kami memulai pertandingan dengan baik lewat gol tendangan pojok. Kemudian setelah kami memimpin, Prancis terus melakukan tekananan ke pertahanan kami, dan itu sangat sulit," terang pelatih asal Belanda.
Meski mendapatkan tekanan dari Prancis. Baik lini tengah atau belakang Belanda, tetap rapi. Ini dibuktikan Prancis hanya mampu menjebol satu gol ke gawang Edwin van der Sar.
"Kemudian Robben masuk pada babak kedua dan itu sangat membantu tim. Kami sering menciptakan kesemptan. Sedangkan Prancis juga melakukan serangan lewat (Nicolas) Anelka dan (Bafetimbi) Gomes. Tapi, kami lebih beruntung menciptakan gol lewat serangan balik," tandasnya.
angkizz
14 June 2008, 20:33
Satu kata untuk timnas Belanda..."WOW !!!"
lini tengah Belanda sangat superior,lawan Prancis tadi malam.
avierre
14 June 2008, 20:55
Udah ga bisa post lagi . . . Udah diselesaikan oleh bro taris . .. :mewek:
biruhati
14 June 2008, 22:16
Yah, pemain2 Italia terlalu jumawa karena kesuksesan mereka akhir2 ini termasuk keberhasilan Milan juara UCL. Akibatnya mereka terlalu Pe-De dan meremehkan lawan. Toni harus diganti Borriello di matchday 3 karena udah mentok. Terlalu sering menjatuhkan diri tuh.
Sebaliknya, permainan Rumania semalam cukup taktis dan tenang baik ketika bertahan maupun menyerang lewat permainan dari kaki ke kaki dikombinasikan dengan sprint dan umpan panjang. Sementara Italia terlalu monoton dengan melulu lewat sayap.
Siregar
14 June 2008, 22:20
Udah ga bisa post lagi . . . Udah diselesaikan oleh bro taris . .. :mewek:
Brotas menggring bola dari lapangan tengah setelah menyambut umpan bek langasung menuju gawang lawan dan GOAAAAAAAAAAAAAAALLLL!!!! :D
Tarisman
14 June 2008, 22:20
Yah, pemain2 Italia terlalu jumawa karena kesuksesan mereka akhir2 ini termasuk keberhasilan Milan juara UCL. Akibatnya mereka terlalu Pe-De dan meremehkan lawan. Toni harus diganti Borriello di matchday 3 karena udah mentok. Terlalu sering menjatuhkan diri tuh.
Sebaliknya, permainan Rumania semalam cukup taktis dan tenang baik ketika bertahan maupun menyerang lewat permainan dari kaki ke kaki dikombinasikan dengan sprint dan umpan panjang. Sementara Italia terlalu monoton dengan melulu lewat sayap.
italia memang harus banyak belajar lagi bro, ,moga aja 2 matchday awal bisa memberikan pelajaran yang sangat penting buat timnas azzurri :mewek:
biruhati
14 June 2008, 22:20
Belanda emang luarrrr biasa. Gol-gol yang diciptakan pun termasuk berkelas tinggi dan terancang secara baik.
Tarisman
14 June 2008, 22:23
Brotas menggring bola dari lapangan tengah setelah menyambut umpan bek langasung menuju gawang lawan dan GOAAAAAAAAAAAAAAALLLL!!!! :D
kalo ada kesempatan bagus untuk membobol gawang lawan dan peluang uda sangat mungkin kenapa harus mengoper lagi ??? :mewek:
adanya malah kawan yang dioper tidak mampu memaksimalkan operan dan golpun sirnah karena lebih percaya kawan dari diri sendiri :kucing:
Tarisman
14 June 2008, 22:25
Belanda emang luarrrr biasa. Gol-gol yang diciptakan pun termasuk berkelas tinggi dan terancang secara baik.
sebagian besar gol belanda tercipta oleh permaianan apik sesama tim..
dengan kata lain KOMPAK !!!
Siregar
14 June 2008, 22:26
Hehe setuju sih kompak, cuman kok ngebalas postingan sendiri bro tar? Ga ada lawan ya? Sini deh kita lawan2nan demi menggas setoran. :D
hehehe
Tarisman
14 June 2008, 22:34
Hehe setuju sih kompak, cuman kok ngebalas postingan sendiri bro tar? Ga ada lawan ya? Sini deh kita lawan2nan demi menggas setoran. :D
hehehe
salah quote bro... :histeria:
maksudnya tadi mau punya si biruhati eh salah klik... :welcome:
kebawa SEMANGAT SIH....
Tarisman
14 June 2008, 22:53
MALAM INI !!!
SWEDIA :panda: V SPANYOL :panda:
YUNANI :nyerah:V RUSIA :panda:
GIMANA ULASANNYA DARI SUDUT PANDANG TEMEN TEMEN SEMUA ???
ASYIK ???
Siregar
15 June 2008, 02:34
Aku tebak, spanyol menang, tapi ga telak bgt. 2-1 lah. pencetak gol :tores, villa (wajarlah striker). Bisa jadi gol kemenangan dicetak di injury time.
avierre
15 June 2008, 08:16
Yunani dipastikan gagal mempertahankan trofi juara. Yunani dibekuk Rusia 1-0 (1-0). Gol semata wayang di EM Stadion Wals-Seizenheim, Salzburg, Austria, dibukukan oleh Konstantin Zyryanov. Selain memulangkan Yunani lebih cepat, kemenangan itu membuka peluang Rusia menemani Spanyol ke perempat final.
Kick-off babak pertama, Rusia mengambil inisiatif serangan dan permainan berjalan dalam tempo cepat. Rusia mulai menebar ancaman melalui tendangan melengkung Roman Pavlyuchenko yang secara brilian berhasil diselamatkan oleh penjaga gawang Yunani, Antonis Nikopolidis. Beberapa detik kemudian tembakan voli kaki kiri Yuri Zhirkov melenceng.
Menit ke-20 tendangan bebas dari sisi kanan pertahanan Rusia yang gagal disundul Angelos Charisteas tapi bola nyaris dilesakkan Igor Semshov ke gawang sendiri. Di saat Yunani perlahan mengimbangi serangan, gawang mereka kebobolan pada menit ke-33. Adalah Konstantin Zyryanov yang menyeploskan bola memanfaatkan umpan over-head Sergei Semak di sisi kanan kotak penalti.
Gol itu juga tidak terlepas dari keputusan Nikopolidis yang meninggalkan gawang untuk menutup ruang tembak Semak. Kepercayaan diri pemain Rusia terdongkrak. Yunani mencoba membalikkan alur serangan, tapi berhasil diredam melalui serangan balik berbahaya. Menjelang babak pertama usai Yunani memburu gol balasan dan tidak berhasil.
Babak kedua berjalan, Yunani menggebrak. Charisteas yang memilik peluang menyia-nyiakan untuk memberi kejutan selepas turun minum. Yunani aktif keluar menyerang, tapi tim asuhan Guus Hiddink membuat ketar-ketir lawan melalui serangan balik berbahaya. Menit ke-57 sodoran Pavlyuchenko tidak tidak juga menambah keunggulan. Tendangan voli Biltyaletdinov melebar di sisi kiri gawang.
Yunani yang wajib meraih kemenangan keluar merangsek pertahanan lawan. Pelatih Yunani, Otto Rehhagel menambah daya gedor dengan mamasukkan Fanis Gekas. Tendangan Bilyaletdinov yang bermain di sayap kiri, kali ini diblok oleh Traianos Dellas. Tendangan kaki kiri Pavlyuchenko di sisi kiri ditepis Nikopolidis. Peluang Yunani melalui sundulan Charisteas mudah saja diamankan Igor Akinfeev.
Di masa injury time Pavlyuchenko untuk kesekian kali membuang peluang. Sampai wasit Roberto Rosetti meniup peluit panjang kedudukan 1-0 tidak juga berubah. Hasil pertandingan tersebut membawa Spanyol keluar sebagai juara grup.
avierre
15 June 2008, 08:17
Spanyol sebagai tim keempat yang memastika diri tampil di babak perempat final Euro 2008. Kepastian diperoleh setelah La Furia Roja menggebuk Swedia dalam partai yang berakhir dramatis dengan kedudukan 2-1 (1-1).
Pahlawan kemenangan tidak lain dan tidak bukan adalah David Villa lewat golnya menjelang peluit akhir. Hasil tersebut membuat Spanyol memimpin Grup D dengan koleksi enam poin dari dua pertandingan. Sedangkan bagi Swedia langkah mereka ditunda sampai partai pamungkas Rabu, 18 Juni.
Babak pertama dimulai kedua kesebelasan menampilkan permainan terbuka. Spanyol membuka skor pada menit ke-15. Naluri membunuh diperlihatkan Fernando Torres ketika menyontek umpan David Silva. Kiper Swedia, Anders Isaksson terkecoh dan Spanyol memimpin 1-0. Swedia tersentak dan nyaris memperoleh gol balasan satu menit kemudian melalui serbuan John Elmander yang tendangannya menerpa jala samping.
Henrik Larsson membuang peluang di menit ke-22 saat menerima umpan Zlatan Ibrahimovic, sebelum akhirnya mencetak gol balasan di menit ke-34. Menerima umpan dari silang Fredrik Stoor, Ibrahimovic mampu mengelak dari penjagaan Sergio Ramos. Tendangan kaki kanan Ibrahimovic tidak mampu dihentikan kiper Iker Casillas. Menit ke-24, Spanyol harus kehilangan Carles Puyol akibat mengalami cedera telapak kaki.
Spanyol menekan dan David Villa yang sebelumnya mencetak hat-trick menebar teror dengan tendangan voli yang tepat mengarah ke Isaksson. Di detik-detik akhir babak pertama Spanyol mengklaim penalti setelah Silva ditabrak Elmander dari belakang. Namun wasit Pieter Vink tidak menggubris.
Babak kedua dimulai pelatih Swedia, Lars Lagerback menarik keluar Ibrahimovic untuk digantikan markus Rosenberg. Keputusan ini membuat daya serang mereka mengendur. Tidak beberapa saat Luis Aragones mengambil tindakan serupa dengan Lagerback. Aragones menarik Xavi dan Andres Iniesta guna memberi tempat untuk Cesc Fabregas dan Santi Cazorla.
Menit ke-63 gawang Swedia dibombardir. Penyelamatan gemilang dilakukan Isaksson terhadap tendangan Silva dan Villa. Sedangkan bola liar yang ditendang Torres diblok oleh defender lawan. Meski saling serang, kedua kesebelasan tidak mampu menjaga irama permainan di paro kedua. Hal itu membuat tidak ada peluang berbahaya. Di saat kedudukan sepertinya bakal berakhir seri, Villa menggeliat.
Dua menit memasuki masa injury time, Villa memastikan Spanyol ke perempat final. Dengan tenang Villa menyongsong umpan jauh Capdevila untuk melewati Petter Hansson sebelum menundukkan Isaksson lewat penempatan bola ke tiang jauh. Gol keempat Villa dari dua pertandingan dan membuat El Guaje--julukan Villa--memimpin daftar top skorer.
biruhati
15 June 2008, 09:30
Aku tebak, spanyol menang, tapi ga telak bgt. 2-1 lah. pencetak gol :tores, villa (wajarlah striker). Bisa jadi gol kemenangan dicetak di injury time.
Gile, tebakannya jitu banget!!!
avierre
15 June 2008, 09:42
Aku tebak, spanyol menang, tapi ga telak bgt. 2-1 lah. pencetak gol :tores, villa (wajarlah striker). Bisa jadi gol kemenangan dicetak di injury time.
Bro siregar punya ilmu terawangan nih
(=bisa melihat masa depan ato masa lalu)
Pas banget yak tebakannya . . . :sujud:
Mirjalovic
15 June 2008, 09:55
ampun dj...................................:bengep:
biruhati
15 June 2008, 09:59
Mirja, belajar tuh sama bro siregar urusan terawang menerawang...hehehe...
Mirjalovic
15 June 2008, 10:04
dah hampir bener
meleset 1 gol :mama:
congratz untuk spanyol
walaupun puyol dah ditarik kluar,masih mampu bertahan dengan luamayan
avierre
15 June 2008, 10:07
Buntut dari kemenangan Spanyol, dikabarkan ada tiga pemain kunci mereka yang cidera, yaitu Puyol, Xavi dan David Villa . . .
:bengep:
Tarisman
15 June 2008, 10:58
Aku tebak, spanyol menang, tapi ga telak bgt. 2-1 lah. pencetak gol :tores, villa (wajarlah striker). Bisa jadi gol kemenangan dicetak di injury time.
coba diliat waktu postingannya... bukannya nge-postnya uda lwat dari pertandingan selesai..:ngakak:
Tarisman
15 June 2008, 11:00
Mirja, belajar tuh sama bro siregar urusan terawang menerawang...hehehe...
kalo nebak setelah pertandingan selesai aku juga bisa :cape:
Tarisman
15 June 2008, 11:02
Buntut dari kemenangan Spanyol, dikabarkan ada tiga pemain kunci mereka yang cidera, yaitu Puyol, Xavi dan David Villa . . .
:bengep:
sangat disayangkan.. mengingat jalan mereka masih panjang ke depan jadi setidaknya cidera pemain bisa menjadi kerugian besar..:shock:
avierre
15 June 2008, 11:12
kalo nebak setelah pertandingan selesai aku juga bisa :cape:
Oia ya . . . Wah kok ga liat ya aku tadi . . .
Tarisman
15 June 2008, 11:15
Oia ya . . . Wah kok ga liat ya aku tadi . . .
teliti sebelum membeli bro :jempol:
avierre
15 June 2008, 11:17
teliti sebelum membeli bro :jempol:
Saran yang bagus . . . Laen kali ane melek dulu sebelum beli . . . Maklum, baru bangun tidur . . . :kekeke:
Tarisman
15 June 2008, 11:25
Saran yang bagus . . . Laen kali ane melek dulu sebelum beli . . . Maklum, baru bangun tidur . . . :kekeke:
betul bro... jdi pada malu sendirikn :kekeke:
Tarisman
15 June 2008, 13:55
Man Of the Match
versi okezone.com
Roman 'Motor' Pavluchenko
sepakbola dunia mungkin masih asing dengan nama Roman Pavluchenko. Tapi, buat Guus Hiddink keberadaan penyerang Spartak Moskow itu sangat vital bagi Rusia.
Rusia akan bermain seperti sayur tanpa garam tanpa keberadaan Pavluchenko. Buktinya Timnas selalu memakainya sejak 2005. Ketika Hiddink resmi menangani tim, pelatih Belanda itu juga tak kuasa untuk tidak memanggil pemain yang sempat mencetak gol ke gawang Inggris, pada Kualifikasi Euro 2008 bergabung dengan tim.
Taji pemain berpostur 188 sentimeter itu semakin diasahnya di pentas Euro 2008. Meski Rusia dipermalukan Spanyol, Pavluchenko mampu mencetak gol untuk memperkecil kekalahan.
Performanya semakin menggila ketika menemani Rusia bentrok dengan juara bertahan Euro 2008, Yunani. Meski tidak mencetak gol, pemain bernama tenfgah Anatolevich tersebut mampu menjadi inspirator serangan kea rah pertahanan Yunani.
Beberapa kali dia mampu memberikan sengatan kepada kiper Yunani, Antonis Nikopolidis. Pada laga itu dia akhirnya membantu Rusia memperbesar peluang untuk lolos ke babak perempatfinal.
Rusia terakhir akan meladeni permainan Swedia, pada laga akhir Grup D. Hiddink pasti tak ingin kehilangan Pavluchenko, yang akan kembali memimpin lini serangan timnya. Bukan mustahil pemain yang memulai kariernya bersama Dynamo Stavropol tersebut kembali memberikan gol-gol indahnya buat tim dan meloloskan Rusia ke babak perempatfinal Euro 2008.
Tarisman
15 June 2008, 13:56
Man Of the Match
versi okezone.com
Villa, Matador Paling Subur
Jika ada pemain paling subur di ajang Euro 2008 kali ini, David Villa adalah nama pemain tersebut. Ya, striker Spanyol ini sudah mencetak empat gol dari dua laga di babak penyisihan Grup B.
Tiga gol dilesakannya pada laga pertama melawan Rusia. Villa menjadi pemain pertama yang mencetak hattrick. Satu gol lagi dibuatnya melawan Swedia. Gol ini menjadi penentu keberhasilan Spanyol melaju ke babak perempat final.
Prestasi Villa di level klub, memang tidak sementereng di timnas. Musim lalu Valencia gagal bersinar, tapi itu tidak menghalangi pelatih Luis Aragones untuk tetap memanggilnya, menggantikan posisi Raul Gonzalez.
Penunjukan ini langsung dibayar lunas oleh Villa. Empat golnya menjadi bukti jika Villa adalah Matador paling subur di pentas Euro kali ini. Duetnya dengan Torres pun menjadi salah satu duet yang ditakuti pertahanan lawan.
Satu gol ke gawang Swedia, juga menjadi bukti jika pemain 26 tahun ini memiliki kemampuan lebih sebagai seorang bomber. Umpan jauh Joan Capdevila, bisa dijangkau Villa. Dengan tenang ia melewati Petter Hansson, sebelum melepaskan tendangan terarah dan menaklukan Anderas Isaksson.
Langkah Spanyol untuk bisa melaju ke babak final atau mungkin tangga juara masih panjang. Tapi, El Guaje akan tetap menjadi pilihan pertama pelatih Aragones sebagai tumpuan dalam mencetak gol. Mampukah Villa menambah pundi-pundi golnya dan mengantarkan Tim Matador ke tempat terhormat?
biruhati
15 June 2008, 16:12
Malam ini:
TURKI vs CEKO
SWISS vs PORTUGAL
Siregar
15 June 2008, 16:15
Wakakakaka buset dah. Umpan gw banyak yg kena.
Wakakaka ampun teman2 semua. Cuman sekdar pengen cari ketawa pas buat itu postingan. Beuhh... bro tarisman curang, harusnya pura2 diiyakan aja. hehehehehe
biruhati
15 June 2008, 16:17
coba diliat waktu postingannya... bukannya nge-postnya uda lwat dari pertandingan selesai..:ngakak:
ooo gitu tho...ternyata...
Siregar
15 June 2008, 16:22
Mo ngabsen yg kena, minta jatah upeti. Hehehehe.
maaf ya bro biruhati,avierre, mirja khususnya bro biruhati yg ame nyaranin mirja segala. hehehe.
Untung ga ada bata merah disini. Kalau ga, bisa2 buka toko bangunan gw!! hehehe
avierre
15 June 2008, 23:06
Mo ngabsen yg kena, minta jatah upeti. Hehehehe.
maaf ya bro biruhati,avierre, mirja khususnya bro biruhati yg ame nyaranin mirja segala. hehehe.
Untung ga ada bata merah disini. Kalau ga, bisa2 buka toko bangunan gw!! hehehe
Sebagai upahnya mohon kirim upeti . . . :kekeke:
hitam-biru
15 June 2008, 23:23
Mo ngabsen yg kena, minta jatah upeti. Hehehehe.
maaf ya bro biruhati,avierre, mirja khususnya bro biruhati yg ame nyaranin mirja segala. hehehe.
Untung ga ada bata merah disini. Kalau ga, bisa2 buka toko bangunan gw!! hehehe
mirja kena paling telak..! klo di acaranya Rudi Choirudin ".. kemudian hati-nya diiris tipis2 ya bu.." :kekeke:
avierre
15 June 2008, 23:28
Bro siregar gawat neh, yang 'dimaenin' ga tanggung2, asisten wasit bo' . . .
:tembak:
Siregar
16 June 2008, 00:14
hehe kan ga sengaja. namanya naruh umpan, kadang ikan kecil yg makan kadang ikan besar.
hehehe aku benar2 susah berhenti ketawanya. kalo ga ada bro tras, bisa2 aku disangka tetangga gila gara2 ketawa sepanjang hari. hehehe. :kekeke:
hitam-biru
16 June 2008, 07:12
Turki - Ceko 3-2 (A.Turan 75', N.Kahveci 87', N.Kahveci 89'; J.Koller 34', J.Plasil 62')
di babak I Ceko langsung unjuk gigi klo merekalah yang pantas mendampingi Portugal dari Grup A. Libor Sionko dan Jan Koller berkali-kali mengancam gawang Demirel Volkan hingga akhirnya Koller sukses membuka gol setelah pertandingan berlangsung lebih dari setengah jam. Turki sendiri lebih banyak pasif dan terus digempur meski sesekali mampu melepaskan tembakan2 yang tidak berbahaya. hingga akhir babak pertama Ceko tetap unggul 1-0
Turki bangkit di babak II dengan mengambil alih kendali serangan, Tuncay Sanli cs membombardir gawang Petr Cech lewat serangan2 sporadis melalui berbagai sisi lapangan namun sayangnya justru Jaroslav Plasil yang sukses menjebol gawang Turki untuk menggandakan keunggulan timnya menjadi 2-0. Jan Polak juga nyaris membuat Ceko menambah skor seandainya sepakannya tidak menghajar mistar, malah Arda Turan yang beberapa menit kemudian membuat skor menjadi 2-1 sekaligus kembali menghidupkan pertempuran. Turki benar2 bersemangat mencetak gol balasan berikutnya meskipun hingga menit2 akhir serbuan mereka masih belum membuahkan hasil. adalah Nihat Kahveci yang kemudian menjadi pahlawan bagi Turki, hanya beberapa menit menjelang akhir pertandingan dia sukses menyamakan kedudukan memanfaatkan blunder Cech. belum hilang euforia pasukan Fatih Terim, Nihat kembali membuat suporter Turki meledak lewat gol keduanya malam itu setelah lolos dari perangkap offside barisan pertahanan Ceko. sayang kemenangan gemilang Turki sedikit ternoda dengan kartu merah kiper Volkan di injury time. skor akhir 3-2 untuk kemenangan Turki.
man of the match: Nihat Kahveci. meskipun tidak terlalu menonjol di sepanjang babak pertama tapi dialah yang mencetak sepasang gol emas Turki di akhir babak kedua. dia juga yang memotori permainan agresif Turki di babak kedua.
harry15
16 June 2008, 07:32
Turki - Ceko 3-2 (A.Turan 75', N.Kahveci 87', N.Kahveci 89'; J.Koller 34', J.Plasil 62')
di babak I Ceko langsung unjuk gigi klo merekalah yang pantas mendampingi Portugal dari Grup A. Libor Sionko dan Jan Koller berkali-kali mengancam gawang Demirel Volkan hingga akhirnya Koller sukses membuka gol setelah pertandingan berlangsung lebih dari setengah jam. Turki sendiri lebih banyak pasif dan terus digempur meski sesekali mampu melepaskan tembakan2 yang tidak berbahaya. hingga akhir babak pertama Ceko tetap unggul 1-0
Turki bangkit di babak II dengan mengambil alih kendali serangan, Tuncay Sanli cs membombardir gawang Petr Cech lewat serangan2 sporadis melalui berbagai sisi lapangan namun sayangnya justru Jaroslav Plasil yang sukses menjebol gawang Turki untuk menggandakan keunggulan timnya menjadi 2-0. Jan Polak juga nyaris membuat Ceko menambah skor seandainya sepakannya tidak menghajar mistar, malah Arda Turan yang beberapa menit kemudian membuat skor menjadi 2-1 sekaligus kembali menghidupkan pertempuran. Turki benar2 bersemangat mencetak gol balasan berikutnya meskipun hingga menit2 akhir serbuan mereka masih belum membuahkan hasil. adalah Nihat Kahveci yang kemudian menjadi pahlawan bagi Turki, hanya beberapa menit menjelang akhir pertandingan dia sukses menyamakan kedudukan memanfaatkan blunder Cech. belum hilang euforia pasukan Fatih Terim, Nihat kembali membuat suporter Turki meledak lewat gol keduanya malam itu setelah lolos dari perangkap offside barisan pertahanan Ceko. sayang kemenangan gemilang Turki sedikit ternoda dengan kartu merah kiper Volkan di injury time. skor akhir 3-2 untuk kemenangan Turki.
man of the match: Nihat Kahveci. meskipun tidak terlalu menonjol di sepanjang babak pertama tapi dialah yang mencetak sepasang gol emas Turki di akhir babak kedua. dia juga yang memotori permainan agresif Turki di babak kedua.
ini pertandingan seru abis....
puas gw nontonnya.....
aksi si nihat kebunku sangat fantastis.....
semoga Roma membeli pemain ini....
avierre
16 June 2008, 08:35
Co-host Swiss mampu meraih kemenangan pertama dan terakhir di Euro 2008 setelah di laga pamungkas penyisihan Grup A menundukkan Portugal 2-0 (0-0). Hakan Yakin menjadi pahlawan Nati sekaligus memberi kado perpisahan yang manis bagi Jakob Kubi Kuhn.
Meski tanpa diperkuat pemain-pemain intinya, Portugal tetap bukanlah lawan yang mudah ditundukkan. Bahkan, secara umum skuad cadangan Portugal memiliki kualitas yang tidak jauh berbeda dengan skuad inti mereka. Itu sebabnya, boleh dikatakan kalau Swiss berhasil merebut kehormatan dan harga diri mereka lewat kemenangan ini.
Setelah kick off dilangsungkan, inisiatif serangan berada di kubu Portugal. Mereka memperoleh peluang pertama saat pertandingan memasuki menit kedelapan, lewat umpan silang yang dilepaskan Ricardo Quaresma. Sayng sundulan Helder Postiga menyambut crossing tersebut masih melebar. Memasuki menit ke-15, Swiss memperoleh dua peluang melalui Velon Behrami. Peluang pertama didapat ketika sepakannya masih mampu diblok oleh Fernando Meira, lantas sejurus kemudian tembakannya tidak mampu menembus banyaknya pemain yang ada di dalam kotak penalti Portugal.
Swiss kembali memiliki peluang melalui pergerakan Gokhan Inler, namun tembakan Inler masih mampu ditepis Ricardo. Sesat kemudian, justru Inler yang berhasil dipecundangi oleh Nani. Bola sodoran Nani kemudian sampai ke Helder Postiga yang berhasil diblok Senderos.
Menjelang akhir babak pertama, pertandingan berkembang menjadi makin menarik. Berbagai peluang serta kemelut di depan gawang mewarnai waktu tersisa, sayangnya upaya-upaya tersebut belum berbuah maksimal. Babak pertama pun ditutup dengan skor imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Portugal kembali merepotkan barisan pertahanan Swiss. Sebuah crossing yang dilepaskan Quaresma berpeluang mengubah kedudukan, sayang Meireles gagal menjangkau bola tersebut. Di menit ke-53, giliran Nani yang mengancam gawang Swiss. Sangat disayangkan, sepakannya masih membentur mistar.
Gol yang ditunggu-tunggu publik tuan rumah tercipta pada menit ke-71. Diawali dari pergerakan Derdiyok, ia kemudian mengirimkan bola pada Hakan Yakin. Setelah berhasil mengatasi tekanan bek-bek Portugal, Yakin pun melepaskan tendangan melewati sela-sela kaki Ricardo. 1-0, Swiss memimpin.
Swiss memperbesar keunggulan di menit ke-83, lewat titik penalti. Hadiah penalti diberikan wasit karena Tranquillo Barnetta dijatuhkan Fernando Meira di kotak terlarang. Eksekusi Hakan Yakin tidak mampu dibendung Ricardo. Kedudukan pun berubah menjadi 2-0 bagi Swiss yang bertahan sampai akhir permainan.
hitam-biru
16 June 2008, 08:42
^^
sayang karena mainnya bareng saya konsen ke pertandingan Turki - Ceko yang lebih menentukan.. n gak nyesel klo liat hasilnya.
sam-inter
16 June 2008, 08:45
^^
sayang karena mainnya bareng saya konsen ke pertandingan Turki - Ceko yang lebih menentukan.. n gak nyesel klo liat hasilnya.
luar biasa deh...alias banyak kejutan dalam euro kali ini... Met maju Turki.
avierre
16 June 2008, 08:47
^^
sayang karena mainnya bareng saya konsen ke pertandingan Turki - Ceko yang lebih menentukan.. n gak nyesel klo liat hasilnya.
luar biasa deh...alias banyak kejutan dalam euro kali ini... Met maju Turki.
Kalo ampe Turki juara 3 pun aku juga ga akan kaget . . . Selamat buat para pendukung Turki . . .
:jempol:
sam-inter
16 June 2008, 08:47
porto hanya mau main save aja. Mereka menyimpan tenaganya untuk babak selanjutnya yang cukup penting juga. atau untuk menghormati tuan rumah Swisslah...supaya nanti kalau bertanding mereka juga dapat dukungandari tuan rumah.:yeti:
harry15
16 June 2008, 08:55
porto hanya mau main save aja. Mereka menyimpan tenaganya untuk babak selanjutnya yang cukup penting juga. atau untuk menghormati tuan rumah Swisslah...supaya nanti kalau bertanding mereka juga dapat dukungandari tuan rumah.:yeti:
iya bener tuh, CR7 aja ga main....
bener2 menyimpan tenaga buat knockout nanti.....
avierre
16 June 2008, 09:03
Setelah laga kedua waktu itu Scolari memang sudah menyatakan akan menyimpa CR karena pertandingan terakhir sudah tidak menentukan lagi . . .
Sayang juga kalo ampe cidera, bisa manyun ntar Portugal . . .
harry15
16 June 2008, 09:12
kerasa banget ya kalo CR7 ga ada, apalagi ga ada deco n moutinho.....
bahaya kalo CR7 cedera....
avierre
16 June 2008, 09:17
Roh lapangan tengahnya 'dihilangkan' ama Big Phil . . .
:celinguk:
dudizoglu
16 June 2008, 10:06
Wah serrru... Apalagi 10 menit terakhir! Salut buat Turki, mereka ga patah semangat walaupun sempat ketinggalan 2 gol!!!
Sori turki...kmaren ga ndukungmu...kini aq salut kamu bisa...
harry15
16 June 2008, 10:08
Wah serrru... Apalagi 10 menit terakhir! Salut buat Turki, mereka ga patah semangat walaupun sempat ketinggalan 2 gol!!!
Sori turki...kmaren ga ndukungmu...kini aq salut kamu bisa...
nah yg turki juga ane nonton tuh....
seru banget pas akhir2....sayang ke ngantuk2 pas nonton....
jadi ga bisa liat proses golnya secara jelas....:geblek:
dudizoglu
16 June 2008, 10:17
secara kualitas turki bukanlah tim cerdas...tapi kualitas tim turki adalah tim yang memiliki kemauan dan keinginan yang keras....itulah turki....
harry15
16 June 2008, 10:31
secara kualitas turki bukanlah tim cerdas...tapi kualitas tim turki adalah tim yang memiliki kemauan dan keinginan yang keras....itulah turki....
akur boss...:joget:
angkizz
16 June 2008, 10:53
SWISS 2 - 0 PORTUGAL
Portugal gak bisa dibilang maen aman tanpa CR7 dan Deco,sudah jelas kekalahan itu karena pemain lapis 2 gak sanggup mengembangkan permainan..
daninho
16 June 2008, 15:51
Turki bermain amat bagus....
walaupun dari segi skill dan strategi masah di bawah Rep. Ceko, tapi semangat juang sampai peluit habis patut diacungi 5 jempol....
Hidup Pasukan Bulan Bintang....
Saya dukung Turki juara Euro 2008.:sundul:
avierre
16 June 2008, 17:01
Turki bermain amat bagus....
walaupun dari segi skill dan strategi masah di bawah Rep. Ceko, tapi semangat juang sampai peluit habis patut diacungi 5 jempol....
Hidup Pasukan Bulan Bintang....
Saya dukung Turki juara Euro 2008.:sundul:
Temen si dudi neh . . . Turkiye Mania . . . :motor:
Tarisman
16 June 2008, 17:30
Wakakakaka buset dah. Umpan gw banyak yg kena.
Wakakaka ampun teman2 semua. Cuman sekdar pengen cari ketawa pas buat itu postingan. Beuhh... bro tarisman curang, harusnya pura2 diiyakan aja. hehehehehe
sedikit teliti gk pa2kn ??? :kekeke::kekeke:
avierre
16 June 2008, 17:50
sedikit teliti gk pa2kn ??? :kekeke::kekeke:
Aku sedang menunggu cendol dari bro siregar neh . . .
Dah ngerjain aku dia . . .
:nyerah:
Tarisman
16 June 2008, 18:04
Aku sedang menunggu cendol dari bro siregar neh . . .
Dah ngerjain aku dia . . .
:nyerah:
udah.. udah....
lagiankan tujuannya cuma untuk seneng seneng aja, biar pada ketawa gtu :kekeke:
Tarisman
16 June 2008, 18:09
secara kualitas turki bukanlah tim cerdas...tapi kualitas tim turki adalah tim yang memiliki kemauan dan keinginan yang keras....itulah turki....
setidaknya aksi comeback tim turki membuktikan kalo turki benar2 seperti bro dudi bilang...
Tarisman
16 June 2008, 18:21
Man Of the Match
versi okezone.com
Kahveci Pahlawan Turki
Man of the match sepertinya layak diberikan kepada Nihat Kahveci. Betapa tidak, penyerang andalan Turki itu menjadi pahlawan, dengan membawa timnya lolos ke babak perempatfinal usai menykirkan Republik Ceska 3-2.Mungkin para pecinta sepakbola tak terlalu memandang nama Kahveci. Sebab, dia hanya bermain dengan tim sekelas Villarreal. Meski begitu, penampilan Kahveci bersama The Yellow Submarines cukup luar biasa.
Pemain 28 tahun itu, mampu membawa Villarreal lolos ke babak kualifikasi Liga Champions musim depan. Pada musim itu, Kahveci mampu melesakkan 23 gol dari 43 penampilan sepanjang musim bersama The Yellow Submarines.
Penampilan gemilang Kahveci itu, membuat pelatih Fatih Terim memasukkan namanya ke dalam skuad Turki di ajang Euro 2008. Bukan itu saja, keputusan Terim menjadikan Kahveci kapten tim juga terbayar mahal.
Meski sempat mandul dalam dua laga awal ketika melawan Portugal dan Swiss, namun Kahveci membayar semuanya dalam laga terakhir melawan Ceska. Mantan pemain Real Sociedad itu mencetak dua gol dalam waktu dua menit.
Bahkan, berkat dua golnya itu, Turki secara mengejutkan mampu menyingkirkan tim kuat Ceska. Jadi, selamat kepada Turki dan Kahveci.
hitam-biru
16 June 2008, 18:25
^^
saya juga menilai Nihat emang yang paling pantes jadi man of the match semalam..
Tarisman
16 June 2008, 18:30
^^
saya juga menilai Nihat emang yang paling pantes jadi man of the match semalam..
2 gol dalam 3 menit menjadi bukti :kekeke:
biruhati
17 June 2008, 04:19
^^
saya juga menilai Nihat emang yang paling pantes jadi man of the match semalam..
terutama dalam hal mengatur dan memimpin teman2nya. secara dia emang dah layak jadi kapten tim.
avierre
17 June 2008, 08:44
Dalam pertandingan terakhir penyisihan Grup B yang digelar Senin (16/06) atau Senin dinihari WIB, Kroasia menundukkan Polandia dengan skor 1-0 (0-0). Gol semata wayang dibukukan oleh Ivan Klasnic. Hasil ini membuat Kroasia melangkah ke perempat final dengan poin sempurna.
Sejak kick off dilakukan, Polandia gencar melakukan serangan. Peluang pertama mereka miliki di menit ke-10, lewat sundulan Dariusz Dudka yang masih belum menenemui sasaran. Tidak mau ketinggalan, Kroasia membalasnya sembilan menit kemudian. Kali ini sundulan Vejic menyambut tendangan bebas Rakitic terbang tipis di sebelah kanan mistar gawang Polandia.
Kroasia kemudian mengambil alih permainan. Skuad asuhan Slaven Bilic mengancam gawang Polandia melalui sebuah umpan silang manis gagal disambar oleh Pranjic. Performa gemilang ditampilkan kiper Polandia, Artur Boruc. Ia berhasil menggagalkan tiga peluang yang dimiliki Kroasia. Peluang pertama lahir saat Klasnic berhadapan satu lawan satu dengan Boruc, gerak cepat Boruc membuat sepakan Klasnic masih membentur kakinya. Selanjutnya, Boruc menggagalkan umpan tarik yang dilepaskan Rakitic dengan menepis bola tersebut. Terakhir, giliran shoot keras Pranjic yang diblok olehnya.
Menjelang akhir babak pertama, Polandia balik menekan. Meski begitu, ketatnya lini belakang Kroasia membuat mereka bagai menemui jalan buntu. Justru Kroasia yang kembali mengancam gawang Polandia. Di menit ke-43, tembakan Leko masih melebar. Peluang bagi Kroasia kembali lahir di masa injury time. Klasnic mencuri bola dari penguasaan bek Polandia, untuk kemudian melepaskan tembakan yang kembali mampu dibendung Boruc. Bola rebound disambar Rakitic, namun sepakannya masih melambung. Babak pertama pun ditutup dengan skor imbang tanpa gol.
Enam menit babak kedua berlangsung, Kroasia memecah kebuntuan lewat gol Ivan Klasnic. Menerima umpan silang dari Pranjic, sambaran Klasnic kali ini tidak mampu dibendung Boruc. Kroasia pun memimpin 1-0.
Tersengat dengan gol Klasnic, Polandia berupaya mencetak gol balasan. Lini depan pun dipertajam oleh Leo Beenhaker dengan memasukkan Ebi Smoralek menggantikan Lobodzinski. Masuknya Smoralek membuat Polandia kembali bergairah. Peluang bagi Polandia pun lahir melalui sepakan mendatar Guerreiro di menit ke-62, sayang tendangan tersebut masih melenceng.
Polandia terus melancarkan serangan. Lini belakang Kroasia dipaksa bekerja keras mneghentikan gebrakan para pemain depannya. Kiper Kroasia, Runje, bekerja keras mempertahankan gawangnya dengan menangkap sundulan keras Saganowski. Ujian bagi Runje belum usai, Bek Polandia ,Wawrzyniak, turut membantu serangan. Sayang, tembakannya masih melebar.
Sisa-sisa waktu dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh Polandia. Mereka kembali merepotkan barisan pertahanan lawan di sepuluh menit terakhir. Pada menit ke-80, Smoralek kembali menghadirkan ancaman terhadap gawng Kroasia. Setelah mengutak-atik bola dan mengelabui dua bek Kroasia, ia melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Upaya tersebut gagal karena sepakannya melenceng.
Kesempatan terakhir bagi Polandia terjadi di menit ke-87, berhadapan satu lawan satu dengan Runje, sepakan Zahorski masih membentur tubuh kiper Kroasia ini. Peluang tersebut pun gagal, dan Kroasia meraih poin sempurna dari babak penyisihan grup.
avierre
17 June 2008, 08:45
Perjalanan Jerman di Euro 2008 belum terhenti. Jerman melangkah ke babak perempat final setelah dalam pertandingan terakhir Grup B menundukkan tuan rumah Austria lewat skor tipis 1-0 (0-0). Kemenangan di Ernst Happel Stadion, Selasa dinihari (WIB) ini, ditentukan lewat tendangan bebas brilian Michael Ballack.
Sepanjang babak pertama yang tidak terjadi gol, tempo permainan berjalan sedang-sedang saja. Di awal kick-off, Austria coba mengambil inisiatif serangan namun bisa ditangani Jerman yang pandai mengatur tempo.Menit kelima jerman bahkan memiliki peluang emas melalui Mario Gomez. Berdiri bebas di depan gawang menerima umpan Miroslav Klose, Gomez gagal mengkonversi jadi sebuah gol.
Michael Ballack dan Torsten Frings dominan di lini tengah, sementara Austria mengandalkan serangan melalui sayap. Sayang serangan monoton melalui crossing begitu mudah dipatahkan lini pertahanan lawan. Menit ke-23 tembakan spekulasi Podolski keras dan terarah namun mampu ditepis penjaga gawang Austria, Jurgen Macho. Lima menit sebelum turun minum kedua kesebelasan tanpa kedua pelatih di pinggir lapangan. Josef Hickersberger dan Joachim Loew diusir wasit asal Spanyol, Manuel Mejuto Gonzalez.
Di babak kedua Jerman tetap memegang ritme permainan. Gol yang memecah kebuntuan akhirnya datang empat menit selepas turun minum. Dari sebuah pelanggaran, Ballack tanpa ampun menghujamkan tembakan yang langsung merobek gawang Austria. Bola melesat kencang tanpa mampu dihentikan Macho. Skor 1-0, Jerman semakin dekat ke babak delapan besar.
Gol tersebut membuat Austria meningkatkan tempo permainan. Serangan dilancarkan namun tanpa skema dan arah yang jelas. Minimnya kreasi serangan membuat Christoph Metzelder dkk di barisan pertahanan Maanschaft mampu mengantisipasinya. Jerman justru makin percaya diri untuk memainkan ritme. Masuknya amunisi baru, Roman Kienast, tidak mengubah skor.
Jerman bahkan justru beberapa kali memberi ancaman pada gawang Macho. Salah satunya pebnetrasi Lahm yang sayangnya tendangan bek sayap kiri ini melebar di sisi kanan gawang. Peluang terbaik Austria datang pada menit ke-82 dan dicatat skipper Andreas Ivanschitz melalui terobosan ke dalam kotak penalti sampai akhirnya dimentahkan tackling Lahm. Oliver Neuville yang masuk di penghujung pertandingan membuang peluang bagus untuk menggandakan kedudukan.
Hasil tersebut membuat hambar apapun hasil pertandingan Polandia yang bertemu Kroasia. Jerman di yang mengumpulkan enam poin tidak mungkin dikejar di peringkat kedua. Di perempat final Jerman sudah ditunggu Portugal. Hasil ini merupakan pencapaian terbaik Jerman di Euro sejak menjuarainya di Inggris pada 1996.
biruhati
18 June 2008, 05:14
Agak beribet juga, dua pertandingan jadi bolak-balik pencet remote utk pindah channel. Akhirnya half time mindahin tv tuner ke laptop. Jadi dah nonton dua pertandingan langsung. Tapi pegel & nggak fokus. hehehe....
BELANDA BANTU ITALIA LOLOS
Belanda membuktikan mereka tetap serius dan kandidat serius utk juara di Euro kali ini. meski menyimpan 9 pemain intinya, Rumania tetap kesulitan. Bahkan akhirnya Belanda menang dua gol tanpa balas meski permainan Belanda tidak seatraktif sebelumnya.
Belanda hanya menyisakan Engelaar dan Boulahrouz di line-up. Sementara Rumania kehilangan Radoi.
Rumania bermain terlalu berhati-hati dan kurang ngotot untuk mengejar kemenangan. Karena meski hanya pemain lapis kedua, kualitas pemain2 yg diturunkan Belanda tidaklah jauh berbeda. Masih ada nama2 seperti Robben, RvP, Afellay, Heitinga, dan Huntelaar.
Babak pertama permainan jauh dari menarik. Rumania gagal membahayakan pertahanan Belanda seperti ketika melawan Italia dan Prancis. Hanya sebuah tendangan Mutu dari sudut sempit melambung melewati muka gawang Belanda. Robben sempat mendapat peluang ketika tinggal berhadapan dengan Lobont, tapi sontekannya melebar tipis.
Rumania coba tampil lebih agresif di babak kedua. Mutu mencoba melepaskan tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti. Tetapi, Stekelenburg dengan sigap berhasil menangkapnya. RvP tak lama membalas namun Lobont pun mampu menepis sepakannya.
Belanda memecah kebuntuan lewat sontekan Huntelaar menerima umpan Engelaar meneruskan umpan Afellay dari sayap kanan.
Belanda menambah gol lewat Robin Van Persie setelah mendapat umpan jauh dari belakang. Belanda menyempurnakan penampilannya, Tri colorii terpaksa mengubur mimpinya.
biruhati
18 June 2008, 05:31
Italia Sukses mengambil Kesempatan.
Tiket terakhir grup C akhirnya jadi milik Italia.
Duo RD membuat perubahan starting line-up. RD Italia memasang Cassano sebagai starting line-up, sementara RD Prancis mencadangan Sagnol dan Thuram. Namun RD Italia lebih beruntung, Cassano tampil cukup baik dan berpengaruh besar terhadap permainan Italia. posisinya sebagai fantasista membuatnya enjoy selama pertandingan. Sebaliknya, RD Prancis seperti kebingungan. Abidal yg tidak terbiasa bermain sebagai bek tengah dipaksakan untuk menjaga Toni. akibatnya fatal, penalti dan kartu merah!
Kedua tim yang sama-sama butuh tiga angka langsung tampil agresif. pertandingan pun cukup ketat dan keras. Italia langsung mendapat peluang melalui Panucci. Namun sundulannya memanfaatkan tendangan sudut Andrea Pirlo diblok Coupet.
Prancis harus kehilangan Ribery yg cedera di menit ketujuh. Nasri pun masuk menggantikannya. Toni sempat mendapat peluang ketika lepas dari kawalan Abidal. Sayang tembakannya belum membahayakan Coupet.
Italia akhirnya berhasil unggul ketika mendapat hadiah penalti di menit 25. Abidal yg melakukan tackling keras terhadap Toni pun mendapat kartu merah. Pirlo sebagai eksekutor sukses mengeksekusinya. Ray mengganti Nasri yg baru masuk dengan Boumsong untuk memperkuat pertahanan.
Unggul, Italia mengendurkan tempo meski masih menguasai permainan karena lawan 10 pemain. Prancis sebenarnya memperoleh beberapa peluang lewat serangan balik tapi lini depan mereka masih krisis.
Fabio Grosso sempat mendapat peluang menciptakan gol tetapi eksekusi tembakan bebasnya masih ditepis Coupet dan membentur tiang gawang.
Babak kedua, Prancis yang tak mau malu langsung menekan pertahanan Italia lewat Karim Benzema. Sayangnya, tendangan voli dari luar kotak penalti yang dilancarkannya masih melambung di atas mistar. Prancis mencoba terus menyamakan skor tapi mereka kalah jumlah pemain.
Azzurri berhasil memperbesar keunggulan lewat tendangan bebas DDR. Tendangan kerasnya dibelokkan oleh Henry, sehingga mengecoh Coupet yang sudah terlanjur bereaksi.
Prancis sempat menciptakan peluang2 berbahaya namun Buffon berhasil menjaga gawangnya. termasuk sebuah tendangan melengkung Benzema yg ditepis dengan susah payah.
Toni juga memperoleh beberapa peluang dan sempat beberapa kali tanpa kawalan. Tapi penyelesaiannya masih mengecewakan. Bisa dibilang, Toni gagal menemukan sentuhan terbaiknya di Euro kali ini.
peto_caem
18 June 2008, 10:14
Toni....toni kasian banget peluang banyak kagak masukin
avierre
18 June 2008, 10:52
Untung Italia punya DDR dan Pirlo . . .
Siregar
18 June 2008, 11:12
Salah kali, harusnya untung punya Pirlo dan Henry!! :D
Siregar
18 June 2008, 11:20
Usul, mungkin sedikit terlambat, gimana kalo ada juga thread yg bahas/ngasih ulasan sbelum pertandingan, prediksi jalannya pertandingan dengan menampilkan fakta2 dari kedua tim yg bertanding (bukan sekadar skor sekian sekian atau tim x yang menang etc, tapi benar2 ulasan prediksi jalannya pertandingan).
Tentu tetap ada 'upah' dari ulasan prediksi pertandingan yang dibuat. Kalau kira2 ulasannya bener atau banyak benernya atau bener2 bagus mengupas kedua tim, 'upah' pun tentunya mengalami kenaikan (ada bonusnya). Gimana? :D
Mirjalovic
18 June 2008, 11:38
^
bikin aja mas tritnya :kekeke:
peto_caem
18 June 2008, 11:48
yupz tapi bingung juga tuh, milih skor az susah apalagi jalan pertandingan
nyari wangsit kemana lagi tuh :bengep:
sam-inter
18 June 2008, 12:58
Untung Italia punya DDR dan Pirlo . . .
Italia beruntung kembali setelah pada Piala DUnia, Zidane dikeluarkan dan sekarang kembali keberuntungan menghinggapi kubu italia setelah E. Abidal juga dikeluarkan oleh wasit...
Siregar
18 June 2008, 13:06
Kalau abidal dikeluarin bukan beruntung bos. Itu salahnya prancis. Murni kartu merah, ga diperdebatkan.
Ntar, kalo misalnya peluang Toni dimenit2 awal bisa jadi gol dan Abidal ga kartu merah, pada bilang : "Italy beruntung kembali, Itali bisa nyetak gol awal2" :D
Kalau masalah cedera Ribery, mungkin kita bisa ngomong 'beruntung'.
Siregar
18 June 2008, 13:08
yupz tapi bingung juga tuh, milih skor az susah apalagi jalan pertandingan
nyari wangsit kemana lagi tuh :bengep:
Yah ini bukan nebak atau ngeramal, ini memprediksi. Prediksi itu berdasarkan data dan fakta jadi ga susah2 amat buat prediksi. Tapi tentunya lebih sedikit repot dibanding mengulas pertandingan yang udah selesai dimaenkan. Cuman, 'upah'nya kan juga beda. :D
dudizoglu
18 June 2008, 13:31
http://img291.imageshack.us/img291/9919/italyda6.png
Italia vs Prancis
Gol Pirlo 25'
http://www.d1g.com/video/show/?id=2056699
Gol De Rossi 67'
http://www.d1g.com/video/show/?id=2056794
dudizoglu
18 June 2008, 13:39
copas dari tetangga sebelah
Selebrasi Pemain Italia................lolos
http://www.zshare.net/download/137778072a06e2f8/
biruhati
18 June 2008, 13:41
Kalau abidal dikeluarin bukan beruntung bos. Itu salahnya prancis. Murni kartu merah, ga diperdebatkan.
Ntar, kalo misalnya peluang Toni dimenit2 awal bisa jadi gol dan Abidal ga kartu merah, pada bilang : "Italy beruntung kembali, Itali bisa nyetak gol awal2" :D
Kalau masalah cedera Ribery, mungkin kita bisa ngomong 'beruntung'.
tetap aja keberuntungan buat Italia. coz kalo wasit cuma kasih kartu kuning, Prancis masih punya peluang "melawan" dg kekuatan seimbang.
avierre
18 June 2008, 13:50
^
Bagiku tadi Prancis bermaik 'cukup' jelek, pantes banget kalo mereka kalah . . . :bengep:
Salut buat Italia . . . :setuju:
Siregar
18 June 2008, 14:10
tetap aja keberuntungan buat Italia. coz kalo wasit cuma kasih kartu kuning, Prancis masih punya peluang "melawan" dg kekuatan seimbang.
ga mungkin kartu kuning, itu jelas2 pelanggaran terhadap peluang besar untuk mencetak goal dan abidal merupakan pemain terakhir. ga ada keberuntungan kalo masalah abidal. itu hanya akal2an fansnya prancis aja. :breakdance:
alich_1st
18 June 2008, 17:01
^
Bagiku tadi Prancis bermaik 'cukup' jelek, pantes banget kalo mereka kalah . . . :bengep:
Salut buat Italia . . . :setuju:
aku lihat dari pertandingan perdana permainannya juga 'jelek'
avierre
18 June 2008, 17:06
aku lihat dari pertandingan perdana permainannya juga 'jelek'
Gini aja . . . Prancis tampil jelek di Euro kali ini . . . Sebel . . .
rookie
18 June 2008, 17:45
gw juga sempet sebel ma itali bro tp krn menang dr prancis jd gak sebel lg deh :kekeke:
Mirjalovic
18 June 2008, 18:44
^
yg penting menang & lawan spanyol nanti
widih............pertemuan antara dua kiper terbaik dunia,buffon & casillas
hitam-biru
18 June 2008, 20:43
review dikit Italia - Perancis 2-0
babak I Italia langsung tancap gas, Luca Toni mendapatkan peluang bersih tinggal berhadapan dengan kiper Gregory Coupet namun masih gagal diselesaikan oleh top score Bundesliga tersebut. petaka pertama Perancis terjadi di menit ketujuh saat playmaker andalan mereka Franck Ribery harus keluar setelah mendapatkan cedera serius usai duel dengan Gianluca Zambrotta. tanpa Ribery, Perancis meskipun cukup konstan tapi tampil tanpa inspirasi sehingga memberikan kesempatan untuk Italia mengambil alih kontrol pertandingan. petaka kedua buat tim Ayam Jantan saat Eric Abidal melakukan pelanggaran keras terhadap Toni di kotak penalti yang selain berbuah penalti yang diselesaikan dengan sempurna oleh Andrea Pirlo juga menghasilkan kartu merah untuk Abidal, alhasil Samir Nasri yang belum ada 20 menit pasca menggantikan Ribery jadi tumbal setelah ditarik keluar oleh Raymond Domenech untuk mengisi pos yang ditinggalkan Abidal dengan Jean Alain Boumsong. berbekal keunggulan jumlah pemain, Italia langsung menggempur pertahanan Perancis namun sejumlah pelluang yang didapatkan Toni dan Fabio Grosso belum membuahkan gol tambahan. skor hingga turun minum 1-0 untuk Italia.
di babak II tempo pertandingan masih sedang2 saja meskipun Italia tetap mendominasi. Perancis yang sesekali mendapatkan sejumlah peluang melalui serangan2 yang dimotori Thierry Henry juga terus menerus gagal menyamakan kedudukan. petaka ketiga untuk Les Blues melengkapi penderitaan mereka malam itu setelah tendangan bebas Daniel De Rossi membentur pagar hidup sehingga arah bola berubah dan mengecoh Coupet untuk kedua kalinya, 2-0. di sisa pertandingan Perancis tampak sudah runtuh mental tandingnya sementara Italia juga seakan segan untuk memperbesar keunggulan sehingga pertandingan pun berakhir 2-0 untuk kemenangan Azzuri.
man of the match: Andrea Pirlo. selain menjadi inspirator serangan Italia, Pirlo juga yang membuka keunggulan Azurri lewat eksekusi penalti sempurna. meskipun secara keseluruhan tidak ada pemain yang benar2 menonjol di pertandingan ini.
Tarisman
18 June 2008, 20:46
nah lo nah lo...
itali di untungkan ama permainan yg cukup jelek yang diperagakan skuad les blues...:kekeke:
Tarisman
18 June 2008, 20:47
over all...
italia bermain baik dan layak lolos... semangat gladiator membara sampe ttesan kringat terakhir... :kekeke:
hitam-biru
18 June 2008, 20:48
gak ada yang istimewa dari partai Italia - Perancis.. meskipun saya sangat gembira atas kemenangan Azurri tapi miris juga melihat kualitas permainan Buffon cs #-o
Tarisman
18 June 2008, 20:51
gak ada yang istimewa dari partai Italia - Perancis.. meskipun saya sangat gembira atas kemenangan Azurri tapi miris juga melihat kualitas permainan Buffon cs #-o
misalnya .....toni yang gagal mengsukseskan sejuta peluang ... #-o
biruhati
19 June 2008, 04:26
yup, partai yg biasa aja...
harry15
19 June 2008, 07:18
mengejutkan....
Russia menang 2-0.... Lolos deh....
avierre
19 June 2008, 08:27
Spanyol melangkah ke babak perempat final dengan poin sempurna. Bermain menghadapi Yunani dalam partai yang sudah tidak menentukan lagi. Pasukan Luis Aragones memetik kemenangan dengan skor 2-1 (0-1). Meski sempat tertinggal terlebih dahulu, dua gol balasan yang dibukukan De la Red dan Guiza, memberi kemenangan bagi Spanyol. Kemenangan ini juga memberi Spanyol poin sempurna.
Kedua tim membuka babak pertama dengan menampilkan permainan bertempo sedang. Pertandingan baru menghangat setelah memasuki menit ke-19. Yunani sempat sedikit terancam saat Spanyol melancarkan tekanan, beruntung kiper Yunani, Nikopolidis bergerak lebih cepat dari Fabregas untuk menyongsong bola.
Spanyol sedikit lebih unggul dalam penguasaan bola. Meski tidak dominan, Spanyol dengan konsisten terus menerus menghadirkan ancaman bagi gawang Yunani. Namun, keberuntungan belum menaungi Spanyol. Tiga kali sepakan Xabi Alonso dari luar kotak penalti hanya nyaris menjadi gol. Paling spektakuler adalah tendangan yang dilakukan Alonso di menit ke-24. Tendangan Alonso dari setengah lapangan, melenceng beberapa cm di mistar gawang Yunani. Nikopolidis sempat sedikit cedera, sebab ia menubruk tiang saat hendak menjangkau bola tersebut.
Tiga menit menjelang turun minum, justru Yunani yang berhasil membobol gawang Spanyol. Adalah Angelos Charisteas yang berhasil memecah kebuntuan. Meneruskan bola tendangan bebas Karagounis, tandukan Charisteas tak mampu dibendung kiper Spanyol, Pepe Reina. Kedudukan 1-0 bertahan sampai babak pertama usai.
Sembilan menit babak kedua berlangsung, Xabi Alonso kembali melepaskan tembakan kerasnya dari luar kotak penalti. Lagi-lagi peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol karena bola masih menerpa mistar. Spanyol akhirnya mampu menciptakan gol balasan di menit ke-61. Diawali umpan lambung, Guiza kemudian meneruskannya dengan memberi umpan sundulan kepada De la Red. Tembakan first time De la Red menyambut umpan tersebut menghujam keras ke gawang Yunani. Bola sebenarnya sempat membentur tangan Nikopolidis, namun itu tak mampu menghalangi bola bersarang di gawangnya. Ini adalah gol pertama De la Red untuk Timnas Spanyol.
Yunani sempat tersengat oleh gol balasan tersebut. Namun satu-satunya peluang Yunani yang lahir dari Charisteas gagal dimaksimalkan. Sepakannya dari sudut sempit hanya mampu menerpa jaring gawang Spanyol.
Justru Spanyol yang mengurung pertahanan Yunani di masa-masa akhir pertandingan. Beberapa peluang mereka miliki lewat De La Red dan Sergio Garcia, namun peluang-peluang tersebut urung berbuah gol. Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-88, saat Guiza mencetak gol kemenangan Spanyol. Tandukannya menyambut crossing Sergio Garcia memecundangi Nikopolidis untuk kedua kalinya. Skor 2-1 untuk kemenangan Spanyol bertahan sampai peluit panjang ditiup Howard Webb.
avierre
19 June 2008, 08:28
Rusia menjadi tim terakhir yang lolos ke babak perempat final Euro 2008. Dalam laga pamungkas penyisihan Grup D di Tivoli-Neu Stadium, dengan meyakinkan Andrei Arshavin dkk mengungguli Swedia 2-0 (1-0). Dua gol kemenangan pasukan Guus Hiddink dicetak striker Roman Pavlyuchenko di menit ke-24 babak pertama dan Arshavin di menit ke-50 babak kedua.
Dengan kemenangan ini Rusia tampil sebagai runner-up Grup D dan akan menantang tim kandidat juara Belanda di partai perempat final yang rencananya digelar St. Jakob Park Stadium, Basel, Sabtu, 21 Juni, mendatang.
Dalam laga ‘hidup-mati’ ini, pelatih Swedia Lars Lagerback kembali menurunkan formasi tim yang sama seperti laga lawan Spanyol. Striker andalan Zlatan Ibrahimovic kembali bermain setelah sebelumnya didera cedera lutut. Di lain pihak, akhirnya pelatih Rusia, Guus Hiddink memainkan pemain ‘jenius’, Andrei Arshavin yang absen karena akumulasi kartu di dua laga awal. Masuknya Arshavin membuat Dmitry Torbinsky duduk di bench.
Sadar hanya kemenangan yang dibutuhkan untuk lolos ke babak perempat final, Arshavin dkk tampil agresif sejak kick-off babak pertama dibunyikan wasit asal Belgia, Frank de Bleeckere. Namun, Swedia tak mau kalah. Dalam 10 menit pertama, The Blueyellow sempat mengancam gawang Igor Akinfeev lewat sundulan Ibrahimovic dan tendangan spekulasi Johan Elmander.
Rusia mencoba membalas di menit ke-13 lewat sundulan Arshavin meneruskan umpan silang Aleksandr Anyukov. Satu menit kemudian, anak-anak Hiddink mempertontonkan kerja sama yang cantik. Sayang, crossing Roman Pavlyuchenko gagal dimanfaatkan Arshavin dengan sempurna. Tak lama berselang, Arshavin kembali melontarkan tendangan keras dari luar kotak penalti. Sejak saat itu Rusia tampak di atas angin. Sebaliknya Swedia kian tertekan.
Gempuran Rusia akhirnya membuahkan hasil di menit ke-24. Lewat sebuah kombinasi cantik Arshavin dan Aleksander Anyukov. Umpan yang disodorkan Anyukov tidak disia-siakan Pavlyuchenko, untuk dikonversi menjadi gol. Rusia mempin 1-0.
Dua menit kemudian, ganti Swedia yang memperoleh peluang lewat sundulan Henrik Larsson yang membentur mistar. Rusia pun tidak mengendurkan tekanan, mereka memperoleh kesempatan untuk memperbesar keunggulan melalui Bilyaletdinov dan Arshavin, sayang sepakan Bilyaletdinov masih mampu diselamatkan Issakson, sedangkan bola tembakan Arshavin masih membentur mistar.
Di menit-menit akhir babak pertama, Swedia kembali mendapat kesempatan untuk menyamakan kedudukan melalui tembakan Fredrik Ljunberg yang masih mampui ditepis Akinfeev. Akinfeev kembali menyelamatkan gawang Rusia saat ia memblok bola tendangan Nilsson. Babak pertama pun ditutup dengan skor 1-0 bagi keunggulan Rusia.
Lima menit babak kedua berlangsung, Rusia memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Dari sebuah serangan balik, Zhirkov yang mampu lolos di sisi kiri pertahanan Rusia melepaskan umpan mendatar tertuju pada Arshavin. Tanpa kesulitan, Arshavin meneruskan bola tersebut untuk menjebol gawang Issakson.
Tiga menit kemudian, Akinfeev kembali menyelamatkan gawangnya, saat ia sukses memblok tendangan Henrik Larsson. Mistar gawang menjadi penghalang Rusia untuk unggul tiga gol ketika tembakan Zyrianov membenturnya. Peluang kembali menjadi milik Swedia saat mereka mendapat hadiah tendangan sudut, namun sundulan Mellberg masih melambung di atas mistar.
Di sisa-sisa babak kedua, Rusia tiga kali memperoleh kesempatan membukukan gol. Namun peluang tersebut selalu mentah. Tandukan Pavlyuchenko mendarat tepat di pelukan Issakson, kemudian giliran sepakannya yang menyamping, terakhir bola sepakan Arshavin saat ia tinggal menaklukkan Issakson masih mampu dibuang oleh Hanson. Kedudukan 2-0 pun bertahan sampai peluit panjang dibunyikan, sekaligus memastikan langkah Rusia ke perempat final, untuk bertemu dengan Belanda.
biruhati
19 June 2008, 09:07
Akinfeev keren, Zlatan dipaksain padahal lagi nggak fit
Tarisman
19 June 2008, 18:01
ya..... russia/hiddink emang pantas ...
rekor bagus hiddink jalan terus nih :kekeke:
hitam-biru
19 June 2008, 19:54
Rusia - Swedia 2-0 (R.Pavlyuchenko 23', A.Arshavin 50')
pertandingan berjalan dengan tempo sedang di babak pertama. Rusia yang sedikit lebih unggul dala penguasaan bola cukup sering membahayakan gawang Swedia yang dikawal Andreas Issakson, peluang2 yang dibangun oleh Andrei Arshavin, Yuri Zhirkov, dan Konstantin Zyranov akhirnya membuahkan hasil setelah Roman Pavlyuchenko mencetak gol pembuka untuk tim Beruang Merah. Swedia yang tidak mau ketinggalan langsung berusaha membalas, namun tandukan Henrik Larsson masih menghajar mistar gawang Igor Akinfeev kemudian Fredrik Ljungberg dan Mikael Nilsson juga masih gagal mencetak gol penyeimbang. babak I usai dengan skor 1-0 untuk Rusia.
babak kedua baru berjalan beberapa menit tapi Arshavin sudah memperbesar keunggulan Rusia melalui sebuah counter attack cepat, malahan seharusnya Arshavin bisa menambah gol seandainya beberapa penyelesain akhirnya mampu dieksekusi dengan lebih tenang. Swedia juga tidak mau kalah tanpa perlawanan, beberapa kali Larsson memperoleh peluang bagus tapi penampilan Akinfeev yang tengah on-fire mementahkan serbuan2nya. malah Zyrianov yang nyaris memperbesar keunggulan Rusia setelah tembakan kerasnya masih membentur tiang. Pavlyuchenko dan Arshavi juga sering mendapatkan kesempatan emas di menit2 akhir laga namun semuanya masih gagal berbuah gol. hingga peluit panjang dibunyikan skor 2-0 untuk Rusia tetap bertahan.
man of the match: Andrei Arshavin. tidak perlu diragukan lagi klo Andrei Arshavin lah inspirator permainan luar biasa Rusia di pertandingan ini. kreativitas dan kepemimpinannya membuat Arshavin terlihat sangat menonjol sepanjang laga. dia juga yang mencetak gol penentu kemenangan tim Beruang Merah.
Tarisman
19 June 2008, 22:49
MALAM INI !!!
PORTUGAL V JERMAN
GIMANA ???
avierre
20 June 2008, 01:43
AKu pegang Portugal deh . . .
hitam-biru
20 June 2008, 08:11
Portugal - Jerman 2-3 (N.Gomes 40', H.Postiga 87'; B.Schweinsteiger 22', M.Klose 26', M.Ballack 61')
pertandingan langsung dimulai dengan tempo tinggi, Cristiano Ronaldo memberikan ancaman pertama buat Jerman dan dibalas melalui aksi Thomas Hitzlsperger tapi keduanya belum berhasil menemui sasaran. Simao Sabrosa n Nuno Gomes kembali mendapatkan peluang tetapi justru Jerman yang mencuri gol terlebih dulu lewat kaki Bastian Schweinsteiger. blom sempat Portugal mengambil nafas gol kedua Jerman datang lagi beberapa menit kemudian, kali ini lewat tandukan Miroslav Klose yang memanfaatkan tendangan bebas Schweinsteiger. Jerman langsung unggul 2-0. tertinggal 2 gol membuat Portugal tersengat dan tanpa kenal lelah mencoba membalas yang akhirnya berbuah manis lewat gol kapten tim Nuno Gomes setelah berhasil meneruskan bola muntah hasil serbuan Ronaldo. babak pertama berakhir dengan kedudukan 2-1 buat Jerman.
di babak II Portugal semakin bernafsu menyamakan kedudukan, ini terbukti lewat kontrol pertandingan mereka hampir sepanjang babak ini. sayangnya justru Jerman yang akhirnya memperbesar margin lewat kapten mereka Michael Ballack melalui set piece yang sama persis deperti gol kedua tim Panser. unggul 2 gol membuat Jerman mengendurkan serangan dan berusaha mengamankan hasil, ini membuat Portugal hampir frustasi sepanjang sisa pertandingan karena berulang kali anak2 asuhan Luiz Felipe Scolari ini gagal menjebol gawang Jerman yang dikawal ens Lehmann. gol konsolidasi Portugal akhirnya lahir beberapa menit sebelum pertandingan usai lewat kepala striker pengganti Helder Postiga, namun waktu yang tersisa tidak cukup buat mereka untuk mengejar ketertinggalan. skor akhir 2-3 untuk kemenangan Jerman.
man of the match: Bastian Scweinsteiger. selain mencetak 1 gol dan 2 assist, Scweinsteiger juga menjadi momok menakutkan buat Portugal di sepanjang pertandingan. kecepatan dan akurasi umpan2nya memporakporandakan barisan pertahanan Portugal. meskipun akhirnya ditarik keluar di menit2 akhir tapi aksi Basti sudah cukup untuk menjadikannya bintang di duel ini.
angkizz
20 June 2008, 16:11
Bukannya menambah penyerang...malah Nuno Gomes yang ditarik keluar oleh Scolari...
"Selain gol-gol Jerman vs Portugal,ekspresi kekalahan Ronaldo juga menarik untuk disimak...":hore:
alich_1st
20 June 2008, 16:42
yang lebih menarik lagi ekspresi scolari
hitam-biru
20 June 2008, 19:34
di menit2 akhir Jerman bukan cuma menurunkan tempo permainan tapi juga berusaha menahan kemenangan mereka dengan menarik Bastian Schweinsteiger n Miroslav Klose digantikan Clemens Fritz n Marcell Jansen, ini keputusan yang tidak perlu menurut saya dan malah berakibat lahirnya gol kedua Portugal.
blunder strategi seperti ini tidak seharusnya dilakukan Joachim Loew, jadi untuk pertandingan2 mendatang sebaiknya Jerman tidak bermain negatif karena sepertinya mereka tidak disiapkan untuk itu.
Tarisman
20 June 2008, 22:07
scolari uda gk tahan uda ngebet mau k chelsea kali :kekeke:
Tarisman
20 June 2008, 22:08
uda jerman ama potugalny... sekarang dua kuda hitam nan tangguh siap bertempur
KROASIA V TURKI
hitam-biru
21 June 2008, 11:16
review Kroasia - Turki 0-0; 1-1 ET; 1-3 shootout (I.Klasnic 119'; S.Senturk 120')
babak I berlangsung dengan tempo lumayan cepat. Turki mendapatkan peluang2 bagus lewat Tuncay Sanli, Nihat Kahveci, dan Hamit Altintop, namun sayang hampir semua tembakan akhir meleset atau dapat dihalau barisan pertahanan Kroasia yang tampil sangat taktis dalam meredam gempuran pasukan Fatih Terim. Kroasia juga sanggup melahirkan sejumlah peluang berbahaya, yang paling nyaris manghasilkan gol adalah tembakan keras Ivica Olic yang masih menghantam gawang kiper kedua Turki, Rustu Recber. skor berakhir tanpa gol di babak ini.
di babak II Olic yang didukung penuh Luca Modric, Niko Kranjcar, dan Ivan Rakitic membuat Kroasia menguasai pertandingan. tapi sayang sekali tidak sekalipun finishing yang dilakukan Olic, Mladen Petric, maupun Darijo Srna mampu memecahkan kebuntuan. Turki tidak banyak melakukan serbuan berarti di babak ini. skor 0-0 bertahan dan pertandingan harus dilanjutkan ke extra time.
2x15 menit extra time berlangsung sedikit datar, sampai akhirnya Ivan Klasnic yang baru masuk di extra time pertama sukses menjebol gawang Recber memanfaatkan crossing Modric hanya beberapa menit menjelang pertandingan berakhir. 1-0 Kroasia unggul. tapi di sinilah kehebatan Turki, sisa pertandingan yang hanya menyisakan 1 menit tidak mereka sia2kan dan akhirnya sukses membalas lewat gol Semih Senturk.
saat adu penalti tidak terelakan, Modric dan Rakitic gagal mengeksekusi penalti di kesemapatan pertama dan ketiga sementara ketiga eksekutor Turki sukses menjalankan tugasnya dengan baik. kepastian kemenangan Turki terjadi saat Recber sukses memblok penalti Petric.
man of the match: Ivica Olic. meskipun timnya tersingkir namun secara keseluruhan Olic adalah pemain yang paling menonjol di pertandingan ini. konsisten memberikan ancaman untuk pertahanan Turki sampai akhirnya ditarik keluar di extra time pertama.
dudizoglu
21 June 2008, 11:37
Semih Senturk dan Rustu, mesias Turki...
Tarisman
21 June 2008, 16:23
Semih Senturk dan Rustu, mesias Turki...
WOUW..... Smangat jihadny turki kembali berbuah manis... :clap:
tidak pernah menyerah sampe titik keringat terakhir :hore:
GO TURKIYE.........!!!!
GO GO GO........................ TO FINAL :hormat:
Tarisman
21 June 2008, 16:28
Man Of the Match
Rustu Comeback
Saat Turki kehilangan kiper utama Volkan Demirel, Rustu Recber ternyata masih bisa diandalkan. Kiper veteran ini menjadi pahlawan Turki di laga perempatfinal Euro 2008.
Rustu yang berstatus kiper kedua, praktis menjadi kiper utama saat Demirel menjalani masa hukuman karena kartu merah yang diterimanya kala berlaga melawan Rep Ceska di laga terakhir penyisihan grup.
Pahlawan Turki di Piala Dunia 2002 ini, sempat dipertanyakan kualitasnya kala dipanggil Fatih Terim. Pasalnya prestasi Rustu kerap turun naik. Kiper 35 tahun ini pun harus puas berada di bawah Demirel yang relatif lebih muda dan cekatan.
Tapi nasib baik memayungi kiper nyentrik ini. Ia kembali dimainkan melawan Kroasia, bahkan kembali menjadi pahlawan Turki, dengan mementahkan beberapa peluang emas di waktu normal dan extra time.
Pemilik 117 kali penampilan bersama Timnas ini, bisa membuat grogi tiga eksekutor penalti Kroasia hingga gagal menunaikan tugasnya dengan baik. Sementara penendang Turki sukses menyarangkan bola ke gawang Stipe Pletikosa. Turki pun melenggang ke empat besar.
Kinerja Rustu masih akan ditunggu di semifinal melawan Jerman. Bila masih bermain dengan baik, bukan tidak mungkin kiper Fenerbahce ini akan mengantarkan timnya ke final, atau mungkin juara.
Tarisman
21 June 2008, 16:30
btw... permaianan kroasia juga tidak bisa dikatakan bruk, dari shot on goal mereka bahkan layak menang..
hanya kemampuan kiper turkiye recber aja yg memupuskan mimpi niko kovac dkk...
Tarisman
21 June 2008, 22:35
Malam Ini !!!
Belanda V Russia
Gimana ???
Tarisman
22 June 2008, 10:31
Man Of the Match
Arshavin, Kunci Kemenangan Rusia
Rusia beruntung memiliki pemain seperti Andrei Arshavin. Pasalnya, gelandang lincah itu tampil gemilang dan menjadi kunci keberhasilan Beruang Merah melangkah ke babak semifinal Euro 2008.Sebenarnya, ada beberapa pemain yang bermain gemilang dalam pertandingan ini. Mereka adalah Roman Pavlyuchenko, Dmitry Tobianskiy, Yuri Zhirkov dan Igor Akinfeyev. Ketiga pemain itu bermain baik dalam pertandingan ini.
Namun tidak salah gelar man of the match kembali disematkan kepada Arshavin. Sebab, sepanjang pertandingan ini gelandang lincah Zenit St Petersburg itu mampu membuat lini gelandang dan pertahanan Belanda, kocar-kacir.
Akhirnya, dari aksi gemilang Arshavinlah Rusia dapat memangkan pertandingan ini. Dia mampu mencetak sebuah gol dan umpan yang indah kepada Tobiansky sekaligus memastikan kemenangan Rusia atas Belanda 3-1. Sementara satu gol lainnya dicetak Pavlyuchenko.
Lantas, mampukah gelandang 27 tahun itu membawa Rusia terus berjaya di turnamen Euro 2008 kali ini?
Tarisman
22 June 2008, 10:36
Sebagai seorang fans belanda saya pun mengakui Russia memang layak menang dan berlaga di semifinal atau bahkan final euro tahun ini..
disamping permainan kolektif yg diperagakan anak2 asuh hiddink merekapun mampu bermain konsisten..
INGAT !!! setelah kekalahan melawan spain mereka tidak pernah lagi memetik hasil bruk..
russia memang bermain brilian semalam, bahkan timnas sehebat belandapun harus mengakui keunggulan mereka...
salut to russia... lanjut k final !!!
avierre
22 June 2008, 11:16
Rustu Recber, berubah dari pencundang karena meninggalkan gawangnya menjadi pahlawan lewat aksi gemilangnya dalam drama adu penalti . . .
Fatih Terim bisa bingung neh, karena di pertandingan berikutnya Demirel sudah bebas dari hukuman akumulasi kartu.
harry15
22 June 2008, 13:35
Russia.....russia....makan apa siyh kalian???
Tarisman
22 June 2008, 13:56
Russia.....russia....makan apa siyh kalian???
y makan nasi la bos... masa makan besi :kekeke:
kReZna
22 June 2008, 16:51
hebat banget rusia..
kayaknya di belanda yang maen cuma sneijder doank deh..
pavlyuchenko, arshavin, akinfeev sampe zhirkov, semuanya maennya hebat..
salut rusia
kambingila
22 June 2008, 23:51
Russia.....russia....makan apa siyh kalian???
makan ginseng dari gus hiddink atas pemberian korea selatan :joget::serang:
sam-inter
22 June 2008, 23:54
hebat banget rusia..
kayaknya di belanda yang maen cuma sneijder doank deh..
pavlyuchenko, arshavin, akinfeev sampe zhirkov, semuanya maennya hebat..
salut rusia
gila Gus Hiddink emang jago deh dalam meracik sebuah tim... orang belanda yang menghancurkan ambisi dan mimpi atau kejayaan timnasnya sendiri, sampai ada yang menjulukinya sebagai pengkhianat.
sam-inter
22 June 2008, 23:56
Russia.....russia....makan apa siyh kalian???
bukan karena makanan yang di asup tetapi terlalu banyak minum Vodka... coba suruh test urinenya... makan setiap pemain mukanya kemerah-merahan karena kebanyakn vodka...apakah itu termasuk doping ya?
hitam-biru
23 June 2008, 02:29
gila Gus Hiddink emang jago deh dalam meracik sebuah tim... orang belanda yang menghancurkan ambisi dan mimpi atau kejayaan timnasnya sendiri, sampai ada yang menjulukinya sebagai pengkhianat.
salut buat Hiddink, strateginya bener2 bikin van Basten bingung n mati akal. klo dibilang pengkhianat sih saya gak setuju coz Hiddink hanya melakukan apa yang harus dia lakukan. sekali lagi.. Congratz Rusia! :hore:
sam-inter
23 June 2008, 03:49
kok mainnya Spanyol hanya oper-oper bola alias mencari possesion ball, sehingga permainan Italy kurang greget deh. Mengenaskan ini pertandingan, masih lebih baik nonton Belanda vs Rusia.
hitam-biru
23 June 2008, 03:51
^^
Spanyol trauma di turnamen2 besar seperti Euro ini, Italia ngeri dengan kekuatan lini tengah Spanyol. jadi dead lock nih..
sam-inter
23 June 2008, 05:13
^^
Spanyol trauma di turnamen2 besar seperti Euro ini, Italia ngeri dengan kekuatan lini tengah Spanyol. jadi dead lock nih..
mereka main sangat berhati-hati sehingga pertandingan tak menarik untuk ditonton neh.
sam-inter
23 June 2008, 05:15
why M. Borreillo kagak diturunkan seh??? aku lebih cocok kalau dia masuk daripada di natale yang main menggantikan Cassano.
Del Piero juga terlambat diturunkan deh.
sam-inter
23 June 2008, 05:22
akhirnya DDR dan DN meloloskan Spanyol ke semifinal.
dudizoglu
23 June 2008, 08:59
match normal kurang menarik....tapi masih ada Silva yang bermain bagus...
avierre
23 June 2008, 08:59
Hore . . . Spanyol menghapus mitos tidak pernah menang atas Gli Azzurri. . . .
Kutukan itu hilang juga. Spanyol yang kerap kali gagal melewati babak perempat final dalam satu turnamen besar yang digelar pada 22 Juni dan tak beruntung ketika pertandingan ditentukan lewat adu penalti, akhirnya berhasil menghapus memori buruk itu di laga delapan besar Euro 2008.
Setelah bermain imbang tanpa gol dalam 120 menit, Tim Matador mengungguli Italia 4-2 lewat adu penalti dalam partai yang digelar di Ernst Happel Stadium, Wina, Minggu, 22 Juni. Dengan hasil ini, di babak semifinal skuad asuhan Luis Aragones bakal menantang tim ‘kuda-hitam’ Rusia di tempat yang sama, Kamis, 26 Juni mendatang.
Keberhasilan Spanyol melaju ke babak empat besar tidak terlepas dari kegemilangan kiper Real Madrid sekaligus kapten tim, Iker Casillas, yang berhasil memblok tendangan dua algojo Gli Azzurri, gelandang AS Roma, Daniele De Rossi dan striker Udinese, Antonio Di Natale.
Dalam laga “penebus kutukan” tersebut, Aragones tetap menurunkan formasi the winning team seperti ketika mengalahkan Rusia dan Swedia di babak penyisihan Grup D, yaitu formasi standar 4-4-2 dengan mengandalkan duet ujung tombak David Villa (Valencia) dan Fernando Torres (Liverpool). Sementara, bintang muda Arsenal, Francesc Fabregas kembali harus puas duduk di bangku cadangan.
Kebijakan yang sama pun diusung allenatore Timnas Italia, Roberto Donadoni. Formasi 4-3-1-2 yang dipakai saat menghempaskan Prancis di laga ‘hidup-mati” di Zurich, Selasa, 17 Juni, lalu, kembali dipakai. Sayangnya, Donadoni kehilangan playmaker Andrea Pirlo dan “Si Badak”, Gennaro Gattuso. Sebagai gantinya, Donadoni menurunkan Alberto Aquilani dan Massimo Ambrossini. Di belakang duet striker Luca Toni dan Antonio Cassano, Donadoni tetap memercayai Simone Perotta.
Sejak kick-off babak pertama dibunyikan wasit Jerman, Herbert Fandel, kedua tim tampil hati-hati, terutama di 15 menit pertama. Baru di menit ke-17, pergerakan pemain mulai tercipta ketika Torres lolos dari kawalan Gianluca Zambrotta. Sayang, tendangan El Nino masih melebar jauh dari gawang Gianluigi Buffon. Dua menit kemudian, giliran Italia lewat Perrotta ketika sundulannya memanfaatkan umpan silang Ambrossini terlalu lemah dan dengan mudah dikuasai Iker Casillas.
Sejak itu anak-anak asuhan Aragones mengendalikan jalannya pertandingan. Sementara, skuad Donadoni tampak lebih menitikberatkan lini pertahanan sambil mencari celah melakukan serangan balik. Di menit ke-24, Buffon melakukan save dari tendangan bebas David Silva. Hal itu diulang Buffon tujuh menit kemudian. Dari tepisan Buffon di menit ke-31 itulah tendangan penjuru pertama bagi Spanyol tercipta. Empat menit kemudian, tendangan spekulasi Andres Iniesta jauh melambung. Beberapa saat kemudian Italia punya peluang emas lewat sundulan Toni memanfaatkan umpan akurat dari Cassano. Beruntung bagi Spanyol, sundulan striker Bayer Muenchen itu masih dapat diblok Carlos Marchena.
Di menit ke-38, Spanyol kembali mengancam gawang Buffon lewat tendangan keras Silva dari luar kotak penalti yang masih melebar. Tiga menit berselang, terjadi kontroversi ketika akselerasi Silva persis di tepi kotak penalti diganjal bek kiri Fabio Grosso. Namun, wasit Fandel menilai Silva melakukan diving. Spanyol tak menyerah dan berupaya mencari gol pertama lewat kerja sama Iniesta dan Villa. Sayang, tendangan gelandang Barcelona itu masih menyamping dari gawang Buffon. Sampai paro 45 menit usai skor masih tetap 0-0.
Di babak kedua, Spanyol tetap memegang kendali jalannya permainan. Tampak jelas, Italia kehilangan Pirlo sebagai jenderal lapangan tengah. Xavi Hernandez dan Marcos Senna leluasa mengontrol zona yang vital ini. Tiga menit berlalu, Spanyol punya peluang emas. Bermula dari kemelut di depan gawang Buffon, bola liar disambar Silva namun masih bisa diblok Chiellini. Di menit ke-55, lagi Spanyol memiliki peluang emas. Setelah memenangi duel dengan Panucci, Torres bermaksud memberikan umpan datar kepada Villa. Sayang, bola masih dapat dihalau Chiellini.
Kerap ditekan, bukan berarti Italia tanpa peluang. Pergerakan Luca Toni merepotkan barisan belakang Spanyol. Ia kemudian mengumpankan bola pada pemain pengganti, Mauro Camoranesi. Cassilas kembali memperlihatkan kehebatannya dengan menepis tembakan Camoranesi. Peluang kembali dimiliki anak-anak asuh Roberto Donadoni di menit ke-70. Namun sundulan Toni menyambut crossing Zambrotta masih melebar.
Sebuah kesalahan dari Buffon di menit ke-80 hampir membuat Italia kebobolan. Ia gagal mengamankan bola tembakan Senna dengan sempurna. Bola tersebut pun lepas dan meluncur masuk ke gawang Italia. Namun, bola masih membentur mistar gawang. Membuat Buffon mampu menguasai bola tersebut sepenuhnya. Tiga menit berselang, Italia kembali memiliki peluang. Kali ini crossing Di Natale terarah dengan baik ke jantung pertahanan Spanyol. Namun, Fabio Grosso dan Luca Toni tidak berkoordinasi dengan baik. Sepakan bicycle kick Toni hanya menyolek bola, sehingga Grosso yang sudah berada di posisi sempurna gagal melepaskan tembakan. Babak kedua pun ditutup dengan skor kacamata 0-0.
Di babak perpanjangan waktu beberapa peluang tercipta bagi kedua kesebelasan. Spanyol memilikinya lewat shoot David Silva yang masih melenceng. Di menit ke-95, Sundulan Di Natale benar-benar mengancam gawang Spanyol. Beruntung, Cassilas masih mampu menepis bola tersebut. Semenit kemudian, sundulan Toni menyambut bola tendangan sudut pun masih di atas mistar.
Spanyol kembali memiliki peluang di menit ke-110. Umpan terobosan Fabregas mampu dikejar David Villa. Namun tembakan yang dilepaskan Villa masih mampu diblok Buffon. Semenit menjelang akhir perpanjangan waktu, Tim Matador kembali menciptakan peluang. Kali ini umpan silang Cazorla yang mengancam pertahanan Italia, sayang bola tersebut mengalir terlalu deras dan sukar dijangkau David Villa. Babak perpanjangan waktu usai, sehingga pemenang pun harus ditentukan lewat adu penalti.
Dalam drama adu penalti, kiper Spanyol, Iker Cassilas menjadi penyelamat timnya. Ia sukses menahan sepakan dua eksekutor Italia, Daniele De Rossi dan Antonio Di Natale. Sementara itu, kiper Italia, Gianluigi Buffon hanya sanggup memblok satu algojo Spanyol, Daniel Guiza. Spanyol pun menang 4-2, dan berhak melaju ke semifinal.
dudizoglu
23 June 2008, 09:04
akhirnya DDR dan DN meloloskan Spanyol ke semifinal.
Fabregas yg mengakhiri drama itu semua
peto_caem
23 June 2008, 09:26
Wah Spanyol menang, adu penalti memang adu keberuntungan
Itali ga beruntung
pertandingan babak 1 - 2 berjalan membosankaaaannn
ini oleh oleh nobar di mc d, pas adu pinalti doang tapi
http://www.youtube.com/watch?v=9goZ5GJxKOU
sam-inter
23 June 2008, 17:10
Fabregas yg mengakhiri drama itu semua
sebenarnya bukan dia tetapi DDR dan di Natale yang mengakhiri drama itu deh.
Tarisman
23 June 2008, 17:13
sebenarnya bukan dia tetapi DDR dan di Natale yang mengakhiri drama itu deh.
italia yg bersuka cita karena juara dunia berkat drama pinalti akhirny harus merasakn duka yg mendalam karena gagal lolos k semifinal euro 2008 juga karena pinalti....
biruhati
23 June 2008, 19:20
yup, padahal Spanyol selalu gagal dalam adu penalti di turnamen besar. Tanda2 bahwa Spanyol mematahkan mitos gagal di turnamen dan kandidat juara?
hitam-biru
24 June 2008, 00:12
yup, padahal Spanyol selalu gagal dalam adu penalti di turnamen besar. Tanda2 bahwa Spanyol mematahkan mitos gagal di turnamen dan kandidat juara?
Euro ini bener2 mematahkan banyak rekor yang bertahan lama n sebagian besar seputar Italia. Belanda - Italia: Belanda akhirnya menang setelah 30 tahun, Italia - Perancis: giliran Italia yang mematahkan rekor lama tidak menang atas Perancis. Spanyol - Italia: Spanyol setali tiga uang dengan Belanda (menang di pertandingan turnamen resmi atas Italia setelah waktu yang sangat lama).
sam-inter
24 June 2008, 16:18
Euro ini bener2 mematahkan banyak rekor yang bertahan lama n sebagian besar seputar Italia. Belanda - Italia: Belanda akhirnya menang setelah 30 tahun, Italia - Perancis: giliran Italia yang mematahkan rekor lama tidak menang atas Perancis. Spanyol - Italia: Spanyol setali tiga uang dengan Belanda (menang di pertandingan turnamen resmi atas Italia setelah waktu yang sangat lama).
rekor nyeleneh alias keluar dari pakem juga terjadi....euro yang aneh deh.:bengep:
pingin Turki memanfaatkan keanehan tersebut dan tampil juara, supaya rekor ANEHNYA makin menuju PUNCAK.
Tarisman
24 June 2008, 17:02
rekor nyeleneh terjadi untuk memberikan satu rekor baru di kanca sepakbola eropa... ^^
turki juara...........
biruhati
25 June 2008, 15:21
banyak kejutan yg membuat Euro kali sangat menarik.
Tarisman
25 June 2008, 23:40
banyak kejutan yg membuat Euro kali sangat menarik.
malam ini... jatah turkiye showtime !!!
sam-inter
25 June 2008, 23:45
malam ini... jatah turkiye showtime !!!
dan moga kagak demam panggung dan pipis di atas panggung...hua...hua...:>-)
Tarisman
25 June 2008, 23:49
dan moga kagak demam panggung dan pipis di atas panggung...hua...hua...:>-)
ngomong2 soal pipis aku belum pernah liat pemain izin bentar k belakang :kekeke: jangan2 bro inter benar lagi... nyatu ama keringet :mama:
hitam-biru
26 June 2008, 00:03
dan moga kagak demam panggung dan pipis di atas panggung...hua...hua...:>-)
ngomong2 soal pipis aku belum pernah liat pemain izin bentar k belakang :kekeke: jangan2 bro inter benar lagi... nyatu ama keringet :mama:
pada jorok nih.. :lol: atlet yang mengeluarkan banyak cairan (keringat lho! jangan mikir macem2!!) memang jarang bisa buang air kecil klo sedang melakukan aktivitas2 berat yang membutuhkan banyak energi dan mengeluarkan banyak cairan tubuh untuk mendinginkan temperatur tubuhnya.
ps: kok jadi agak OOT ya..? :belajar:
Tarisman
26 June 2008, 00:04
pada jorok nih.. :lol: atlet yang mengeluarkan banyak cairan (keringat lho! jangan mikir macem2!!) memang jarang bisa buang air kecil klo sedang melakukan aktivitas2 berat yang membutuhkan banyak energi dan mengeluarkan banyak cairan tubuh untuk mendinginkan temperatur tubuhnya.
ps: kok jadi agak OOT ya..? :belajar:
wah........ ada yg ngeresponse ... :mama:
Tarisman
26 June 2008, 00:05
malam ini !!!
jerman v turkiye
its show time :berondong:
biruhati
26 June 2008, 06:41
Keajaiban Turkiye terhenti
Sayang, serunya pertandingan semalam berkurang karena gangguan satelit.
Turkiye yang turun dengan tim seadanya justru mampu lebih menguasai pertandingan di babak pertama. Dan mereka berhasil unggul lebih dulu setelah sebelumnya kerapkali membahayakan pertahanan Jerman. Tendangan Kazim Kazim yang membentuk mistar untuk kedua kalinya berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Ugur Boral. 1-0 untuk Turkiye.
Jerman tetap belum mampu keluar dari tekanan dan pemain2 Turkiye makin bersemangat. Tapi lewat sebuah serangan balik cepat Jerman menyamakan skor melalui sontekan Basti. Proses terjadinya gol hampir sama dengan ketika melawan Portugal yaitu umpan terukur dari sayap kiri, Podolski.
Setelah itu, Jerman tetap berada di bawah tekanan Turkiye.
Di babak kedua, Jerman mengambil kendali permainan. Turkiye pun harus lebih bertahan. Tapi Jerman tetap tidak mampu masuk ke dalam kotak penalti Turkiye dan lebih banyak mengandalkan tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti.
Baru di menit 79 Miroslav Klose membawa Jerman unggul lewat gol khasnya, sundulan kepala, setelah menerima umpan silang dari Lahm.
Turkiye kembali mempertunjukkan semangat pantang menyerahnya. Menit 86, Semih Senturk kembali menyeimbangkan skor. Tusukan Sabri di sisi kiri pertahanan Jerman, sukses diteruskan Semih untuk menaklukan Lehmann.
Namun gol menit terakhir kali ini milik Jerman. Dengan kerja sama satu dua, Lahm dan Hitzlsperger berhasil mengecoh pertahanan Turki, hingga Lahm dengan leluasa melepaskan tendangan keras dan gagal diamankan Rustu Recber.
Selamat buat Jerman, selamat buat Turkiye yang mampu tampil luar biasa dengan skuad seadanya.
peto_caem
26 June 2008, 09:32
TOP buat Turki mereka pulang dengan kepala tegak
bermain dengan banyak pemain inti tidak main, tetapi mampu buat tim Jerman kerepotan, terutama babak pertama, luar biasa
:jempol::jempol: Two thumbs up buat Turki
avierre
26 June 2008, 09:34
Turkiye . . . Turkiye . . . . :mantap:
Dengan skuad seadanya mereka bisa memaksa kemenangan Jerman sampai menit-menit terakhir.
Aku bayangin gimana seandainya Turki bisa tampil full team, bisa beda ceritanya . . .
peto_caem
26 June 2008, 09:48
Jerman Lolos ke Final EURO 2008
Tidak ada keajaiban yang terjadi di Jakob-Park Stadium, Basel, Swiss. Dalam laga semifinal Euro 2008, kandidat jawara, Jerman dengan susah payah berhasil menjegal langkah tim pembunuh raksasa, Turki 3-2 (1-1). Dengan kemenangan ini Jerman lolos ke partai pamungkas dan akan berhadapan dengan pemenang partai semifinal lainnya antara Rusia versus Spanyol yang baru berlangsung esok malam di Wina.
Menghadapi tim kandidat juara, Jerman, di partai sepenting semifinal Euro 2008, pelatih Turki, Fatih Terim terpaksa menurunkan formasi dadakan, 4-1-4-1, menyusul sembilan pemain intinya—tiga di antaranya bermain sebagai center-back—yang tidak bisa tampil akibat faktor cedera dan akumulasi kartu. Gelandang Mehmet Topal digeser sebagai bek tengah berduet dengan Gokhan Zan. Sebagai holding midfielder, Terim menugaskan gelandang bertahan Fenerbahce, Mehmet Aurelio yang telah bebas dari hukuman kartu.
Sementara itu, Tim Panser tetap menurunkan komposisi pemain seperti saat menggulingkan tim favorit lainnya, Portugal di babak perempat final. Meskipun gelandang berpengalaman, Torsten Frings dinyatakan fit, Joachim Loew tetap memilih memainkan the winning team dengan formasi 4-2-3-1. Sebagai gelandang bertahan, Loew menurunkan Simon Rolfes dan Thomaz Hitzlsperger. Tiga pemain di belakang Miroslav Klose yang sendirian di lini depan, Jerman mengandalkan trio Bastian Schweinsteiger, kapten tim Michael Ballack, dan Lukas Podolski.
Sejak kick-off dibunyikan wasit Massimo Busacca (Swiss), Jerman sebenarnya berusaha mengendalikan ritme pertandingan dengan melakukan possession football. Namun, justru Turki, yang kemudian balik menekan pertahanan Tim Panser. Di menit ketujuh, gelandang sayap kanan Kazim Kazim melepaskan tendangan keras dari jarak 25 meter. Sayang, bola mengarah tepat dalam pelukan Jens Lehmann. 30 detik kemudian, bek Phillip Lahm membuat blunder yang nyaris harus dibayar mahal. Bola di kaki Lahm berhasil dicuri Hamit Altintop. Untung Lehmann bergerak cepat mempersempit ruang tembak dan memblok sepakan Hamit.
Sejak saat itulah, Turki boleh dibilang menguasai jalannya permainan. Lini tengah berhasil dikuasai anak-anak asuhan Fatih Terim seiring dengan penampilan apik Mehmet Aurelio yang sukses mematikan Ballack. Di menit ke-13, Kazim Kazim nyaris mencetak gol ketika tendangannya membentur mistar gawang Lehmann. Gempuran Turki akhirnya membuahkan hasil di menit ke-22. Bermula dari aksi bek kanan Sabri Sarioglu yang melepaskan umpan mendatar ke kotak penalti. Bola ditendang Kazim Kazim dan kembali membentur mistar gawang. Kali ini, bola rebound kembali ke zona permainan dan disambar Ugur Boral dan tak mampu ditepis Lehmann. 1-0 untuk Turki. Gol pertama Boral bagi Ay-Yıldızlılar.
Namun, keunggulan Turki tak bertahan lama. Empat menit kemudian, lewat serangan balik yang cepat, Tim Panser berhasil menyamakan kedudukan lewat flick Bastian Schweinsteiger yang mendapat bola crossing dari Lukas Podolski. Skor menjadi 1-1. Publik Jerman berharap gol penyeimbang kedudukan itu bakal menaikkan moral Ballack dkk. Tapi, itu tidak terbukti. Turki membuktikan mereka punya mental baja dan tetap memegang kendali jalannya pertandingan.
Di menit ke-31, Lehmann nyaris membuat blunder dalam mengantisipasi tendangan bebas Hamit. Beruntung bagi Jerman, Lehmann masih mampu mentip bola sepakan Hamit. Tiga menit kemudian, Podolski membuang peluang emas. Lolos dari jebakan off-side, tembakan Poldi—julukannya—meluncur tipis di atas mistar gawang Rustu. Turki membalas lewat tendangan bebas Boral yang harus ditinju Lehmann. Sampai jeda tiba, skor 1-1 tetap bertahan.
Di awal babak kedua Loew menurunkan Frings menggantikan Rolfes yang mengalami cedera di kepalanya. Masuknya Frings membuat lini tengah Tim Panser lebih bertenaga. Lima menit setelah peluit berbunyi, Jerman nyaris mendapat hadiah tendangan penalti ketika Lahm terjatuh di kotak 16 meter. Namun, wasit Busacca menilai ganjalan Sabri Sarioglu bukan merupakan pelanggaran.
Jerman kembali mendapat kans membobol gawang Rustu di menit ke-55, namun sepakan kaki kiri Hitzsperger masih melambung di atas mistar. Dua menit kemudian, peluang kembali menjadi milik Jerman. Ballack diganjal beberapa meter di luar kotak penalti, yang membuat wasit memberi hadiah tendangan bebas. Posisi yang ideal bagi Ballack untuk mencetak gol lewat tendangan bebas, namun kali ini tendangan Ballack masih membentur pagar betis.
Turki kemudian banyak melakukan pelanggaran, sementara di sisi lain, permainan Jerman makin terfokus. Turki mendapat peluang lewat Boral di menit ke-73 melalui tembakan Boral yang masih terarah lurus ke pelukan Lehmann. Jerman membalasnya 30 detik kemudian, kembali sepakan Hitzsperger masih belum menemui sasaran.
Memasuki menit ke-79, Stadion St. Jakob bergemuruh oleh sorak sorai pendukung Jerman menyambut gol Miroslav Klose. Gol ini bermula dari gagalnya Rustu Recber mengantisipasi crossing Phillip Lahm. Bola tersebut mengarah ke Miroslav Klose, yang tanpa ksulitan menyundulnya ke gawang yang sudah kosong.
Empat menit menjelang babak kedua berakhir, Turki seolah dapat mengulang kehebatannya yang telah diperlihatkan pada tiga pertandingan sebelumnya, dengan mencetak gol balasan. Skor pun berubah menjadi 2-2. Pergerakan Sabri, mampu membuat Phillip Lahm terkecoh. Kemudian, ia pun mengirim umpan mendatar tertuju pada Semih Senturk. Dari sudut sempit, Semih melepaskan tendangan yang tidak mampu diantisiasi Lehmann.
Jerman membuktikan kalau merekalah pemilik semangat pantang menyerah sesungguhnya. Diawali pergerakan Lahm menyisir sisi kiri pertahanan Turki, ia kemudian mengirim bola pada Hitzsperger. Bagai memainkan operan satu dia, Hitzsperger mengirim kembali bola tersebut pada Lahm yang sudah menyeruak masuk kotak penati Turki. Tanpa pengawalan, Lahm menembak bola yang menggetarkan jala Turki.
Kali ini, Turki tidak mampu menciptakan keajaiban seperti yang telah mereka lakukan pada tiga pertandingan sebelumnya.. Tidak ada gol balasan tercipta di waktu tersisa. Turki pun tersingkir dari pentas ini, namun mereka tidak pantas untuk tertunduk malu. Skuad Turki pantas keluar lapangan dengan kepala tegak setelah mampu memperlihatkan bahwa semangat dan kerja keras dapat mengubah suatu hal mustahil menjadi terwujud.
Susunan Pemain:
Jerman:
Pelatih: Joachim Loew
Formasi: 4-2-3-1
1-Jens Lehmann; 16-Philipp Lahm, 21-Christoph Metzelder, 17-Per Mertesacker, 3-Arne Friedrich; 6-Simon Rolfes (8-Torsten Frings), 15-Thomas Hitzlsperger; 7-Bastian Schweinsteiger, 13-Michael Ballack, 21-Lukas Podolski; 9-Miroslav Klose (2-Marcell Jansen).
Turki:
Pelatih: Fatih Terim
Formasi: 4-1-4-1
1-Rustu Recber; 3-Hakan Balta, 4-Gokhan Zan, 6-Mehmet Topal, 20-Sabri Sarioglu (KK); 7-Mehmet Aurelio; 16-Ugur Boral (10-Gokdeniz Karadeniz), 19-Ayhan Akman (21-Mevlut Erding), 22-Hamit Altintop, 18-Kazim Kazim (11-Tumer Metin); 9-Semih Senturk (KK).[LB]
Jerman Congratulation
sam-inter
26 June 2008, 10:59
TOP buat Turki mereka pulang dengan kepala tegak
bermain dengan banyak pemain inti tidak main, tetapi mampu buat tim Jerman kerepotan, terutama babak pertama, luar biasa
:jempol::jempol: Two thumbs up buat Turki
bukan lagi 2 :jempol: tetapi seluruh :jempol: yang ada padaku kuberikan kepada TURKI.
dudizoglu
26 June 2008, 11:34
Turki...Turki...dan Turki
ga bisa tulis kata2 lagi...
:mewek::mewek::mewek::mewek::mewek::mewek::mewek:
loushevaon7
26 June 2008, 22:42
Aku juga smpt mikir jika saja Turki full team, mungkin bgt Jerman pun bisa ditaklukkan.
Salut bgt buat Turkiye! :clap::clap::clap:
Tinggal nunggu Spanyol/Rusia, apakah final akan berlangsung antara 2 tim unggulan yg disponsori adidas atau tim unggulan adidas vs tim kuda hitam nike?
avierre
27 June 2008, 08:19
Partai final Euro 2008 tidak akan menghadirkan kejutan. Setelah Jerman, Spanyol memastikan diri keluar sebagai finalis dengan mengandaskan mimpi Rusia. Tim Matador begitu superior dengan mencukur Rusia 3-0 (0-0) di Ernst Happel Stadion, Wina, Austria, Kamis (26/06) atau Jumat dinihari-WIB.
Luis Aragones tidak melakukan perubahan sama sekali dalam susunan pemain. Formasi standar 4-4-2 dipakai dan tidak ada perubahan dalam 11 pemain utama. Daftar starter ini pula yang menundukkan Rusia 4-1 di partai perdana keduanya. Sedangkan Guus Hiddink melakukan satu perubahan, Denis Kolodin yang absen karena akumulasi kartu kuning digantikan Vasily Berezutsky.
Strategi Aragones menurunkan the winning team patut diacungi jempol. Permainan Xavi Hernandez jadi lebih matang karena sudah terbiasa. Kick-off babak pertama dibunyikan wasit Franck De Bleeckere, Rusia berinisiatif mendominasi penguasaan bola. Tapi Spanyol perlahan mulai mengimbangi porsi serangan. Ancaman pertama nyaris menjebol gawang Rusia. Menit keenam Fernando Torres gagal menuntaskan peluang setelah bekerjasama apik dengan David Villa. Sepakan Torres berhasil digagalkan oleh kaki kiper Igor Akinfeev.
Empat menit kemudian giliran Villa yang membuat Akinfeev berjibaku melalui tendangan bebasnya. Sampai babak pertama berjalan 15 menit kedua kesebelasan menampilkan permainan terbuka. Menit ke-16 barulah gawang Spanyol terancam saat tendangan bebas Roman Pavlyuchenko melesat tidak jauh dari mistar gawang. Di pertengahan paro pertama hujan semakin lebat membasahi lapangan dan sepuluh menit sebelum turun minum Villa harus keluar lapangan karena mengalami cedera.
Di babak kedua, tanpa Villa yang saat ini memimpin daftar perolehan gol terbanyak, Spanyol tampil kesetanan. Belum lima menit sehabis istirahat, Xavi membuka kemenangan. Tanpa berpikir panjang, Xavi meneruskan umpan setengah badan dari Andres Iniesta. Unggul 1-0 membuat Spanyol lebih percaya diri. Sementara Hiddink memperhatikan kekuatan menyerang dengan memasukkan dua gelandang yangmemiliki determinasi tinggi.
Torres tercatat paling tidak membuang dua kesempatan menggandakan keunggulan dari tiga menit. Belum lagi kerjasama apik Cesc Fabregas dan Xavi yang memberi kesan rapuhnya pertahanan Rusia. Fabregas yang masuk mengantikan Villa membuat Akinveef bekerja ekstra saat mengamankan tendangan spekulasi jarak jauh dari luar kotak 16 meter.
Gol kedua Spanyol akhirnya datang menit ke-73. Striker Daniel Guiza yang baru masuk empat menit menggantikan Torres langsung menunjukkan ketajamannya sebagai El Pichichi La Liga. Kerjasama satu-dua dengan Fabregas, Guiza menyudahi Akinfeev dengan bola lob. Rusia terkejut dan langsung merespon. Beberapa peluang yang dimilik Pavlyuchenko tidak ada yang menghasilkan gol.
Asyik menyerang, stabilitas lini pertahanan menurun. Ini pula yang dimanfaatkan dengan jeli oleh anak asuh Aragones. Gol ketiga yang menutup kemenangan mengesankan terjadi di memit ke-82. Memanfaatkan serangan balik kerjasama Iniesta dan Fabregas. Silva yang ikut bergerak masuk ke dalam kotak penalti lawan dengan dingin mengelabui Akinfeev menggunakan kaki. Menjelang usai Rusia juga tidak mampu menghasilkan gol balasan. Satu di antaranya yakni peluang dari sundulan Dmitriy Sychev yang diselamatkan Iker Casillas.
---> Akhirnya Spanyol mampu meraih partai puncak setelah beberapa kesempatan selalu kandas di babak yang lebih awal . . .
peto_caem
27 June 2008, 09:32
Tapi kemenangan spanyol dibayar dengan cederanya Villa. Kemungkinan absen lawan Jerman di final
Selamat Spanyol
dudizoglu
27 June 2008, 09:40
fabregas kunci kemenangan Spanyol
peto_caem
27 June 2008, 09:43
Tapi gw impressed ma maennya Sergio Ramos tuh, bener-bener gak kenal lelah, TOP :jempol:
Tarisman
27 June 2008, 20:28
Aku juga smpt mikir jika saja Turki full team, mungkin bgt Jerman pun bisa ditaklukkan.
Salut bgt buat Turkiye! :clap::clap::clap:
Tinggal nunggu Spanyol/Rusia, apakah final akan berlangsung antara 2 tim unggulan yg disponsori adidas atau tim unggulan adidas vs tim kuda hitam nike?
kita emang layak angkat topi k turkiye, selain menghibur mereka juga mngajarkan kepada kita tentang satu hal penting yaitu "pantang menyerah"
btw... akhirnya spain yg maju, so duo adidas yg akhirny saling bunuh... :ratu:
Tarisman
27 June 2008, 20:30
Tapi kemenangan spanyol dibayar dengan cederanya Villa. Kemungkinan absen lawan Jerman di final
Selamat Spanyol
sangat di sayangkn sekali kalo doski bner2 absen, jdi golny hanya mentok di angka 4 dan si poldi sangat berpeluang untuk menyalipny kalo bisa cetak 2gol pada finale nanti...
Tarisman
27 June 2008, 20:33
fabregas kunci kemenangan Spanyol
Tapi gw impressed ma maennya Sergio Ramos tuh, bener-bener gak kenal lelah, TOP :jempol:
2 tokoh central kunci kemenangan spain... cesc meski hanya turun main dari banch tapi dia mampu membuktikan kalo dia di cadangkn bukan karena jelek tapi memang pasti di turunkan kalo memang bnar2 di butuhkn, kaya senjata andalan gitu :kekeke:
Tarisman
27 June 2008, 21:05
Man Of the Match
Fabregas, Si Pejuang Katalan
Spanyol telah memastikan tiket final Euro 2008 untuk berhadapan dengan Jerman. Meski Cesc Fabregas gagal menghadiahkan gol buat timnya, pemain kelahiran Katalan (Barcelona) 21 tahun itu layak dijadikan sebagai man of the match ketika membantu Matador menyingKirkan Rusia di semifinal.
Layaknya seorang pengaTur serangan Fabregas memakai kostum bernomor punggung 10. Diturunkan Luis Aragones dengan terpaksa pada babak pertama menggantikan David Villa yang cedera, bintang Arsenal itu mampu menjawab kepercayaan pelatihnya.
Pada laga yang berakhir 3-0 dengan kemenangan Spanyol itu, Fabregas mampu memberikan assist dua kali. Umpannya lobnya yang pertama mampu diselesaikan dengan cantik striker Real Mallorca, Daniel Guiza. Akibatnya gawang Rusia yang dikawal kiper Igor Akinfeev jebol untuk yang kedua kalinya.
Tidak berhenti di sana Fabregas kembali mengirimkan umpannya yang kedua. Umpan crossingnya dijawab tuntas David Silva, yang sekaligus menutup kemenangan Spanyol.
Melihat penampilannya di Euro 2008, Fabregas sekaligus menjawab tantangan banyak pihak. Bukan hanya piawai bermain dengan Arsenal. Dia juga mampu menjadi motivator serangan Matador.
Buat Spanyol yang telah lolos ke babak final, taji Fabregas masih akan sangat dibutuhkan. Jika pada laga melawan Rusia Luis Aragones hanya memakainya sebagai pemain pengganti, melawan Jerman pelatih veteran itu mungkin saja memainkannya sebagai starter sejak awal pertandingan.
hitam-biru
27 June 2008, 22:46
Aku juga smpt mikir jika saja Turki full team, mungkin bgt Jerman pun bisa ditaklukkan.
Salut bgt buat Turkiye! :clap::clap::clap:
Tinggal nunggu Spanyol/Rusia, apakah final akan berlangsung antara 2 tim unggulan yg disponsori adidas atau tim unggulan adidas vs tim kuda hitam nike?
kita hanya bisa berandai-andai dengan jika.. bila saja.. dst. sayang kita hidup di alam realita dimana waktu tidak bisa diputar balik dan kenyataan tidak dapat dibatalkan. ini pengandaian saya: jika saja pasukan Turki tidak bermain sepenuh hati sehingga menyebabkan para pemainnya cedera apakah Turki bisa sampai semifinal seperti ini? my point is, klo Turki bisa full team tanpa ada pemain cedera mereka mungkin gak sedahsyat sekarang.
Tapi kemenangan spanyol dibayar dengan cederanya Villa. Kemungkinan absen lawan Jerman di final
Selamat Spanyol
David Villa dipastikan absen di Final. tempatnya kemungkinan akan diisi oleh Cesc Fabregas atau Daniel Guiza.
vBulletin® v3.6.8, Copyright ©2000-2010, Jelsoft Enterprises Ltd.