PDA

View Full Version : SEA GAMES XXIV - Nakhon Ratchasima , Thailand


DavidBBC
9 December 2007, 22:28
Sampai hari ini , Indonesia masih berada di peringkat diluar 5 besar Klasemen sementara medali . Indonesia yang meraih 7 emas masih berada di bawah Thailand , Vietnam , Singapore , Philipina dan Malaysia .
Apakah krisis ini akan semakin berlanjut ? Kita harapkan para atlet kita secepatnya meraih sebanyak mungkin medali emas agar dapat mengangkat prestasi Indonesia di ajang SEA GAMES kali ini .

no_q
9 December 2007, 23:52
Semoga sih Indonesia jangan terus bertahan di posisi yang sekarang, biar bisa mencapai targetnya yaitu posisi 4 besar. :shock: (hahh target hanya 4 besar?? ya memang hanya segitu targetnya.. jauh deh dari juara umum)

Tapi yang saya takutkan adalah.. target tersebut gak akan tercapai..berhubung begitu banyaknya medali2 emas Indonesia yang dicanangkan akan didapat, tapi ternyata lolos ke negara lain.. contoh: Sepeda downhill, aerobik ganda, menembak, sepakbola!! :grin: :grin:

Jadi kemungkinan besar Indonesia akan meraih posisi ke 5 lagi.. itu juga dengan catatan asal jangan disalib lagi oleh Singapura, (negara yang hobby sekali dengan naturalisasi atlet asing, dari berbagai negara, terutama dari China termasuk ada juga beberapa atlet Indonesia di cabang bulutangkis putra). Ada begitu banyak atlet China yang dinaturalisasi oleh Singapura menjadi warganegara Singapura dan mereka bukan atlet sembarangan. Contoh tenis meja atlet yang disikat adalah peringkat 11 dunia (kalau gak salah, pokoknya termasuk dalam 20 besar dunia, baik itu atlet putri ataupun putra).

Gimana dengan nasib Indonesia?? Indonesia dari dulu salah mengambil paket medali yang diincar. Tiga cabang yang terbanyak memberikan medali (Atletik, Renang dan Menembak), bukanlah cabang2 unggulan Indonesia, walaupun emas 100 meter putra jatuh ke tangan Indonesia (that's great! :) ). Juga beberapa emas lain direbut Indonesia di cabang atletik yang sampai hari ini sudah mendapat 4 medali emas.

Dari cabang menembak hanya mengincar 2 medali emas yang ternyata lolos dan berubah menjadi 2 medali perunggu. Padahal Singapura berhasil mendapat 8 medali emas!!

Sedangkan renang?? Richard Sambera yang sudah 20 tahun membela Indonesia di Sea Games, masih dijadikan andalan untuk merebut medali emas.. padahal beliau sudah berusia 35 tahun?? What is this?? Kejuaraan renang seniorkah ini?? Susah menjawabnya. :geblek:

Sampai komentar saya ini ditulis, Indonesia sudah merebut 13 medali emas, tapi tetap di posisi ke 6 dibawah Thailand (66), Vietnam (29), Singapura (25), Filipina (16) dan Malaysia (15).

Semoga keraguan saya jangan sampai terjadi.. tapi seandainya terjadi sekalipun dan Indonesia menduduki urutan ke 6, saya tidaklah heran. :mewek:

DavidBBC
10 December 2007, 09:22
Bener bro no_q , kayaknya target bertahan di posisi 4 besar yang dicanangkan oleh Pengurus KOI / KONI susah untuk dicapai tanpa adanya peningkatan prestasi olahraga Indonesia .
Masalah Naturalisasi , sebenarnya jangan disangkut pautkan dengan nasionalisme . Kalo Naturalisasi untuk meningkatkan prestasi olahraga dalam negeri , kenapa tidak ? Lihat saja , Timnas Sepakbola Singapore sudah mengungguli team tetangga mereka , Malaysia dan Indonesia . Bukan tidak mungkin kedepannya , bulutangkis mereka akan lebih maju karena ada kemungkinan untuk menaturalisasi pemaen pemaen muda China .

Mending Indonesia "istirahat" dulu dari SEA GAMES berikutnya untuk mempersiapkan kontingen yang lebih baek di masa mendatang .

DavidBBC
11 December 2007, 09:43
Posisi Indonesia sampai hari keempat ( kemaren ) masih belum beranjak "sembuh" dan tetap menghuni posisi keenam dibawah Philipina . Sepertinya evaluasi total harus segera dilakukan setelah pembubaran team , sehingga kedepannya Indonesia dapat kembali merajai arena olahraga asia tenggara .

DavidBBC
12 December 2007, 14:58
Hingga hari ini posisi Indonesia mulai beranjak naek ketempat kelima . Perolehan medali emas yang direbut atlet atlet Indonesia dengan susah payah diikuti juga oleh atlet dari negara yang posisinya diatas dan dibawah Indonesia seperti Philipina dan Malaysia .

Sementara itu Thailand akan bertemu Myanmar dalam partai puncak final Sepakbola Sea Games ke 24 ini . (

no_q
15 December 2007, 01:47
Posisi medali sampai malam ini adalah sebagai berikut
1 Thailand 174 118 103 395
2 Malaysia 65 49 89 203
3 Vietnam 64 56 82 202
4 Indonesia 53 62 82 197
5 Singapore 43 42 41 126
6 Philippines 40 88 94 222
7 Myanmar 14 26 45 85
8 Laos PDR 5 7 31 43
9 Cambodia 2 5 10 17
10 Brunei Darussalam 1 1 4 6

Rasanya kalau melihat stand begini.. posisi Indonesia di nomor 4 sudah cukup aman, berhubung besok gak terlalu banyak cabang yang masih memperebutkan medali, sedangkan posisi terdekat berjarak 10 medali emas. Untuk pertandingan besok, Indonesia masih berpeluang menambah beberapa emas dari ganda putri tenis, serta volley pantai putra.

Selamat buat tim bulutangkis Indonesia yang berhasil menyapu bersih medali emas, dengan menurunkan semua kekuatan penuh.. (untung Malaysia gak turun kekuatan utama :) )

Untung deh.. perkiraan jelek saya gak terwujud.. :) Tapi kita gak boleh terlalu senang.. sebab target tercapai.. hanya menjadi 4 besar, bukan yang terkuat di Asia Tenggara seperti masa silam (okay.. nomor satu gak mungkin karena itu biasanya jatah tuan rumah.. tapi menjadi yang terbaik setelah tuan rumah adalah suatu keharusan). Harus banyak berlatih, dan regenerasi harus berjalan nih :) :pusap:

DavidBBC
15 December 2007, 09:09
Malaysia dan Vietnam kembali menjadi kekuatan yang menakutkan bagi Kontingen Indonesia di ajang pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara . Untuk dimasa depannya sebaeknya Indonesia mempersiapkan diri lebih baek lagi . Ajang PON yang akan berlangsung di Kaltim sebaeknya menjadi suatu proses pencarian bibit dan regenarasi beberapa Cabor Unggulan . Jangan jadikan ajang PON sebagai suksesi Pilkada atau sebagainya .

Thailand akhirnya menjadi Juara Sepakbola SEA GAMES delapan kali berturut turut . Dengan persiapan hanya seminggu Thailand mampu mengungguli Myanmar di partai puncak dengan skor 2-0 .

loushevaon7
15 December 2007, 15:07
Kenapa ya jaman Pak Harto dulu puluhan tahun berkuasa, negara kita hampir selalu bisa menjadi juara umum SEA Games, tapi pasca reformasi 1998 untuk menjadi peringkat kedua saja susahnya bukan main? Bahkan tim sepakbola pernah juara 2 kali juga di masa Orde Baru (1987 dan 1991). Ada hubungannya nggak sih?

no_q
15 December 2007, 16:12
Kenapa ya jaman Pak Harto dulu puluhan tahun berkuasa, negara kita hampir selalu bisa menjadi juara umum SEA Games, tapi pasca reformasi 1998 untuk menjadi peringkat kedua saja susahnya bukan main? Bahkan tim sepakbola pernah juara 2 kali juga di masa Orde Baru (1987 dan 1991). Ada hubungannya nggak sih?

Mustinya sih gak ada hubungannya antara Orde Baru sama sekarang. Toh Thailand yang kondisi perpolitikannya kacau balau (sering ada kudeta), bisa jadi juara umum.

Kalau melihat dari segi positifnya.. mungkin bisa dibilang begini: Semua negara berkembang, hanya perkembangan Indonesia boleh dibilang sangat lambat dibandingkan dengan negara lainnya (kalau tidak mau disebut jalan ditempat).

Jangan bicara tentang Thailand deh.. soalnya Thailand sudah menjadi salah satu kekuatan Asia, lihat posisi mereka di Asian Games. Kita bandingkan saja dengan Malaysia dan Vietnam. Ada di posisi berapa mereka sewaktu periode 1980 - 1990 an?? Gak jelas toh.. Tapi sekarang.. 3 besar selalu menjadi jatah mereka kecuali kalau Philippine jadi tuan rumah.

Seingat saya Vietnam mulai mentas sejak mereka jadi tuan rumah Seagames beberapa tahun silam.. sejak itu mereka menjadi kekuatan yang susah ditaklukan Indonesia. Mungkin kesalahan Indonesia dalam membina olahraga adalah beberapa hal ini:
1. Regenerasi yang terlambat. Banyak atlet uzur yang masih dipasang dan bahkan ada yang menang seperti Oka Sulaksana.
2. Pembinaan instant/ tipu-tipu.
a. Banyak daerah yang malas membina atlet, untuk meraih prestasi mereka membeli (membajak) atlet dari daerah lainnya.
b. Belum lagi menurut artikel di Kompas beberapa hari yang lalu, ada banyak pengurus melakukan pembinaan tipu-tipu dengan cara melakukan training center atau latihan di luar negeri tanpa mengikutkan atlet yang dilatih itu di kejuaraan (pengalaman bertanding sangat kurang), sekalipun ikut pertandingan, itupun pertandingan tingkat SMA atau daerah. Yang penting atlet mereka berlatih di luar negeri dengan begitu mereka mendapat uang saku, bonus dan sejenisnya yang ujungnya akan terciprat juga ke pengurus.
c. Cara-cara instant juga ditempuh seperti kebijakan pengiriman atlet sepakbola ke Argentina selama sebulan dengan mengharapkan bisa mendapat medali emas di Seagames, sementara kompetisi lokal cukup memilukan.
3. Disiplin atlet yang kurang begitu tinggi. Selain itu motivasi atlet sedikit banyak bergeser ke segi materi bukan prestise dan kebanggaan bangsa (walau tak sedikit yang rela mati demi negara, tapi masih lebih banyak lagi yang rela mati demi uang) -- walaupun kita tak boleh menutup mata bahwa dengan uang, masa depan lebih terjamin.
4. Kurangnya perhatian pemerintah dalam segi pembinaan maupun masa depan atlet (di masa pensiun, banyak mantan atlet yang keleleran). Okay kita sudah banyak memberi perhatian kepada para atlet, tapi coba dibandingkan dengan negara2 lain gak usah terlalu jauh.. cukup di Asia Tenggara saja, seperti Malaysia. Menurut pendapat pribadi saya.. olahraga adalah prioritas nomor sekian dari seluruh prioritas pemerintah.. coba cek anggaran yang diberikan untuk olahraga.
5. Pengurus yang mencari kehidupan di olahraga, bukannya memberi kehidupan bagi atlet, tapi mereka mencari uang di posisi masing-masing.
6. silahkan isi sendiri deh.. :)

DavidBBC
15 December 2007, 16:37
Jadi problem paling besar yang dihadapi Dunia Olahraga di Indonesia adalah KKN . Bukan kekurangan atlet berbakat atau mundurnya prestasi atlet Indonesia .
Vietnam yang mengadakan TC di China juga menuai prestasi bagus di Sea Games , Thailand yang mengirim atlet berbakatnya latihan di luar negeri malah mampu menjadi Juara Umum Sea Games setelah SEA Games hanya berlangsung beberapa hari .

no_q
15 December 2007, 17:08
Posisi terakhir medali Indonesia di posisi ke 4 dengan merebut 55 medali emas.
Cabang-cabang perebut medali emas untuk Indonesia adalah:
Angkat Besi: 5
Atletik: 7
Balap Sepeda: 5
Bilyar: 2
Binaraga: 1
Bola Volley: 1
Boling: 2
Bulutangkis: 7
Dayung: 7 (4 kano, 2 rowing, 1 perahu tradisional)
Gulat: 1
Judo: 1
Karate: 2
Layar: 1
Loncat Indah: 1
Panahan: 3
Pencak Silat: 5
Senam: 1
Taekwondo: 1
Volley Pantai: 1
Wushu: 1

Yang mirisnya, karate Indonesia hanya bisa merebut 2 emas sementara Malaysia bisa mencetak 8 emas. Dendam Donald Kolopita (wasit karate Indonesia yang dianiaya orang Malaysia) blom terbalas nih.
:mewek:

DavidBBC
17 December 2007, 09:52
Heran juga melihat sikap petinggi olahraga Indonesia lewat pemberitaan media media di Indonesia , yang menyatakan sudah puas bahwa target diposisi keempat Asia Tenggara sudah tercapai . Apakah yang dikejar Indonesia hanya peringkat ? Kenapa tidak melihat perbedaan perolehan medali emas antara Thailand dengan kontingen negara laen yang terpaut jauh ?

bayilemot
19 December 2007, 01:45
jujur gw malu

dgn penduduk sebanyak ini
hanya menduduki pringkat 4 :(
ditambah dibawah malingsia

Mirjalovic
10 January 2008, 18:04
tenang.........dengan pembinaan yg baik kita bisa p1 lagi